Harnojoyo ingin Pempek Palembang Ekspansi ke Eropa

Harnojoyo ingin Pempek Palembang Ekspansi ke Eropa

PALEMBANG,BS,- 120 pengusaha pempek di Kota Palembang, Jumat (8/9/2017) berkumpul di rumah dinas Walikota Palembang di jalan Tasik.

Mereka (pengusaha pempek) sepakat bersama Walikota Palembang H.Harnojoyo untuk lebih mengenalkan produk pangan khas Palembang ini sampai ke tanah Eropa.

“Kita targetkan pempek go internasional, lebih mendunia. Tidak hanya dikenal di Nusantara saja, akan tetai bisa sampai ke Eropa,” kata Harnojoyo.

Pertemuan yang dikemas sharing dan jejak pendapat ini mencari formulasi baru, bagi pengusaha pempek yang difasilitasi Pemkot Palembang, bagaimana cara pempek makanan yang berbahan dasar ini, bisa terus berinovasi mengikuti trend zaman dan keinginan para pembelinya, tertutama bagi warga asing.

“Kita ingin berdiskusi dengan para pengusaha pempek ini, terlebih mereka belum memiliki asosiasi dan kita ingin memfasilitasinya.

“Kalau bisa di tahun 2030 pempek sudah go internasional,” jelasnya.

Menurut dia, sejauh ini ada beberapa pengusaha pempek yang mengirim pempek ke mancanegara secara individu.

Cara itu tidak efektif karena terbatasnya pasokan sehingga belum memenuhi permintaan.

“Jadi sangat penting kalau para pengusaha pempek ini harus punya asosiasi, dan semua pedagang pempek bisa dirangkul semuanya,” ungkpanya.

Dikatakannya, pempek menjadi salah satu mata pencarian warga Palembang. Sebab, usaha itu sangat menjanjikan karena setiap hari diminati setiap golongan.

“Jarak seratus meter ada warung pempek. Karena pempek makanan favorit,” kata dia.

Sementara itu, Yeni, pemilik pempek Cek Molek mengaku baru kali ini diajak pemerintah untuk mempromosikan pempek ke mancanegara.

Selama ini pihaknya masih terkendala masa layak konsumsi pempek yang dikirim ke luar negeri. Sebab, pempek normalnya hanya bisa bertahan selama tiga hari.

“Ini yang kita cari solusinya biar tahan berbulan-bulan tanpa pengawet kimia. Termasuk juga bahan baku, seperti ikan yang masih fresh,” kata dia.

Sementara Sultan, owner Pempek Wawa mengatakan, asosiasi sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dunia dalam ekspor pempek. Asosiasi itu nantinya bisa berbagi tugas memproduksi jenis-jenis pempek ke negara tujuan.

“Apalagi sudah kontrak dengan negara luar, kalau tidak bisa memenuhi permintaan jelas kena pinalti, kita yang rugi. Kalau berbagi tugas berapa ton pun pasti siap diproduksi,” tegasnya.(za)

Related Posts

Leave a Reply