Korban dan Keluarga Sambut Baik Program Penyelesaian Non-yudisial Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 29 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo meluncurkan program pelaksanaan rekomendasi penyelesaian non-yudisial pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, pada Selasa, 27 Juni 2023. Sejumlah korban dan keluarga korban peristiwa pelanggaran HAM berat menyambut baik program yang digagas oleh pemerintah tersebut.

Salah satunya diungkapkan oleh Saburan, keluarga korban peristiwa pelanggaran HAM berat di Jambo Keupok yang terjadi pada 17 Mei 2003 lalu. Saburan mengungkapkan rasa terima kasih atas upaya pemerintah dalam penyelesaian non-yudisial pelanggaran HAM berat kepada keluarga korban.

“Saya mewakili seluruh ahli waris keluarga korban Jambo Keupok sangat-sangat mengucapkan terima kasih kepada Pak Jokowi, Pak Presiden yang telah mengakui kasus yang kami alami itu sebagai pelanggaran HAM berat. Yang kemudian, sebagaimana Bapak Jokowi menyelesaikan dengan cara non-yudisial. Jadi kami atas nama keluarga korban sangat-sangat menerima penyelesaian dalam bentuk non-yudisial untuk sementara ini,” ucap Saburan.

Saburan pun berharap agar program yang dilakukan pemerintah dalam penyelesaian non-yudisial tersebut dapat tepat sasaran dan diterima langsung oleh korban atau keluarga korban pelanggaran HAM berat.

“Kami sangat mengharapkan kepada pemerintah supaya lebih serius dalam pemberian santunan kepada keluarga korban dan juga serius dan teliti dalam pendataan,” tuturnya.

Sementara itu, Samsul Bahri, yang merupakan korban peristiwa Simpang KKA berharap agar pemerintah juga terus mengupayakan penyelesaian yudisial, di samping melakukan penyelesaian non-yudisial pelanggaran HAM berat.

“Jadi yang kami harapkan bahwa dalam pemenuhan ini kami mengharapkan pemerintah secepatnya membuat pengadilan-pengadilan HAM, yang yudisial, bukan dengan non-yudisial saja. Harapan kami pemerintah betul-betul memperhatikan korban,” ujar Samsul.

Selain itu, Fauzinur Hamzah yang merupakan keluarga korban peristiwa di Rumah Geudong pada tahun 1998 lalu berharap bahwa dengan adanya program penyelesaian yang digagas pemerintah tersebut, tidak akan ada lagi pertikaian yang terjadi di Tanah Air.

“Inilah luar biasa bagi saya. Saya melihat sosok Pak Presiden orangnya kecil tapi jiwanya besar. Buktinya itu tangga-tangga untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di Aceh dan Indonesia umumnya. Semoga ke depan enggak ada lagi pertikaian atau tumpah darah di Indonesia. Kita cinta Indonesia,” ucapnya.

Berita Terkait

Menuju Indonesia Emas 2045, Wapres RI Dorong Zakat sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan
Wapres RI Paparkan Strategi Penguatan Tata Kelola Zakat pada Munas ke-10 Forum Zakat
Buka Munas ke-10 Forum Zakat, Wapres RI Minta Penyaluran Zakat Tepat Sasaran
Soal Alokasi Tambahan Kuota Haji, Kemenag Berikan Penjelasan
Ketua Umum PSSI Erick Thohir: Piala Presiden 2024 Siap Digelar
Menhan Prabowo Subianto Terima Kunjungan PM Papua Nugini, Bahas Kerja Sama Pertahanan
Samsung Luncurkan Galaxy Z Flip6 Eksklusif Edisi Olimpiade Paris 2024
Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia 3-6 September 2024, Hadiri Misa Akbar di GBK Hingga Bertemu Joko Widodo

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 13:49 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, Wapres RI Dorong Zakat sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan

Selasa, 16 Juli 2024 - 13:45 WIB

Wapres RI Paparkan Strategi Penguatan Tata Kelola Zakat pada Munas ke-10 Forum Zakat

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:36 WIB

Buka Munas ke-10 Forum Zakat, Wapres RI Minta Penyaluran Zakat Tepat Sasaran

Selasa, 16 Juli 2024 - 08:54 WIB

Soal Alokasi Tambahan Kuota Haji, Kemenag Berikan Penjelasan

Selasa, 16 Juli 2024 - 08:50 WIB

Ketua Umum PSSI Erick Thohir: Piala Presiden 2024 Siap Digelar

Senin, 15 Juli 2024 - 16:34 WIB

Samsung Luncurkan Galaxy Z Flip6 Eksklusif Edisi Olimpiade Paris 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 16:21 WIB

Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia 3-6 September 2024, Hadiri Misa Akbar di GBK Hingga Bertemu Joko Widodo

Senin, 15 Juli 2024 - 16:14 WIB

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Ketum PSSI Erick Thohir Bertemu, Pastikan Penyelenggaraan Piala Presiden Berjalan Aman dan Lancar

Berita Terbaru