Inflasi Terkendali, TPID Bengkulu Jadi Salah Satu Terbaik di Sumatera

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inflasi Terkendali, TPID Bengkulu Jadi Salah Satu Terbaik di Sumatera

Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah melalui kegiatan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bengkulu. Kegiatan bertema “Pelaporan One Page Summary dan Program Unggulan TPID se-Provinsi Bengkulu” ini secara resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Hotel Santika Bengkulu, Senin (26/1).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat, Asisten Deputi Pengembangan Badan Usaha Milik Negara Bidang Industri Manufaktur, Agro, Farmasi, dan Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Mochamad Edy Yusuf, Guru Besar Universitas Lambung Mangkurat Prof. Dr. Muhammad Handry Imansyah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu R.A. Denny, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, serta seluruh anggota TPID kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat mengapresiasi kinerja TPID Provinsi Bengkulu yang berhasil meraih peringkat kedua dari sepuluh provinsi di Pulau Sumatera dalam pengendalian inflasi.

“Selamat atas capaian TPID Provinsi Bengkulu yang menempati peringkat kedua se-Sumatera. Namun, capaian hari ini harus menjadi pijakan untuk kinerja yang lebih baik ke depan. Penghargaan ini bukan sekadar prestasi, melainkan penilaian bahwa Bengkulu berada di jalur yang tepat dalam pengendalian inflasi dan penurunan angka kemiskinan,” ujarnya.

Ia berharap keberhasilan pengendalian inflasi di tingkat provinsi dapat dirasakan secara merata hingga kabupaten dan kota. Melalui kegiatan capacity building ini, TPID se-Provinsi Bengkulu diharapkan mampu menyerap praktik terbaik dari para narasumber guna meningkatkan efektivitas pengendalian inflasi daerah.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyampaikan bahwa hingga akhir tahun 2025, kondisi inflasi daerah masih terjaga dengan baik. Inflasi Provinsi Bengkulu tercatat sebesar 2,77 persen secara year on year (YoY), masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional sebesar 1,5–3,5 persen.

Kondisi tersebut didukung oleh perbaikan konsumsi dan pendapatan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi Bengkulu yang tetap positif. Pada triwulan III tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu tercatat sebesar 4,56 persen (YoY).

Herwan Antoni menjelaskan, keberhasilan pengendalian inflasi tidak terlepas dari sinergi TPID melalui implementasi kerangka 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif. Berbagai langkah konkret telah dilakukan, mulai dari pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok, rapat teknis TPID, pengamanan pasokan pangan, gerakan menanam, operasi pasar murah, inspeksi mendadak ke pasar, hingga dukungan pembiayaan dan transportasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan pengendalian inflasi ke depan masih perlu diantisipasi, terutama inflasi pangan yang dipicu oleh meningkatnya permintaan dan keterbatasan sentra produksi, khususnya pada komoditas cabai dan daging ayam ras.

“Oleh karena itu, TPID diharapkan terus memperkuat sinergi dengan program nasional seperti Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), meningkatkan inovasi daerah, serta menyusun laporan dan program unggulan yang terarah agar stabilitas harga dan pemulihan ekonomi Provinsi Bengkulu dapat terus terjaga,” pungkasnya.

Berita Terkait

HUT ke-307 Kota Bengkulu: Pemprov Apresiasi Kinerja Dedy–Rony, Dorong Sinergi Pembangunan
HUT ke-307 Kota Bengkulu: Komitmen Bersama Wujudkan Daerah Maju dan Masyarakat Sejahtera
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
SK Plt Bupati Rejang Lebong Diserahkan, Wagub Mian Tekankan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
STIA Bengkulu Ajak Anak Yatim dan Lansia Belanja Persiapan Lebaran di Bencoolen Mall
Gerakan Pangan Murah Serentak Digelar di Bengkulu, Warga Antusias Berburu Sembako Terjangkau
Pemprov Bengkulu Dukung Pengamanan Idulfitri, Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Nala 2026 Digelar
Pemprov Bengkulu dan BPJS Kesehatan Perkuat Program Pesiar untuk Optimalkan Layanan JKN di Desa

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:58 WIB

HUT ke-307 Kota Bengkulu: Komitmen Bersama Wujudkan Daerah Maju dan Masyarakat Sejahtera

Senin, 16 Maret 2026 - 09:32 WIB

Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:42 WIB

SK Plt Bupati Rejang Lebong Diserahkan, Wagub Mian Tekankan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:37 WIB

STIA Bengkulu Ajak Anak Yatim dan Lansia Belanja Persiapan Lebaran di Bencoolen Mall

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:11 WIB

Gerakan Pangan Murah Serentak Digelar di Bengkulu, Warga Antusias Berburu Sembako Terjangkau

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:34 WIB

Pemprov Bengkulu Dukung Pengamanan Idulfitri, Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Nala 2026 Digelar

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:44 WIB

Pemprov Bengkulu dan BPJS Kesehatan Perkuat Program Pesiar untuk Optimalkan Layanan JKN di Desa

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:28 WIB

Gubernur Bengkulu Pastikan ASN, PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu Terima THR

Berita Terbaru