Jaga Netralitas Aparatur Negara, Wapres RI Minta Bawaslu Perketat Pengawasan dan Tidak Segan Proses Aduan

Senin, 20 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Beritasumatera.com – Sesuai peraturan perundang-undangan, aparatur negara termasuk ASN/TNI/Polri harus netral dalam kontestasi Pemilu dan Pilpres 2024. Para aparatur negara tersebut dilarang keras memihak salah satu kontestan atau terlibat dalam kegiatan politik praktis apapun.

Saat dimintai tanggapannya oleh awak media terkait dugaan masih adanya aparatur negara yang tidak netral di lapangan, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meminta Bawaslu agar lebih ketat dalam melakukan pengawasan dan tidak segan memproses segala aduan yang masuk.

“Nah di lapangan ini saya kira yang perlu itu pengawasannya dari Bawaslu ya, untuk terus melakukan pengawasan yang ketat dan menerima aduan-aduan laporan yang disampaikan untuk diproses,” pinta Wapres saat memberikan keterangan pers usai menghadiri acara Santripreneur Award 2023 di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2023).

Tidak hanya itu, Wapres juga mengharapkan masyarakat agar turut menjadi pengawas dan melaporkan kepada Bawaslu apabila menemukan kasus ketidaknetralan aparatur negara. Kemudian, Bawaslu pun harus berani menindak pelanggaran tersebut.

“Kalau badan pengawasnya itu tidak berani mengambil langkah, ya tentu ini saya kira tidak efektif itu pengawasannya. Jadi saya minta badan pengawas menjalankan tugasnya dengan baik,” instruksinya lagi.

Lebih lanjut, saat ditanya mengenai kepala daerah aktif yang menyatakan dukungannya terhadap salah satu kontestan Pilpres, seperti di Jawa Timur, Wapres menuturkan bahwa sebagai bagian dari aparatur negara dirinya menyerukan agar para kepala daerah tetap bersikap netral.

“Ya untuk semua gubernur dan penjabat-penjabat Gubernur, bukan hanya di Jawa Timur, di semua daerah ya supaya tetap bersikap netral. Kalau saya menyerukan begitu. Dan semua pemain (kontestan) juga harus bermain bersih,” imbaunya.

Namun, sambung Wapres, apabila sebagai pribadi memberikan dukungan, maka harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti harus cuti saat mengikuti kampanye dan tetap menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Ada aturannya tidak harus mundur, tapi harus cuti kalau dia [kampanye], sesuai aturan saja. Sesuai aturan dilaksanakan, tetapi dia juga harus menjalankan tugasnya dengan baik. Saya kira aturannya sudah ada, kalau dia pemain, ya dia main pada saat cuti, saya kira begitu,” urainya.

Kemudian, pada kesempatan ini, Wapres juga sempat dimintai tanggapannya terkait adanya Capres yang diduga ditolak sebuah perguruan tinggi negeri ketika akan mengisi seminar. Terhadap kasus ini, Wapres menegaskan bahwa lembaga pendidikan juga harus menjaga netralitasnya.

“Perguruan tinggi harus netral. Kemarin juga saya di MUI ya, saya bilang MUI harus netral. Kalau soal orangnya silahkan saja, tapi lembaganya harus netral,” terang Wapres.

“Kalau soal pilihan itu, saya pakai istilah Arab, amrun syakhshiyun qolbiyun, kalau urusan memillih itu ada soal hati dan bersifat personal, tapi lembaga harus netral,” imbuhnya.

Mendampingi Wapres pada konferensi pers kali ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Ketua Dewan Pembina Santripreneur Indonesia Ahmad Sugeng Utomo, serta Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi. (EP-rls)

Berita Terkait

Tinjau Pelatihan Vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Wapres RI Dukung Penguatan SDM Berdaya Saing Global
Dukung Produktivitas KNMP Margasari, Wapres RI Serap Aspirasi Nelayan dan Petambak Udang Lampung Timur
Pastikan Fasilitas Kawasan Nelayan Terintregasi, Wapres RI Tinjau KNMP Desa Margasari
Terima ASPEKSINDO, Wapres RI Dorong Penguatan Wilayah Kepulauan dan Pesisir
Terima Majelis Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Jombang, Wapres RI Akan Hadiri Haul K.H. Wahab Chasbullah
Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres RI Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 
Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional
Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres RI Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:52 WIB

Tinjau Pelatihan Vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Wapres RI Dukung Penguatan SDM Berdaya Saing Global

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:48 WIB

Dukung Produktivitas KNMP Margasari, Wapres RI Serap Aspirasi Nelayan dan Petambak Udang Lampung Timur

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:44 WIB

Pastikan Fasilitas Kawasan Nelayan Terintregasi, Wapres RI Tinjau KNMP Desa Margasari

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:09 WIB

Terima ASPEKSINDO, Wapres RI Dorong Penguatan Wilayah Kepulauan dan Pesisir

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:06 WIB

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres RI Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:17 WIB

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:58 WIB

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres RI Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Kamis, 30 April 2026 - 22:25 WIB

Dukung Penguatan Ketahanan Air dan Pangan Trenggalek, Wapres RI Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Bagong

Berita Terbaru

Aceh

Kak Na: Buah Naga Sabang, Meucrop Barang

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:15 WIB