CNI Resmikan CNI Store, Wajah Baru Sales Counter CNI Beri Untung Lebih bagi Mitra CNI

Selasa, 2 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Setelah CNI memutuskan untuk mengakhiri keanggotaannya di Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) dan meninggalkan skema MLM dalam memasarkan produk-produknya, CNI kini fokus pada pemasaran berbasis Mixed Marketing Concept (MMC). Tentunya upaya ini adalah untuk menjawab tantangan persaingan bisnis dan adanya pergeseran tren pasar yang semakin mengusung proses digitalisasi.

Salah satu strategi yang dijalankan CNI untuk menjawab tantangan pergeseran tren pasar ini adalah dengan mengubah konsep Sales Counter CNI dengan mengadopsi sebagian sistem franchise. Ini merupakan langkah strategis CNI yang mulai fokus pada pemasaran berbasis Mixed Marketing Concept (MMC) setelah meninggalkan skema Multi Level Marketing (MLM) sejak Oktober tahun lalu.

“Wajah baru” sales counter CNI ini dinamakan CNI Store. Peresmiannya digelar pada 2 Juli 2024 di Head Office CNI. CNI Store memiliki beberapa konsep baru yang sebelumnya tidak ada dalam skema MLM.

Konsep besarnya adalah untuk memudahkan konsumen dalam mendapatkan produk CNI sehingga diperlukan tempat  untuk melakukan kegiatan distribusi dan promosi produk CNI yang dijalankan dengan model Mixed Marketing Concept (MMC). Hal ini sejalan dengan pemasaran berbasis MMC yang bukan saja memudahkan konsumen untuk membeli produk CNI secara online, tapi juga offline.

CNI Store mengadopsi sebagian sistem franchise yang sementara ini dibuka untuk mitra CNI yang terdiri dari para distributor dan sales operator. Namun, tetap memiliki perbedaan dengan model franchise tradisional.

“CNI Store dijalankan dengan sistem dan prosedur yang distandarisasi.  Namun beberapa hal dirancang lebih sederhana dan fleksibel, seperti misalnya  jam operasional yang memungkinkan para mitra CNI dapat memperoleh margin keuntungan yang jauh lebih baik. Dan yang paling signifikan adalah zero license fee, yaitu tidak ada biaya yang dikenakan ke mitra CNI untuk menggunakan brand CNI di media offline dan online,” jelas  Abrian Natan, selaku CEO CNI Indonesia.

Sistem pengelolaan tersebut juga merupakan strategi CNI dalam menjalankan komitmen bersama mitranya dengan sistem yang fleksibel dan tidak mengekang. Namun, di sisi lain CNI tetap menjamin supply chain berjalan maksimal karena dikelola dan dikontrol langsung oleh CNI, dengan sistem transaksi tersentralisasi dan dijalankan menggunakan aplikasi dan teknologi.

Abrian juga menambahkan bahwa CNI Store merupakan perwujudan dari konsep MMC yang diterapkan CNI karena di dalamnya mengintegrasikan elemen terbaik dari model pemasaran yang ada untuk mengoptimalkan strategi promosi dan distribusi produk.

Acara peresmian CNI Store juga diisi dengan kegiatan amal berupa pembagian 100 nasi kotak untuk masyarakat di lingkungan Head Office CNI.

Jika Anda penasaran ingin merasakan pengalaman baru dalam membeli produk CNI, Anda dapat mendatangi CNI Store di gedung CNI Puri Indah. Tentunya akan banyak penambahan outlet di masa depan, mulai dari Jabodetabek hingga seluruh Indonesia. Atau silakan kunjungi www.cni.co.id untuk info lebih detail mengenai CNI Store.

“Lokasi-lokasi CNI Store ditentukan oleh PT CNI sesuai kebutuhan pengembangan wilayah geografis dan wajib memenuhi standarisasi yang ditentukan. Ditargetkan 1000 CNI Store diseluruh Indonesia pada tahun 2025,” tutup Abrian.

Berita Terkait

RSKJ Soeprapto Bengkulu Perkuat Rehabilitasi dan Keterampilan Pasien
Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu Tahun 2025
Gubernur Helmi Hasan Gelar Halalbihalal dan Luncurkan Diskon 50 Persen Pajak Kendaraan Non-BD
Pemprov Bengkulu Tegaskan Komitmen Birokrasi Bersih, Klarifikasi Isu Dugaan Jual Beli Jabatan
Gubernur Bengkulu
Plat Luar Pulang ke Bengkulu Pajaknya Cuma Setengah
Salat Idulfitri di Masjid Baitul Izzah Berlangsung Khidmat, Pemprov Bengkulu Dorong Semangat “Bantu Rakyat”
Sidak di SPBU KM 6.5, Wagub Tegaskan Petugas SPBU Tak Layani Pembelian Menggunakan Jerigen

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 13:22 WIB

RSKJ Soeprapto Bengkulu Perkuat Rehabilitasi dan Keterampilan Pasien

Senin, 30 Maret 2026 - 10:25 WIB

Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu Tahun 2025

Senin, 30 Maret 2026 - 07:46 WIB

Gubernur Helmi Hasan Gelar Halalbihalal dan Luncurkan Diskon 50 Persen Pajak Kendaraan Non-BD

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:11 WIB

Pemprov Bengkulu Tegaskan Komitmen Birokrasi Bersih, Klarifikasi Isu Dugaan Jual Beli Jabatan

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:23 WIB

Gubernur Bengkulu

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:18 WIB

Plat Luar Pulang ke Bengkulu Pajaknya Cuma Setengah

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:05 WIB

Salat Idulfitri di Masjid Baitul Izzah Berlangsung Khidmat, Pemprov Bengkulu Dorong Semangat “Bantu Rakyat”

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:55 WIB

Sidak di SPBU KM 6.5, Wagub Tegaskan Petugas SPBU Tak Layani Pembelian Menggunakan Jerigen

Berita Terbaru

Nasional

Tinjau Peternakan Sapi di Boyolali

Jumat, 27 Mar 2026 - 21:00 WIB