Joko Widodo Tegaskan Pentingnya Reformasi Struktural dan Inklusivitas dalam RAPBN 2025

Jumat, 16 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden menekankan perlunya melanjutkan reformasi struktural untuk menjaga kebijakan fiMIal yang sehat dan kredibel untuk memastikan kebijakan fiMIal yang tetap kuat dan dapat diandalkan. Hal tersebut diungkapkan Presiden dalam Pidatonya dalam rangka Penyampaian Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 dan Nota Keuangannya, di Gedung Nusantara I Kompleks Perkantoran MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (16/08/2024) siang.

“Kita harus terus melanjutkan reformasi struktural, menjaga kebijakan fiMIal yang sehat dan kredibel, serta  meningkatkan kolaborasi kebijakan fiMIal, moneter, dan keuangan,” ujar Presiden.

Presiden juga menekankan bahwa, desain belanja, pendapatan, serta pembiayaan harus dirancang secara fleksibel agar dapat mengantisipasi ketidakpastian dan mendukung keberlanjutan pembangunan, terutama dalam masa transisi pemerintahan.

“Desain belanja dan pendapatan serta pembiayaan perlu dirancang fleksibel, dengan menyediakan ruang fiMIal untuk mengantisipasi ketidakpastian, dan mendukung keberlanjutan pembangunan dalam transisi peralihan pemerintahan”, ungkapnya.

Dalam jangka pendek, lanjut Presiden, strategi kebijakan akan difokuMIan pada percepatan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan antar-daerah. Salah satu program utama yang disoroti adalah “Makan Bergizi Gratis” (MBG).

“Makan Bergizi Gratis (MBG) diarahkan untuk meningkatkan gizi anak sekaligus memberdayakan UMKM, dan meningkatkan ekonomi masyarakat kecil di daerah.“ jelasnya.

Presiden menggarisbawahi pentingnya pelaksanaan program MBG secara bertahap dan disesuaikan dengan kesiapan teknis dan kelembagaan serta tata kelola yang akuntabel. Selain itu, program percepatan renovasi sekolah dan pengembangan ekosistem pendidikan yang kondusif juga menjadi fokus utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan link and match dengan dunia usaha.

Hal ini, lanjut Presiden, penting untuk mendorong produktivitas dan menjaga pasokan serta keterjangkauan harga pangan.

“Ekosistem pendidikan yang kondusif juga akan dikembangkan. Untuk mendorong produktivitas, menjaga pasokan, dan keterjangkauan harga pangan diperlukan penguatan lumbung pangan dan jaringan irigasi,” pungkasnya.

Strategi jangka menengah, menurut Presiden, akan diarahkan pada akselerasi transformasi ekonomi menuju pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Ini dilakukan melalui beberapa langkah penting, termasuk penguatan sumber daya manusia (SDM), hilirisasi dan transformasi hijau, peningkatan inklusivitas, pembangunan infrastruktur, serta pemantapan reformasi birokrasi.

Presiden juga menekankan pentingnya penguatan pertahanan dan keamanan, kemandirian pangan dan energi, serta penghormatan dan penegakan hak asasi manusia.

Diakhir pidatonya, Presiden menekankan bahwa RAPBN 2025 akan fokus pada optimalisasi pendapatan, belanja yang berkualitas, dan pembiayaan yang inovatif. Salah satu langkah strategis adalah optimalisasi rasio perpajakan untuk memperkuat ruang fiMIal, namun tetap menjaga iklim investasi dan melindungi daya beli masyarakat.

“RAPBN 2025 juga menekankan pada optimalisasi pendapatan, belanja yang berkualitas, dan pembiayaan yang inovatif. Rasio perpajakan akan terus dioptimalkan untuk memperkuat ruang fiMIal,” jelas Presiden.

Berita Terkait

28 Anggota Paskibraka Provinsi Bengkulu 2026 Resmi Dikukuhkan Gubernur Helmi Hasan
Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA SKPD) Tahun 2025
Rumah Korban Gempa di Bengkulu Selesai Dibangun: Terimakasih Pak Gubernur Helmi Hasan
HUT ke-14 IWO, Pemprov Bengkulu Dorong Pers Tetap Beretika di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital
Komitmen Pemprov Bengkulu Menyelaraskan Program Pembangunan Daerah Sesuai Empat Pedoman Utama Presiden
Pemprov Bengkulu Siap Bersinergi dengan Pemerintah Pusat Jalankan Delapan Program Prioritas Nasional
Wapres RI Dorong Digitalisasi Usaha Desa untuk Perluas Pasar Internasional
Gubernur Helmi Hasan Pastikan 24 Rumah Terdampak Kebakaran Pengantungan Mendapat Bantuan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 00:54 WIB

28 Anggota Paskibraka Provinsi Bengkulu 2026 Resmi Dikukuhkan Gubernur Helmi Hasan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA SKPD) Tahun 2025

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Rumah Korban Gempa di Bengkulu Selesai Dibangun: Terimakasih Pak Gubernur Helmi Hasan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:04 WIB

HUT ke-14 IWO, Pemprov Bengkulu Dorong Pers Tetap Beretika di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Pemprov Bengkulu Siap Bersinergi dengan Pemerintah Pusat Jalankan Delapan Program Prioritas Nasional

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:29 WIB

Wapres RI Dorong Digitalisasi Usaha Desa untuk Perluas Pasar Internasional

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Gubernur Helmi Hasan Pastikan 24 Rumah Terdampak Kebakaran Pengantungan Mendapat Bantuan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Dorong Transaksi Digital Aman, Pemprov Bengkulu Dukung QRISperience 2026

Berita Terbaru