Home Headline Dulu Buruk Rupa, Lorong Basah Kini Menjelma Mempesona

Dulu Buruk Rupa, Lorong Basah Kini Menjelma Mempesona

35
0
SHARE

 

PALEMBANG,BS,- Night Culinery di Lorong Basah Pasar 16 Ilir Palembang, Sabtu (10/2/2018) malam, secara langsung diresmikan Walikota Palembang H.Harnojoyo.

Lorong Basah yang merupakan etalasi Pasar 16 Ilir yang terkesan kumuh dan mengeluarkan bau tidak sedap dalam sekejap berubah menjadi cantik setelah mendapat sentuhan tangan dingin Walikota Palembang melalui Dinas Pariwisata Kota Palembang.

Bahkan, kecantikan Lorong Basah ini, kian terpancar pada malam hari yang cantik bak negeri Tirai Bambu lantaran kilauan lampu pijar dan lampion menghiasi sepanjang jalan lorong yang kini dipenuhi aneka ragam makanan khas Palembang.

Walikota Palembang H.Harnojoyo mengatakan, masih banyak lagi potensi wisata yang tersimpan di kota tertua di Indonesia ini.

Belum lama ini juga, kata Harnojoyo kekayaan wisata mulai perlahan tapi pasti mulai dimunculkan dipermukaan, sebut saja Sungai Sekanak, foto 4 dimensi di Alang Alang Lebar D’Matto Milenial Art, Kampung Mural dan beberapa destinasi wisata lainnya yang kembali di hidupkan.

“Ide ini muncul ketika saya melihat kondisi lorong yang sempit, sedangkan pembeli harus nyaman. Kita ketahui pasar merupakan tempat untuk kita melepas rasa penat guna membangkitkan rasa senang,” kata Harnojoyo.

Meski Berhasil merubah Lorong Basah dengan keindahannya pada malam hari, tidak membuat Harnojoyo berpuas diri.

“Memang masih banyak kekurangan seperti lampu dan penataannya yang sedikit lagi harus dikonsep lagi untuk menambah kemewahannya,” tegasnya.

Bahkan, untuk meramaikan dan menghidupkan aneka kuliner asli Palembang di Lorong Basah ini, Harnojoyo memberikan keringan kepada pedagang.

“Untuk itu pajaknya nanti kita upayakan gratis dulu khusus pajak reklamenya, “ jelas Harnojoyo.

Lanjutnya, selain Lorong Basah yang memiliki beberapa blok yang lainnya juga akan disulap sedemikian rupa seperti di Blok B tersebut.

“Kita harus ketahui kota kita ini bisa indah karena adanya upaya dari diri kita untuk bersih-bersih.maka dari itu ayo peduli untuk hidup bersih dari diri kita sendiri,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani mengatakan, akan segera mempercepat melengkapi berbagai kekurangan yang ada.

“Untuk tidak mencuci piring, alat makan yang digunakan sifatnya sudah dipakai langsung dibuang. Ditambah lagi kami akan meminta bantu lagi kepada pihak PDAM,” katanya.

Pedagang sendiri akan mengelar dagangan sesuai dengan waktu yang telah disepakati.

“Untuk jam bukanya mulai dari pukul 18.00- jam 0 2 pagi hal ini juga agar disetujui oleh Pemkot dan aparat keamanan dimana dari pihak kepolisian,” jelasnya.

Untuk saat ini pedagang yang ada berjumlah 54 dari 207 pedagang yang lulus seleksi.
Selain menghidangkan makanan khas kota Palembang, kita menghadirkan pasar duren, mengapa demikian karena duren asal daerah kita sering dijuat di kota-kota lain.

“Kami juga menghimbau kepada milik tokoh, kedepan nanti kami mengharap tokohnya juga bisa dibuka dimalam hari untuk transaksi jual beli. Kami menghimbau tokoh tokoh yang ada harus menghidupkan lampu agar malam di lorong basah ini meriah. Besok kami juga harapkan Tugu belida bisa diresmikan oleh Bapak Walikota,”tutupnya(za)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here