Home Headline IAP Rilis Kota Layak Huni, Palembang Diurutan Kedua

IAP Rilis Kota Layak Huni, Palembang Diurutan Kedua

16
0
SHARE

JAKARTA,BS,- Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia meluncurkan indeks kota layak huni di Indonesia, indeks tersebut disusun berdasarkan hasil survei yang digelar di 26 kota dan 19 provinsi.

Masing-masing kota diwakili oleh 100 hingga 200 warga yang menetap di kota tersebut.

Hasil survey, Kota Palembang menjadi kota paling layak huni nomor dua setelah Kota Solo Provinsi Jawa Tengah.

Ketua Kompartemen Livable City IAP Elkana Catur mengatakan Kota Palembang terpilih menjadi kota yang memiliki nilai paling tinggi dan konsisten menjadi kota yang layak huni bagi warganya nomor urut dua setelah Kota Solo.

Setelah Solo dan Palembang
, kota lain yang masuk ke dalam top tier city, yakni kota dengan nilai index livability di atas rata-rata.

Balikpapan (65,8), Denpasar (65,5 persen), Semarang (65,4 persen), Tangerang Selatan (65,4 persen) dan Banjarmasin (65,1 persen).

“Palembang dinilai 66,6 persen
dan Solo 66,9 persen,” katanya, Rabu (31/1/2018) dalam siaran persnya di Kementerian Agraria dan Tata Ruang Jakarta.

Hasil survey dengan Margin of error survei ini sebesar 95% survei dengan menggunakan metode kuisioner skala likert.

Hasil survei juga terungkap jika Kota Palembang dari sisi aspek ketercukupan pangan dan fasilitas peribadatan serta pelayanan keagamaan dari sebuah kota menjadi aspek paling memuaskan bagi masyarakat dengan presentase mencapai 76 persen.

Aspek ketiga yang dirasa cukup membuat masyarakat Indonesia merasa nyaman tinggal di kotanya yaitu pengelolaan air bersih, angkanya mencapai 75 persen.

“Fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan juga menjadi poin plus masyarakat merasa nyaman hidup di kotanya, kedua angkanya sama yaitu 71 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Palembang H. Harnojoyo mengaku sangat senang terhadap predikat layak huni yang diberikan oleh IAPI kepada kota Palembang.

“Hal ini menunjukkan bahwa Palembang sangat aman dan nyaman sebagai kota tempat tinggal, secara tidak langsung ini menunjukkan bahwa masyarakat Palembang dan para pengunjung merasa nyaman dan betah tinggal di Palembang,” kata Harnojoyo.

Predikat kota paling layak huni yang disematkan kepada Palembang, menurut Harnojoyo, merupakan salah satu dari hasil yang baik dari penataan kota yang dilakukan.

“Itu artinya penataan kota yang kita lakukan sudah cukup baik, dan yang paling penting, keterlibatan masyarakat dalam mensukseskan program -program pemerintah menjadi salah satu indikatornya,” jelas Harnojoyo.

Harnojoyo berharap, hal ini akan berdampak positif terhadap ketertarikan investor untuk berinvestasi di Palembang.

“Para investor tidak akan ragu untuk berinvestasi di Palembang, nilai index di atas rata-rata yang diberikan IAPI dan menempatkan Palembang di urutan kedua kota paling layak huni, akan meyakinkan para investor bahwa paling tepat berinvestasi di Palembang,” tukasnya.(rill)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here