Home Peristiwa 73 Meteran Pelanggan PDAM di Putus Sementara

73 Meteran Pelanggan PDAM di Putus Sementara

20
0
SHARE

PALEMBANG,BS – Memasuki Tahun 2018, PDAM Tirta Musi mulai melakukan penertiban kepada para pelanggan yang menunggak pembayaran PDAM.

Kali ini yang menjadi sasaran yakni pelanggan yang berada dibawah naungan unit Seberang Ulu (SU) I, Kamis (11/1).

Dengan dikawal aparat keamanan dengan menurunkan delapan tim. Satu persatu, rumah para pelanggan yang memiliki masalah tersebut didatangi oleh tim PDAM Tirta Musi.

Dalam hitungan menit, meteran air diputus untuk sementara waktu, hingga pelanggan tersebut membayar tagihannya.

“Jadi hari ini, kita melakukan pemutusan terpadu unit pelayanan SU I. Cakupan wilayahnya, Jalan Bungaran, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Gub HA Bastari, Jalan HM Ryacudu, dan sekitarnya,” ujar Manager Unit Pelayanan SU I, Nuzul Fitrie, didampingi Asisten Manajer PKA Bagian Pemutusan PDAM Tirta Musi, Irwan Saputra.

Nuzul menerangkan, sebelum melakukan pemutusan ini, para pelanggan yang umur tunggakannya telah mencapai tiga bulan, telah diberikan surat peringatan (SP) 1-3, sebelum akhirnya diputus.

“Jadi yang kita hitung, waktu tunggakannya, bukan banyak tunggakannya ya. Ada 73 pelanggan yang terdata, dengan jumlah tunggakan 226 bulan. Mereka sudah kita berikan peringatan untuk menyelesaikan tunggakannya, kalau masih tidak dibayar ya sudah kita putus,” tegasnya.

Nuzul mengatakan, setelah dilakukan pemutusan sementara ini, pelanggan diberi waktu selama dua bulan untuk melunasi tunggakannya.

Namun, bila jatuh waktu yang ditentukan, tunggakan tersebut tidak juga dibayar, maka otomatis meteran para pelanggan tersebut akan diputus permanen.

“Mereka dapat membayar tunggakkannya ke kantor unit. Tapi kalau ada pelanggaran, penyelesaiannya di PKA PDAM Rambutan,” katanya.

Nuzul menjelaskan, dibandingkan dengan total pelanggan di unit SU I yang mencapai angka 22.900 pelanggan.

Jumlah pelanggan yang menunggak ini memang terbilang kecil.

Namun, Nuzul menegaskan, hal tersebut tak bisa ditolerir karena akan menimbulkan penyakit di masyarakat.

“Nanti kalau ini tidak ditindaktegas, yang lain malah ikut-ikutan. Kita tidak mau seperti itu. Pengairan di wilayah unit SU I ini sangat lancar, sehingga kewajiban mereka juga harus dipenuhi,” terangnya.‎

Tak hanya menindak para pelanggan yang menunggak. PDAM Tirta Musi juga melakukan penindakan, berupa pencabutan meteran, karena yang bersangkutan melakukan pelanggaran.

Meteran air atas nama Darman, yang merupakan rumah kosong, ternyata dipakai oleh tetangganya sendiri Nurdiana, warga Jalan KH Rasyid Siddik Lorong Danau Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I.

Sementara Nurjanah, warga yang dianggap melakukan pelanggaran ini, mengakui kesalahannya. Nurjanah menyebut, ia memang menggunakan meteran milik Darman tersebut, dan dibayarnya secara rutin. “Saya tidak tahu kalau tidak boleh begitu. Nanti saya akan uruslah,” katanya.(ria)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here