Home Sumsel Tingkatkan Kredibilitas, UPGRI Palembang Gandeng Unsri

Tingkatkan Kredibilitas, UPGRI Palembang Gandeng Unsri

213
0
SHARE
Rektor Unsri Anis Saggaff (jas hitam) di dampingi Rektor UPGRI Palembang Bukman Lian (kanan) saat dikonfirmasi awak media. Foto/tj
Penyerahan cinderamata oleh kedua belah pihak seusai membahas MoU. Foto/tj

Palembang – Sebagai salah satu upayanya dalam meraih kampus terkareditasi A, Universitas PGRI (UPGRI) Palembang jalin kerja sama dibidang peningkatan mutu pendidikan dan Tri Darma perguruan tinggi (PT) dengan Universitas Sriwijaya (Unsri).

Rektor UPGRI Palembang Bukman Lian mengatakan, selain sebagai salah satu upaya meraih predikat kampus terakreditasi A, kerja sama dengan pihak Unsri ini juga bertujuan untuk merealisasikan Tri Darma PT dari segi pendidikan, sebagai loncatan dosen sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.

“Saat ini persoalan kita adalah penelitian agar semua sudah masuk jurnal. Ke depan penelitin dosen sangat diperlukan, minimal 1 tahun satu karya tapi yang terpublis dan tereputasi. Kita berharap Unsri bisa membimbing kita dalam hal riset ini,” terangnya saat membahas MoU dengan Rektor Unsri di gedung KPA Unsri didampingi jajaran kedua kampus tersebut, Rabu (10/1).

Selain itu, dalam kesempatan ini juga ia menegaskan akan meneruskan kerja sama pihaknya dengan Unsri di bidang oenerimaan calon mahasiswa baru dalam sistem Ujian Seleksi Mandiri (USM). “Tentu saja tahun ini kami akan melanjutkan kerjasama tersebut. Apa lagi saat ini hampir seluruh Prodi sudah terakreditasi B. Terutama saat ini promosi yang kita kejar,” ujarnya.

Rektor Unsri Anis Saggaff (jas hitam) di dampingi Rektor UPGRI Palembang Bukman Lian (kanan) saat dikonfirmasi awak media. Foto/tj

Sementara itu, Rektor Unsri Anis Saggaff mengatakan, Unsri punya kewajiban mengayomi PTS yang berada di wilayahnya. Salah satunya dengan kerjasama PMB mandiri dengan PTS lainnya. “Seperti dengan Universitas PGRI, yang tahun kemarin ikut PMB bersama dan sekarang sudah dari awal promosinya,” ujarnya.

Menurutnya, adanya kerjasama dengan PTS ini bisa memberikan edukasi ke masyarakat dan mahasiswa jika kalau tidak diterima masuk Unsri, tidak usah sedih. Karena ada PTS berkualitas untuk menjadi tujuan kuliah selanjutnya. “Tahun ini akan kita gandeng beberapa PTS lainnya. Tentu saja syaratnya prodi minimal B dan harus ada di tempat kita,” ungkapnya.

Terlebih lagi pihak Unsri sendiri memang pilihannya tidak dibatasi. Anis menegaskan, bukan berarti yang tidak diterima lantas masuk PTS itu ‘bekasan’ Unsri, tapi penyalurannya sesuai dan masyarakat bebas memilih. “Bisa jadi ke PTS itu pilihan nomor 1. Kita harus mendidik masyarakat bahw kuliah tidak harus negeri. Tidak ada lagi dikotomi PTN dan PTS,” tutupnya. (Tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here