Ekspor Pempek Capai Satu Ton Perhari, Pemkot Tawari Pinjaman Tanpa Bunga dan Agunan

Ekspor Pempek Capai Satu Ton Perhari, Pemkot Tawari Pinjaman Tanpa Bunga dan Agunan

 

PALEMBANG,BS – Pempek menjadi ciri khas kuliner Sumatera Selatan (Sumsel), terutama Palembang.

Penikmat makanan yang berbahan sagu bercampur ikan segar ini pun tidak hanya di nikmati Wong Palembang sendiri, bahkan orang luar negeri pun kepincut dengan rasanya, ini terbukti tingginya permintaan luar yang mencapai satu ton perhati di kirim dari Palembang.

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, usaha pembuatan pempek sangat menjanjikan, peluang tinggginya permintaan akan makanan khas Palembang harus ditangkap dengan sebaik mungkin.

“Data yang kita dapat pengiriman pempek keluar negeri ini sudah mencapai satu ton perhari, ini artinya usaha pempek sudah go internasional,” tegasnya, Senin (4/12/2017) saat
demo masak pempek bersama warga di Jalan Slamet Riady Lorong Kemas I RT 4 RW 2 Kelurahan Kuto Batu Kecamatan Ilir Timur (IT) III.

Untuk membuka usaha ini pun, dikatakan Fitri Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang ikut terjun langsung dengan cara memberikan pinjaman modal.

“Ini memang program Pemkot Palembang untk memberikan pinjaman kepada warganya untuk modal usaha tanpa ada agunan maupun jaminan,” ucap Fitri.

Untuk persyaratannya sendiri cukup mudah, yakni mengajukan diri ke kelurahan ataupun kecamatan domisilinya dengan membawa identitas diri yang lengkap.

“Nanti ada tim khusus yang menyeleksinya. Dan tidak ada setoran apapun dalam pengajuan ini,” tegas Fitri.

Besaran pinjaman sendiri, sambung Fitri, senilai Rp 3 juta dan dapat diangsur dalam waktu setahun.

“Sekali lagi ini tanpa bunga, agunan maupun jaminan,” katanya lagi.

Selain itu, ia mengingatkan agar para pembuat pempek dapat terus menjaga kualitas pempeknya dengan menggunakan ikan segar sebagai bahan baku utamanya.

“Ingat kualitas itu nomor satu. Jadi kita harus menjaga kualitasnya agar pesanan pempek ke luar kota terus meningkat,” harapnya.(za)

Related Posts

Leave a Reply