Home Sumsel Berubah Sistem, 428 SMA/K Negeri Belum Terima PSG 2017

Berubah Sistem, 428 SMA/K Negeri Belum Terima PSG 2017

46
0
SHARE
a

    Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo. Foto/ejak

Palembang – Akibat dari berubahnya sistem penganggaran dana Program Sekolah Gratis (PSG) yang dibesut oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini, pembayaran tri wulan (tw) ketiga dan keempat 2017 tersendat hingga Maret 2018.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel Widodo didampingi staff Bidang Program Disdik Sumsel Purwanto mengaku, PSG tw tiga dan empat periode 2017 untuk Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/K) masih belum cair akibat perubahan sistem. Dimana sebelumnya PSG bersumber dari dana hibah, namun dengan kebijakan baru kali ini PSG tersebut dianggarkan melalui anggaran “Belanja Langsung”.

“Jadi 428 SMA/K yang belum menerima PSG tersebut akan dibayarkan pada Maret 2018 nanti,” tegasnya, Selasa (9/1).

Ia menerangkan, PSG ini akan tetap jalan terus, sebab potensinya ada orangtua yang mampu untuk membantu operasional sekolah. “Tapi kalau ada orang miskin yang berhenti karena harus membayar sekolah, itu yang salah,” tegasnya.

Contohnya, lanjut Widodo, untuk SMAN 1 dan 17 Palembang yang tidak bisa semuanya gratis, sebab di sana ada Kurikulum Cambridge. “Jika APBD tahun depan anggaran sudah stabil maka tidak menutup kemungkinan semuanya akan gratis,” harapnya.

Selain itu, ia menambahkan, besaran dana per Tw itu mencapai Rp45 an milyar baik untuk SMA/K negeri dan swasta. “Kalau swasta masih dalam bentuk hibah, yang berubah hanya sekolah negeri,” tutupnya. (Tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here