Joko Widodo: Potensi Ekonomi Digital Indonesia Mencapai Rp5.800 Triliun di 20230

Kamis, 1 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Festival Ekonomi Keuangan Digital dan Karya Kreatif Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (01/08/2024). Dalam sambutannya, Presiden meyakini potensi ekonomi digital Indonesia di masa depan.

“Saya sudah berulang kali menyampaikan soal potensi, peluang digital Indonesia ke depan. Ekonomi digital akan tumbuh empat kali lipat di tahun 2030, mencapai USD210-360 billion atau kalau  dirupiahkan bisa di angka Rp5.800 triliun,” kata Presiden Jokowi.

Presiden juga mengatakan bahwa pembayaran digital akan tumbuh 2,5 kali lipat di tahun 2030 mencapai USD760 billion atau setara Rp12.300 triliun. Menurutnya, pertumbuhan tersebut  bisa dicapai karena Indonesia didukung oleh puncak bonus demografi di tahun 2030, yaitu 68 persen berusia produktif, termasuk di dalamnya Gen Y, Gen Z, Gen A. 

Selain itu, sambungnya, saat ini jumlah ponsel aktif di Indonesia mencapai 354 juta ponsel, yang melebihi jumlah penduduk saat ini yang mencapai 280 juta. 

“Artinya, satu orang bisa memiliki ponsel lebih dari satu. Dengan jumlah pengguna internet yang sudah mencapai 185 juta, juga jumlah yang sangat besar sekali. Potensinya besar sekali,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kepala negara menekankan bahwa transformasi digital khususnya di bidang ekonomi dan bidang keuangan menjadi sangat penting. Potensi besar ini  semakin didorong dengan pesatnya perkembangan teknologi, termasuk penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai sektor, mulai dari administrasi, jasa, hingga hiburan/entertainment.

Lebih lanjut, dengan jumlah UMKM sebanyak 64 juta, Presiden Jokowi menyoroti peluang besar bagi UMKM Indonesia untuk beradaptasi dengan transformasi digital ini.

“Digitalisasi UMKM ini akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi digital dan pembayaran digital kita,” ungkap Presiden.

Presiden menegaMIan jika transformasi digital pada UMKM harus inklusif dan berkeadilan, sehingga masyarakat di pinggiran, masyarakat ekonomi lapisan bawah, ekonomi mikro, hingga UMKM bisa mendapatkan akses, kesempatan, dan perlindungan yang sama. 

Presiden pun menginstruksikan OJK dan BI untuk meningkatkan perlindungan masyarakat di sektor ekonomi digital. 

“Literasi keuangan kita masih rendah, seingat saya kurang lebih 50 persen masyarakat masih rentan mengalami risiko penipuan dan kejahatan digital. Oleh sebab itu, siapkan sistem perlindungan konsumen.  Pastikan keamanan data konsumen. Jangan sampai rakyat kecil malah menjadi pihak yang dirugikan,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini, selain meresmikan Pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia, Presiden juga meluncurkan blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025-2030.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut adalah Sekretaris Kabinet (SeMIab) Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. 

Berita Terkait

Kawal ”Bedah Rumah” untuk Warga Mamuju, Wapres RI Tekankan Sanitasi dan Kesehatan Berkualitas
Hadiri 100 Tahun IMTK, Wapres RI Apresiasi Masyarakat Kalumpang Jaga Keimanan, Budaya, dan Pelestarian Alam
Wapres RI Dorong Penguatan Kapasitas Layanan RSUD Kondosapata Agar Warga Mamasa Tak Perlu Jauh Berobat
Wagub Mian Sentil ASN dan Kepala OPD: Jangan Setengah Hati Bantu Rakyat!
Gebyar Semarak Merah Putih Hadir di Rejang Lebong, R.A. Denni: Saatnya UMKM dan Ekonomi Kreatif Tumbuh
Gebyar Semarak Merah Putih Resmi Ditutup, Wagub Mian Ajak Rakyat Rawat Persatuan dan Gerakkan Ekonomi
Perkuat Kolaborasi dan Potensi Ekonomi Desa, Wagub Mian Dorong Pendamping Desa Hadirkan Manfaat Nyata bagi Rakyat
Pemprov Bengkulu Perkuat Pengawasan MBG, Sekda dan KPPG Siapkan Sidak Dapur SPPG

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 23:49 WIB

Kawal ”Bedah Rumah” untuk Warga Mamuju, Wapres RI Tekankan Sanitasi dan Kesehatan Berkualitas

Senin, 2 November 2026 - 17:54 WIB

Hadiri 100 Tahun IMTK, Wapres RI Apresiasi Masyarakat Kalumpang Jaga Keimanan, Budaya, dan Pelestarian Alam

Senin, 2 November 2026 - 08:44 WIB

Wagub Mian Sentil ASN dan Kepala OPD: Jangan Setengah Hati Bantu Rakyat!

Minggu, 1 November 2026 - 20:47 WIB

Gebyar Semarak Merah Putih Hadir di Rejang Lebong, R.A. Denni: Saatnya UMKM dan Ekonomi Kreatif Tumbuh

Minggu, 1 November 2026 - 19:16 WIB

Gebyar Semarak Merah Putih Resmi Ditutup, Wagub Mian Ajak Rakyat Rawat Persatuan dan Gerakkan Ekonomi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Perkuat Kolaborasi dan Potensi Ekonomi Desa, Wagub Mian Dorong Pendamping Desa Hadirkan Manfaat Nyata bagi Rakyat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Pengawasan MBG, Sekda dan KPPG Siapkan Sidak Dapur SPPG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

NTP Bengkulu Tertinggi Nasional, Pemprov Perkuat Produktivitas Pertanian melalui Program PM-AAS

Berita Terbaru