Waspada, Pertalite Dicampur Solar Beredar di Bengkulu Utara

Waspada, Pertalite Dicampur Solar Beredar di Bengkulu Utara

KOTA BENGKULU,BS- Keinginan Piter (40) warga Bengkulu Utara Provinsi Bengkuku untuk merayakan hari raya Idul Fitri dikampung halaman harus tertunda.

Pasalnya, motor matic kesayangannya ngadat dan harus dilakukan perbaikan secara mendetail disalah satu bengkel yang disebab mengisi bahan bakar minyak ( bbm) eceran jenis pertalite.

“Diduga BBM eceran jenis perlalite telah dicampur solar bekas,” katanya, Sabtu ( 24/6/2017).

Dugaan ini, kata Piter saat melakukan servis disalah satu bengkel motor maticnya rusak kata montor yang menangani motortnya menemukan adanya campuran solar bekas di BBM yang digunakan motornya.

“Mudik lebaran harus ditunda, karena perbaikan bisa makan waktu sampai dua hari,” katanya.

Hal yang sama juga dialam oleh Yandra (30).

Menurut dia, motornya saat itu berbunyi seperti knalpot rongsokan. Asap hasil pembakaran yang keluar mengepul kehitam-hitaman ketika digas, tidak seperti biasanya, ini akibat mengisi pertalite di SPBU.

” Atas kejadian itu, saya benar-benar kecewa dan pindah tempat melakukan pengisian BBM di SPBU lain, meski lokasinya jauh dari rumah saya,l ujar Yandra warga Kota Bengkulu, yang tinggal di Kelurahan Penurunan.

Menyikapi informasi tersebut, Erna Sari Dewi, Ketua DPRD Kota Bengkulu, yang akrab dipanggil Nana menghimbau kepada seluruh pengelola SPBU dan pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite, yang berada diwilayah Kota Bengkulu.

Untuk tidak menyalahi aturan dalam meraup keuntungan, jangan merugikan orang lain katanya.

Ia menilai cara tersebut illegal dan dapat menghilangkan kepercayaan warga/pengendara, terhadap salah satu produk unggulan dari Pertamina yakni pertalite.

Untuk selanjutnya, kami akan melakukan pengecekan informasi ini dan bagi pihak pengelola jangan sampai tetap melakukan ini, karena bisa saja kami merekomendasi penutupan karena berlaku curang, merugikan konsumen dan lalai. Tegasnya.

Atas hal ini, Ia mendesak aparat kepolisian turun tangan membantu dan menyikapi keluhan warga.

Apalagi harga pertalite cukup mahal dibandingkan premium dan solar, harus cepat disikapi agar tidak lagi banyak korban.

“Atas informasi tersebut, kami mengusulkan agar secepatnya dibuatkan tim khusus antara pemerintah dan aparat kepolisian untuk merazia setiap SPBU dan pengecer nakal yang menjual BBM campuran tersebut di Kota Bengkulu, dan seluruh daerah-daerah di wilayah kabupaten. Demikian juga, setiap Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan atau telah dijual kepada pengecer,” Politisi Nasdem. (Yapp)

Related Posts

Leave a Reply