Presiden Prabowo,Gubernur Gubernur Aswari, Walikota Harnojoyo

Presiden Prabowo,Gubernur Gubernur Aswari, Walikota Harnojoyo

 

PALEMBANG,BS – “Presiden Prabowo, Presiden Prabowo, Gubernur Aswari, Gubernur Aswari, Walikota Harnojoyo, Walikota Harnojoyo,” sorak kader-kader muda Partai Gerindra ini mengawal kata sambutan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo, Minggu (22/10/2017) saat Musyawarah Daerah (Musda) Pimpinan Daerah (PD) di Hotel Raden Palembang.

Teriakan Harnojoyo sebagai Walikota Palembang ini, sebagai sinyal partai besutan Prabowo ini akan mendukung pencalon periode berikutnya.

Dikatakan, Edhy partai Gerindra telah mengambil sikap dan pilihan siapa yang akan diusung nanti di Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak tahun 2018 mendatang.

“Saat ini Partai Gerindra telah menentukan pilihan dan saat ini sedang dalam proses administrasi. Musda Tidar yang kami laksanakan, adalah salah satu bukti jika mesin politik partai berlambang Garuda ini mulai berjalan,” tegas Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) daerah pemilihan Sumsel ini.

Edhy menerangkan, untuk Pemilu Presiden, pimpinan Partai Gerindra, H. Prabowo Subianto akan maju sebagai calon Presiden pada Pilpres 2019 mendatang, sementara untuk Pilkada Sumsel, H. Aswari Rivai sebagai calon Gubernur dan Pilkada Kota Palembang, ada nama Harnojoyo yang merupakan calon Walikota Palembang Petahana yang akan diusung pada Pilkada serentak 2018.

“Saat ini kita sedang dalam proses administrasi dan mencari pengusung lain yang sejalan dengan pemikiran untuk kemajuan Sumsel,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, untuk calon Walikota Palembang yang akan menjadi barometer dan tolak ukur Provinsi Sumsel, memang ada beberapa nama yang sudah diajukan. Ada nama Harnojoyo, Sarimuda dan beberapa nama lain.

Namun, dari hasil yang dibawa ke Dewan Pimpinam Pusat (DPP) nama Harnojoyo yang muncul, karena latar belakang keberhasilannya yang memimpin Kota Palembang.

Dimulai dari bagaimana caranya menjalin komunikasi serta membuka diri untuk masyarakat termasuk partai lain.

“Untuk nama Harnojoyo sedang kita matangkan di DPP, semoga dalam waktu dekat akan selesai,” tuturnya.

Edhy menerangkan, menurut pimpinan Partai Gerindra, memilih calon kepala daerah tidak harus dari kader partai, meski kader tetap menjadi prioritas. Dimana beberapa kali disampaikan, bagaimana mencari pemimpin yang bisa diterima masyarakat secara luas dan menjalankan serta berpengalaman.

“Harnojoyo dianggap memenuhi semuanya, dimana ia adalah pemimpin yang sebelumnya memimpin di periode sebelumnya, Gerindra dalam hal ini harus jeli melihatnya, kalau dia bagus kenapa kita harus berbeda,” ungkapnya.(za)

Related Posts

Leave a Reply