Home Hukum Spesialis Pencurian Sarang Walet Dibekuk

Spesialis Pencurian Sarang Walet Dibekuk

145
0
SHARE

BENGKULU UTARA,BS – Lima pelaku spesialis pencurian sarang burung walet di Desa Gunung Selan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, Rabu (21/3/2018) dini hari, dibekuk jajaran Polres Bengkulu Utara.

Lima tersangka yakni, PW (29) alias Ipuh warga Kabupaten Mukomuko, PN (43) Mukomuko, BY (37) warga Metro Utara Lampung, IM (34) Metro Pusat Lampung dan HS (31) Lampung Tengah Lampung.

Dari lima tersangka turur diamankan barang bukti berupa 1 ikat tali tambang,7 buah stik, 1 kaca spion, 1 botol plastik, 2 semprotan burung, 1 buah tang, 3 buah mata gergaji besi, 1 set alat pembuka gembok berupa kunci T sebagai gagangnya dan 3 buah bermata kunci L yang sudah dipipihkan serta 10 buah lempengan bekas gergaji besi yang sudah dimodifikasi.

Selanjutnya, 3 buah senter biasa, 1 buah tang berwarna hijau kuning, 1 buah senter kepala, 1 buahkunci baut berbentuk segitiga, 2 buah kunci 7L yang sudah dimodifikasi, 1 buah gunting dan 3 buah scrub besi.

Kasat Reskrim Polres Kabupaten Bengkulu Utara AKP. Jufri, S.IK mengatakan, penangkapan lima tersangka berawal dari laporan Suhada.

Suhada menaruh rasa curiga melihat tersangka berdiri ditengah jalan tidak jauh dari lokasi kejadian milik Imron Rosyadi.

Saat terlihat Suhada lima tersangka kabur ke kebun karet dibelakang gedung, merasa curiga dengan gelagat lima tersangka Suhada mencoba mengecek gedung walet, dan melihat ditengah kegelapan memakai senter salah satu pelaku tengah melancarkan aksinya mencuri.

Melihat aksi ini lah, Suhada langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

“Anggota kita langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan tiga pelaku di gedung walet, dan dua pelaku lainya diamankan ditempat yang terpisah,” katanya,Kamis (22/3/2018).

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku telah lima kali melakuman pencurian sarang burung walet di tempat yang berbeda Kabupaten Bengkulu Utara,Kecamatan Arga Makmur, di Kecamatan Batiknau dan 3 TKP Kecamatan Putri Hijau.

“Mereka aka dijerat pasal 363 ayat (1) ke 4 e dan ke 5e Sub pasal 363 Jo 53 KUHP,” tegasnya. (Yapp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here