Budaya Keselamatan KAI Capai Level Proaktif, Komitmen KAI Fokus pada Transformasi Berkelanjutan

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI terus menunjukkan komitmen dalam mengembangkan budaya keselamatan. Berdasarkan penilaian terbaru per Desember 2024, tingkat kematangan budaya keselamatan KAI kini berada pada level Proaktif dengan skor total 2,91 dari skala 4,00. Capaian ini mencerminkan kemajuan yang signifikan dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan andal.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyampaikan peningkatan budaya keselamatan di KAI adalah hasil dari sinergi seluruh elemen organisasi. 

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Didiek. 

Direktur Keselamatan dan Keamanan KAI Dadan Rudiansyah pada kesempatan yang sama memaparkan beberapa pencapaian utama yang berhasil diraih dalam mendukung budaya keselamatan seperti aspek interaksi keselamatan, formalisasi keselamatan, pengendalian risiko keselamatan serta pemahaman tempat kerja. Adapun dalam keempat aspek tersebut, KAI mendapatkan skor masing-masing:

1.  Interaksi Keselamatan skor: 2.96

2. Formalisasi Keselamatan skor: 2.95

3. Pengendalian Risiko Keselamatan skor: 2.93

4. Pemahaman Tempat Kerja skor: 2.93

“Keterlibatan aktif dari seluruh level organisasi, termasuk manajemen hingga pekerja lapangan, menjadi salah satu tonggak utama keberhasilan kami di aspek interaksi keselamatan,” ujar Dadan.

Ia menambahkan, KAI berhasil mengubah persepsi terhadap tim Health, Safety, and Environment (HSE) dari pengawas menjadi mitra strategis dalam keselamatan. Kolaborasi antara manajemen dan pekerja lapangan terus diperkuat untuk mendorong budaya keselamatan yang solid.

“Kami telah membentuk safety committee di setiap unit kerja untuk memastikan pengawasan keselamatan lebih terstruktur. Selain itu, implementasi Contractor Safety Management System (CSMS) memungkinkan kami mengelola keselamatan kerja dengan mitra pihak ketiga secara lebih efektif,” tukas Dadan. 

Melalui penerapan Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR) dan pelaporan Safety Railways Information (SRI) KAI dapat mengidentifikasi dan mengelola risiko dengan lebih baik.

“Program yang melibatkan frontliner dalam identifikasi bahaya dan pelatihan keselamatan rutin di berbagai unit menjadi langkah penting lainnya. Kami juga melibatkan manajemen KAI setingkat Board of Director minus dua dengan program Management Safety Walkthrough (MSWT) untuk turun langsung ke lapangan sehingga mereka dapat memahami langsung kondisi. Dengan fokus pada unsafe condition dan unsafe action, data lapangan yang dikumpulkan menjadi dasar untuk langkah-langkah perbaikan berkelanjutan,” jelas Dadan. 

Untuk mencapai level yang lebih tinggi yaitu Level Tangguh, Ia mengatakan KAI akan terus bertransformasi pada aspek budaya keselamatan di seluruh tingkat organisasi.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang harus tertanam dalam pola pikir dan tindakan setiap individu di KAI. Dengan langkah-langkah strategis yang KAI lakukan, kami yakin dapat meningkatkan budaya keselamatan demi memberikan pelayanan yang lebih aman dan berkelanjutan bagi pelanggan,” tutup Dadan.

Berita Terkait

Apoteker Hadir untuk Kemanusiaan, Pemprov Bengkulu Apresiasi Peran Relawan dalam Penanganan Bencana
Sumpah Pemuda Jadi Momentum Bangkitkan Kreativitas, Wagub Mian Ajak Generasi Muda Bengkulu Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
MUSDA VIII Pramuka Bengkulu Resmi Dibuka, Sekda Herwan Antoni Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda
Masjid Agung Islamic Center Ketahun Bakal Diperluas, Wagub Mian Targetkan Pembangunan Pagar pada 2027
Anggaran Rp6 Miliar untuk Jalan Bukit Makmur–Giri Mulya, Wagub Mian Targetkan Pengerjaan 50 Hari
Lindungi Jalan yang Dibangun dari Uang Rakyat, Dishub Bengkulu Warning Truk Over Tonase
Catat Tanggalnya! Gebyar Merah Putih Digelar 11 Hari di Sport Center
DWP Provinsi Bengkulu Perkuat Peran Organisasi dalam Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Apoteker Hadir untuk Kemanusiaan, Pemprov Bengkulu Apresiasi Peran Relawan dalam Penanganan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Sumpah Pemuda Jadi Momentum Bangkitkan Kreativitas, Wagub Mian Ajak Generasi Muda Bengkulu Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:16 WIB

MUSDA VIII Pramuka Bengkulu Resmi Dibuka, Sekda Herwan Antoni Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Masjid Agung Islamic Center Ketahun Bakal Diperluas, Wagub Mian Targetkan Pembangunan Pagar pada 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Lindungi Jalan yang Dibangun dari Uang Rakyat, Dishub Bengkulu Warning Truk Over Tonase

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Catat Tanggalnya! Gebyar Merah Putih Digelar 11 Hari di Sport Center

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:31 WIB

DWP Provinsi Bengkulu Perkuat Peran Organisasi dalam Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:53 WIB

CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton per Tahun, Wagub Mian Perjuangkan DBH Sawit untuk Jalan Rakyat

Berita Terbaru