Gubernur Serahkan Bus Sekolah Gratis untuk Kaur, Dorong Akses dan Keselamatan Pelajar
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyerahkan bantuan satu unit bus sekolah gratis kepada Pemerintah Kabupaten Kaur. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, didampingi Wakil Bupati Abdullah Hamid.
Penyerahan berlangsung di halaman Masjid Jamik Bintuhan, Pasar Bintuhan, Kaur, Jumat (20/2).
Dalam sambutannya, Helmi Hasan berharap bus sekolah tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar para pelajar di Kabupaten Kaur.

“Semoga bus ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Bantuan ini untuk membantu anak-anak kita agar lebih semangat bersekolah dan orang tua merasa lebih tenang,” ujar Helmi saat menyerahkan kunci kendaraan kepada Bupati Kaur.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama yang berkaitan dengan sektor pendidikan dan keselamatan pelajar.
“InsyãAllah, masih banyak program pendidikan lainnya yang akan dihadirkan pemerintah provinsi untuk anak-anak berprestasi di Bumi Merah Putih,” kata Helmi.

Sementara itu, Bupati Kaur, Gusril Pausi, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Provinsi Bengkulu terhadap kemajuan pendidikan di daerahnya.
“Alhamdulillah, Bapak Gubernur telah memberikan perhatian terhadap pendidikan di daerah kami. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Gusril, pengoperasian bus sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan transportasi bagi pelajar, khususnya mereka yang berdomisili jauh dari sekolah.

“Kehadiran bus sekolah ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pelajar saat berangkat dan pulang sekolah,” tutupnya.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Kaur, jumlah siswa di Kabupaten Kaur dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK diperkirakan lebih dari 22.900 anak. Rinciannya meliputi sekitar 12.800 siswa SD, 5.100 siswa SMP, 3.600 siswa SMA/SMK, serta 1.400 peserta didik PAUD yang tersebar di 15 kecamatan.

















