Home Headline PDAM Jadi Pelanggan Premium Silver PT.PLN ‎

PDAM Jadi Pelanggan Premium Silver PT.PLN ‎

33
0
SHARE

 

PALEMBANG,BS – Distribusi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang menjamin distribusi air akan berjalan lancar.

Janji perusahaan plat merah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang ini, menyusul setelah menjadi pelanggan Premium Silver PT.PLN dalam bentuk melakukan surat perjanjian jual beli tenaga listrik ( SPJBTL) yang dituangkan dalam MoU , Selasa (13/2/2018) di kantor PDAM Tirta Musi.

“Kerja sama ini, dapat meminimalisir gangguan suplai air ke masyarakat,” terang Direktur Utama PDAM Tirta Musi Andi Wijaya.

Selama ini, kata Andi saat pemadaman listrik berdampak pada areal booster dan intake PDAM Tirta Musi, akibatnya distribusk air bersih kepada pelangganpun ikut tergangu.

Diungkapkan Andi, jalinan kerja sama dengan PLN, belum secara penuh bisa menjamin distribusi air bersih kepada seluruh pelanggan, saat ini SPJBTL baru bisa mengcover untuk pelanggan sebanyak 100- 120 pelanggan saja.

“ Dari 278 ribu pelanggan PDAM Tira Musi di Palembang, hanya ada sekitar 100 ribu-120 ribu pelanggan yang akan tercover,” tegasnya.

Nantinya, pelanggan yang tidak akan terkendala masalah listrik ini ialah pelanggan yang berada di sebagian kawasan PDAM Intake Karang Anyar, PDAM IPA Karang Anyar, PDAM booster KM 4, PDAM Booster Punti Kayu, serta PDAM booster Alang-Alang Lebar (AAL).

“Ini hanya salah satu cara meminimalisir ya. Bukan menjamin pengalirannya tidak terganggu. Selain karena air kita ini sekarang sudah minus, jaringan yang kita miliki ini juga sudah tua, jadi rentan bocor, dan pecah. Tapi kita coba berikan yang terbaik,” jelasnya.

Dengan kerjasama ini, Andi mengatakan, tentu akan menambah biaya operasional PDAM Tirta Musi sebesar sekitar 5 persen setiap bulannya. Namun, Andi memastikan belum ada rencana untuk melakukan kenaikan tarif air.

“Tidak ada kenaikan, itu masih kita yang tanggung semua,” tegasnya.

Sementara Kepala Cabang PLN Area Palembang, Joni menerangkan, secara teknis booster serta intake ini nantinya akan dialiri dua sumber listrik yang berbeda, sehingga jika salah satu aliran listrik mengalami kendala atau terjadi pemadaman, maka akan dialihkan ke sumber listrik lainnya.

“Jadi tidak akan padam listriknya, langsung dialihkan. Memang ada kenaikan tarif listrik sebesar Rp 55 rupiah dari tarif normalnya,” katanya.

Joni menyebutkan, untuk sementara ini pelanggan yang melakukan kerjasama Premium ini, hanya dilakukan oleh beberapa perusahaan.

Karena menurutnya, dengan menjadi pelanggan Premium, PLN memiliki kewajiban untuk menjaga intalasi pengaliran listriknya.

“Kalau tidak ya kita akan di komplain. Saat ini, Tribun juga mau bekerjasama dengan kita untuk menjadi pelanggan premium ini,” terangnya.(za)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here