Jembatan Ampera atau Sungai Musi? Branding Pariwisata Baru Palembang

 

PALEMBANG,BS – Jembatan kebanggaan wong Palembang (Ampera ) dan Sungai Musi menjadi branding pavorit dari pengajuan organisasi perangkat daerah ( OPD) dilingkungan Pemerintah kota ( Pemkot) Palembang untuk icon pariwisata baru yang akan dianalisa langsung oleh konsultan dari Jakarta yang diutus langsung Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Palembang, Dharma Budi menjelaskan, adapun yang termasuk dalam branding ini meliputi logo dan take line yang berciri khas Palembang.

“Branding ini nanti akan menjadi ciri khas Palembang dalam persiapan menjelang Asian Games 2018 mendatang,” katanya, Rabu (18/10/2017).

Pengajuan Jembatan Ampera dan Sungai Musi ini didapat dari rapat pertama guna mengumpulkan masukan-masukan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tagline dan logo yang akan digunakan nanti.
Menurut Budi, sebagaian besar masukan untuk logo yang diterima pihaknya cenderung kebanyakan berkaitan dengan Jembatan Ampera, namun ada juga yang memasukan Ikan Belido yang juga merupakan ciri khas Palembang.

“Sedangkan untuk take line itu kita cari yang memang benar-benar mencirikan Kota Palembang, mudah dicerna dan dihapal oleh masyarakat. Mencontoh dari beberapa daerah yang sudah ada brandingnya seperti Lombok dan Radja Ampat, nah tapi tetap acuannya itu ke Wonderfull Indonesia,” tuturnya.

Ditambahkannya, sejauh ini pihaknya telah menerima sekitar 7 masukan untuk logo dan 5 masukan untuk tagline. Namun, hal ini akan ditentukan lagi besok (18/10), setelah itu baru diserahkan ke Walikota dan segera diresmikan.

“Beberapa waktu lalu itu, branding memang sudah sempat ada bahkan sudah di launching juga, tapi yang dipakai itu masih terbilang kepanjangan, kita inginnya yang simple. Tapi tetap kita akomodir dan bakal jadi acuan untuk dilengkapi lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Konsultan Pemasaran utusan dari Kemenpar, Ardi Ridwansyah menambahkan, pihaknya sengaja diutus oleh Kemenpar untuk membantu membentuk branding destinasi beberapa daerah.

Dimana untuk tahun ini ada beberapa daerah yang memang diharuskan memiliki branding, diantaranya, Palembang, Medan Danau Toba, Labuan bajo dan Manado.

“Dalam pembuatan ini, ada dua aspek konsistensi dengan Brand Indonesia yakni Wonderfull Indonesia kurang lebih sama seperti itu, baik itu warna dan panduan umumnya. Disini, kami melibatkan Stakeholder internal juga karena tidak bisa dibuatkan dari pusat dan masyarakat menerima begitu saja, itu tidak bisa. Jadi kita harus melibatkan juga masyarakat disini agar apa yang menjadi ciri khas di daerah tersebut bisa menyatu dengan masyarakatnya juga,” terangnya.

Bukan itu saja, lanjut Ardi, pihaknya nanti juga akan melakukan survey langsung ke masyarakat.

Yang mana dalam hal ini akan ada lima tahapan yang akan dilalui, serta diharapkan pada awal tahun mendatang branding ini bisa segera diluncurkan.

“Idelanya untuk tagline itu sederhana, mudah diingat, tapi cukup mewakili keragaman informasi di Palembang. Penentuan ini saya kira tidak mudah, dari saking banyaknya keragaman yang ada harus diwakili dengan satu kalimat saja dalam tagline. Disamping itu, unsur visualisasi juga penting khususnya di Palembang,” tukasnya.

Diketahui, sudah ada beberapa masukan yang menurutnya masuk dalam kategori ideal untuk logo.

Dimana kemungkinan yang akan muncul nantinya antara Jembatan Ampera dan Sungai Musi.

“Kemungkinan itu (Jembatan Ampera dan Musi) yang muncul. Sedangkan untuk take line itu tadi ada macam-macam diantaranya Harmoni, Sriwijaya, Sport, Amazing dan lain-lain. Tapi kita akan saring lagi mana yang lebih pas dengan Palembang,” pungkasnya.(za)

Related Posts

Leave a Reply