Home Headline IPAL Terbesar di Indonesia Ada di Palembang

IPAL Terbesar di Indonesia Ada di Palembang

3
0
SHARE

PALEMBANG,BS- Gubernur Sumatera Selatan ( Sumsel) H. Alex Noerdin bersama Walikota Palembang H. Harnojoyo
melakukan ground breaking pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL),Kamis (2/11/2017) di Kecamatan Kalidoni.

IPAL yang digadang terbesar di Indonesia bantuan hibah Pemerintah Australia ini menelan dana sebesar Rp 500 miliar dan ditargetkan pengerjaan akan rampung di tahun 2020 mendatang.

“Alhamdulillah hari ini, kita telah melaksanakan ground breaking untuk pembangunan IPAL, yang mana sekitar Rp 500 miliar dana pembangunan ini merupakan hibah murni dari Pemerintah Australia,” jelas Harnojoyo.

IPAL yang akan menampung limbah rumah tangga ini, dikatakan Harnojoyo untuk pembangunannya nanti akan didampingi pendanaan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang.

“Karena total dana yang kita butuhkan sekitar Rp 1,2 triliun maka itu akan kita cukupi dengan APBN dan APBD. Kita targetkan ini bisa selesai di 2020,” ungkap Harnojoyo.

Dibandingkan dari kota lain yang ada di Indonesia, menurut orang nomor satu di Kota Palembang ini, Kota Palembang yang paling beruntung, sebab mendapat bantuan tersebut.

Pembangunan ditahap awal yang akan dilakukan 22 ribu sambungan dengan perkiraan pipa distribusi sepanjang 8 KM.

“Yang akan memakan waktu cukup panjang itu pemasangan pipa sepanjang 170 KM yang akan dipasang di tengah rumah-rumah penduduk,” katanya.

Nantinya dengan adanya IPAL tersebut kebersihan lingkungan terutama sanitas yang langsung terhubung ke sungai akan terjaga kebersihannya.

“Seperti dapat dilihat di sepanjang aliran Sungai Musi, sanitasi warga masih jauh dari yang diharapkan. Masih ada yang buang air besar langsung ke sungai, atau jika pun ada WC namun belum ada septitanknya,” tegasnya.

Diketahui, IPAL ini diperuntukan untuk wilayah Palembang meliputi, Ilir Timur (IT) I, IT II,III dan Kalidoni.

“Kota Palembang terpilih mendapatkan hibah ini karena 96,07 persen warganya telah memiliki akses air bersih serta memiliki komitmen tinggi dalam meningkatkan sanitasi terkait dengan penanganan drainase, limbah dan sampah,” kata Harnojoyo.

Dikesempatan yang sama, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson mengatakan, dipilihnya Palembang karena merupakan kota yang progresif.

Dan Kota Palembang kota yang paling lengkap melakukan persyaratan untuk mendapatakan hibah IPAL tersebut.

“Proyek ini diharapkan berhasil dengan sukses dan menjadi contoh bagi kota lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin mengatakan, dengan adanya pembangunan IPAL di Palembang ini akan memberikan economic infact bagi Sumsel.

Ia menilai, sebelum dan setelah pembangunan ini, akan menyerap tenaga kerja yang besar.

Selain itu, dengan selesainya proyek ini akan menjadikan masyarakat menjadi sehat.

“Jika masyarakat sehat, maka akan menjadi produktif dalam pergerakan dan perekonomian menjadi besar,” katanya.(za)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here