Hadapi Tantangan Global, Wapres RI Tegaskan Reformasi Tata Kelola Pasar Tenaga Kerja adalah Keniscayaan

Jumat, 23 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Beritasumatera.com – Dunia ketenagakerjaan menghadapi tantangan yang semakin kompleks, baik dari faktor internal seperti pendidikan maupun eksternal seperti digitalisasi. Tantangan ini menuntut pasar tenaga kerja untuk semakin kompetitif. Oleh karena itu, reformasi dan pengaturan sistem di bidang ketenagakerjaan menjadi sangat penting guna membuka lebih banyak peluang bagi pencari kerja dan investor dalam memajukan sektor ketenagakerjaan di Indonesia.

“Saya melihat reformasi tata kelola pasar tenaga kerja di Indonesia adalah sebuah keniscayaan,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin pada acara Peresmian Pembukaan Kegiatan Festival Ketenagakerjaan (Naker Fest) Tahun 2024, di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (23/08/2024).

Lebih jauh Wapres menjelaskan bahwa salah satu wujud reformasi tersebut adalah melalui implementasi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

“Dengan penyederhanaan proses perizinan dan pemberian insentif bagi investasi, UU Cipta Kerja akan menarik lebih banyak investasi domestik dan asing,” ujar Wapres optimis.

Ia pun berharap peningkatan investasi ini akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Indonesia.

“Peningkatan tenaga kerja ini diharapkan akan membuka lebih banyak peluang bisnis baru dan memperluas bisnis yang sudah ada, sehingga dapat meningkatkan permintaan tenaga kerja,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pengelolaan upah minimum secara berkesinambungan.

“Perbaikan dari sisi penawaran terus kita lakukan melalui revitalisasi pelatihan vokasi untuk mendorong peningkatkan kompetensi tenaga kerja, melalui pembangunan ribuan BLK Komunitas, dan pelatihan vokasi online,” ungkap Wapres.

“Kita juga terus melakukan perbaikan terhadap mekanisme penentuan tingkat upah minimum yang adil, baik bagi pekerja maupun bagi pengusaha, dan perbaikan layanan ketenagakerjaan seperti Sistem Informasi Pasar Kerja agar lebih terintegrasi secara nasional,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah melaporkan bahwa pada awal 2020, di tengah pandemi Covid-19, tingkat pengangguran terbuka mencapai 7,07 persen. Namun, berkat upaya penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi yang kolaboratif, serta penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan investasi, tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2024 berhasil ditekan menjadi 4,82 persen.

Ida menambahkan bahwa angka tersebut merupakan tingkat pengangguran terendah pascareformasi. Oleh karena itu, ia menegaskan komitmennya dan jajaran Kementerian Ketenagakerjaan untuk terus memperbaiki ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia agar lebih inklusif bagi semua pihak.

“Catatan tersebut tentu tidak lepas dari arahan dan bimbingan Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden, bahwa dalam mengatasi permasalahan saat ini dan di masa depan, kita harus mampu menghasilkan kebijakan dan regulasi yang solutif, responsif, dan adaptif serta bekerja secara kolaboratif untuk menciptakan iklim ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Ida.

Selain Menteri Ketenagakerjaan, hadir pada acara ini, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor dan para penerima penghargaan dari seluruh Indonesia.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Reformasi Birokrasi M. Nasir, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, serta Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas. (NN/SK- BPMI, Setwapres)

Berita Terkait

Melalui BBTF, Wapres RI Gibran Ajak Gubernur Seluruh Indonesia Promosikan Destinasi Daerah 
Minta Pemuda Masjid Dunia Jadi Perekat Generasi Muda, Wapres RI Dukung MTQ Antar Bangsa
Tinjau MRT Fase 2A Sawah Besar-Harmoni, Wapres RI Tekankan Pentingnya Transportasi Publik yang Aman dan Inklusif
Wapres RI Tinjau Progres MRT Fase 2A, Tegaskan Transportasi Publik Modern Jadi Prioritas Nasional
Terima Prajaniti Hindu Indonesia, Wapres RI Tekankan Pentingnya Kearifan Budaya dalam Pembangunan Daerah
Dialog Hangat Wapres RI dan Santri Tambakberas Warnai Haul Ke-55 K.H. Abdul Wahab Chasbullah
Wapres RI Tekankan Peran Santri sebagai Generasi Masa Depan Bangsa di Tambakberas
Tiba di Ponpes Bahrul Ulum, Wapres RI Bersilaturahmi dengan Sejumlah Kiai Sepuh

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:14 WIB

Melalui BBTF, Wapres RI Gibran Ajak Gubernur Seluruh Indonesia Promosikan Destinasi Daerah 

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Minta Pemuda Masjid Dunia Jadi Perekat Generasi Muda, Wapres RI Dukung MTQ Antar Bangsa

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:29 WIB

Tinjau MRT Fase 2A Sawah Besar-Harmoni, Wapres RI Tekankan Pentingnya Transportasi Publik yang Aman dan Inklusif

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:24 WIB

Wapres RI Tinjau Progres MRT Fase 2A, Tegaskan Transportasi Publik Modern Jadi Prioritas Nasional

Senin, 11 Mei 2026 - 22:22 WIB

Terima Prajaniti Hindu Indonesia, Wapres RI Tekankan Pentingnya Kearifan Budaya dalam Pembangunan Daerah

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dialog Hangat Wapres RI dan Santri Tambakberas Warnai Haul Ke-55 K.H. Abdul Wahab Chasbullah

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB

Wapres RI Tekankan Peran Santri sebagai Generasi Masa Depan Bangsa di Tambakberas

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:24 WIB

Tiba di Ponpes Bahrul Ulum, Wapres RI Bersilaturahmi dengan Sejumlah Kiai Sepuh

Berita Terbaru