Berkunjung ke Uroe Pekan Katahati Institute, Ketua Dekranasda Aceh: Cendol Janeng, Enak

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Ketua Dekranasda Aceh Marlina Muzakir, mengapresiasi kreatifitas kaum perempuan dan remaja putri yang memamerkan hasil kerajinannya di event Uroe Pekan yang digelar oleh Katahati Institute bekerja sama dengan Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste.

“Kreatifitasnya Ibu-ibu dan remaja putri sangat luar biasa. Desain kemasan beberapa produk juga sudah cukup bagus. Dan yang pasti, enak. Tadi saya sempat mencicipi cendol janeng, enak, sirup Roselanya juga enak dan segar,” ujar perempuan yang akrab disapa Kak Na itu, saat berkunjung ke sejumlah gerai Uroe Pekan, di UMKM Center Bank Aceh Syariah, Kamis (6/11/2025).

Pada kesempatan tersebut, Kak Na mengaku siap membina dan memberi pelatihan kepada sejumlah pengrajin perempuan.

“tadi ada beberapa produk tas yang sudah sangat bagus desainnya, tapi finishingnya masih kurang rapi. Nanti bisa kita beri pelatihan dari Dekranasda,” kata Kak Na.

Usai berkunjung ke sejumlah gerai pelaku UMKM, Kak Na mengaku puas dan sangat mengapresiasi inisiasi Katahati Institute dan Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste.

“Apresiasi kami untuk Katahati dan Kedubes Kanada. Uroe Pekan ini menjadi upaya nyata kita memberdayakan masyarakat, khususnya UMKM, dalam memanfaatkan potensi hutan non kayu, yang bisa kita manfaatkan untuk mendukung aktifitas ekonomi namun hutannya tetap terjaga dan lestari,” kata Kak Na.

Sementara itu, Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste Jess Dutton dalam sambutannya menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan acara yang sangat penting bagi, terutama untuk melihat energi kaum perempuan dan remaja putri Aceh dalam berkreasi sekaligus menjaga lingkungan.

“Terima kasih dan apresiasi kepada Dekranasda Aceh yang telah membantu terlaksananya acara ini. Apa yang kita lakukan hari ini adalah sesuatu yang sangat membanggakan karena berkaitan dengan kelestarian alam Aceh,” ujar Jess.

Sebagaimana kita ketahui, lanjut Jess, Ekosistem Leuser bukan semata hutan yang penting bagi Aceh tetapi merupakan paru-paru dunia. Karena itu, kelestariannya tentu harus kita jaga bersama.

“Jadi, produk hasil hutan non kayu menjadi upaya tepat bagaimana kita bisa memanfaatkan hasil hutan secara ekonomi, namun tetap menjaga kelestariannya. Yang membanggakan, sebagian besarnya diproduksi oleh tangan-tangan terampil kaum perempuan dan remaja putri,” kata Jess.

“Dengan adanya ekonomi hijau, kita mampu membuktikan bahwa kita bisa menjaga kelestarian alam tetapi juga mampu memproduksi hasil hutan menjadi potensi ekonomi unggulan namun hutan tetap terjaga dan tetap lestari,” pungkas Jess.

Sementara itu, Direktur Katahati Institute Raihal Fajri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Aceh dan Dekranasda Aceh yang telah mendukung kegiatan yang bertujuan untuk memasarkan produk inovasi kaum perempuan dan anak muda dari sejumlah kabupaten dan kota di Aceh.

“Terima kasih atas dukungan Dekranasda Aceh, terima kasih pada para Ibu atas kreatifitas dan kepemimpinan kaum perempuan. Terima kasih juga kepada Kedutaan Besar Kanada atas dukungannya,” kata Raihal Fajri.

Uroe Pekan atau Market Day yang digagas Katahati Institute menghadirkan 16 booth yang memamerkan hasil kerajinan kaum perempuan dan remaja putri yang memanfaatkan hasil hutan non kayu. []

Berita Terkait

Cegah Kegaduhan, Pemerintah Aceh Minta Pertamina Perbaiki Pelayanan SPBU
Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM
Jadi Role Model Nasional Layanan Transportasi Publik Gratis, Mualem Raih Transportasi Indonesia Award 2026
Sekda Aceh Buka Bimtek Penilaian Maladministrasi, Dorong Penguatan Kualitas Pelayanan Publik
Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe
Wagub Aceh Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama
Sekda Nasir Tekankan Disiplin dan Kolaborasi ASN Setda Aceh
Aceh Masuki Fase Rehab-Rekon, Mendagri Tekankan Pentingnya Publikasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Cegah Kegaduhan, Pemerintah Aceh Minta Pertamina Perbaiki Pelayanan SPBU

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:48 WIB

Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:46 WIB

Jadi Role Model Nasional Layanan Transportasi Publik Gratis, Mualem Raih Transportasi Indonesia Award 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:31 WIB

Sekda Aceh Buka Bimtek Penilaian Maladministrasi, Dorong Penguatan Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:57 WIB

Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:08 WIB

Wagub Aceh Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:50 WIB

Sekda Nasir Tekankan Disiplin dan Kolaborasi ASN Setda Aceh

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:44 WIB

Aceh Masuki Fase Rehab-Rekon, Mendagri Tekankan Pentingnya Publikasi

Berita Terbaru