Kunjungi RSBM, Kak Na Belajar Membaca dan Menulis Qur’an Braille

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH BESAR – Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, yang juga menjabat sebagai Ibunda Guru Aceh, berkunjung ke UPTD Panti Sosial Disabilitas Rumoh Seujahtra Beujroh Meukarya, di kawasan Ladong, Rabu (5/11/2025).

Kedatangan Kak Na yang turut didampingi Istri Ketua DPR Aceh Rizawati Zulfadhli dan Sekretaris Dinas Sosial Aceh Chaidir disambut dengan lantunan Shalawat warga panti. Beberapa tembang lagu pun dipersembahkan warga panti sebagai ucapan terima kasih atas kunjungan first lady Aceh itu.

Namun, istri Gubernur Aceh itu terlihat sangat antusias saat Rifal (23 tahun) melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Momen ini menjadi spesial, bukan karena Rifal seorang warga binaan netra yang membacanya dengan merdu. Tapi Rifal membaca Al-Qur’an Braille.

Bagi masyarakat normal, Al-Qur’an Braille tentu unik, karena Al-Qur’an yang dicetak pertama kali di Yordania pada 1952 ini hanya berupa titik-titik timbul yang diaplikasikan di kertas berwarna putih. Al-Qur’an Braille yang dibaca oleh Rifal merupakan terbitan Kementerian Agama RI bertanda Tashih tahun 2017.

“Kiban cara ta baca dan teumuleh huruf Nyan Rifal? (Bagaimana cara kita membaca dan menulis huruf Braille itu Rifal)” tanya Kak Na penasaran.

Rifal kemudian memberikan penjelasan serta memberi kursus singkat kepada Kak Na, tentang cara menulis dan membaca Al-Qur’an Braille.

Setelah belajar singkat bersama Rifal, Kak Na selanjutnya berdialog dengan teman-teman Rifal yang lain. Sambil membagikan donat, Kak Na mendengarkan keluh kesah dan cerita bahagia warga RSBM. Meski mengaku nyaman dan aman dengan pembinaan dan bimbingan para petugas UPTD, namun warga RSBM berharap bisa dipindahkan ke dekat kota, agar bisa berkarya dan mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat.

“Di sini nyaman petugasnya baik-baik Bu, tapi kalau bisa, sudahlah kami netra, janganlah kami dijauhkan dari kota. Selain itu, kami juga minta ditambahkan guru Bu, karena sudah banyak guru yang pindah karena sudah lewat P3K,” ujar salah seorang anak netra kepada Kak Na.

Mendengarkan permintaan tersebut, Kak Na berjanji akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membahas terkait penambahan guru serta kemungkinan memindahkan ke lokasi yang dekat dengan kota.

“Alhamdulillah bisa berkumpul dengan anak-anak hebat di sini. Semangat mereka sangat luar biasa. Insya Allah, Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial dan dinas terkait lainnya akan berusaha memberikan pendampingan, pendidikan dan pelatihan untuk mereka,” ucap Kak Na sebelum meninggalkan RSBM.

Untuk diketahui bersama, RSBM saat ini dihuni oleh 39 tuna netra yang terdiri atas 11 perempuan dan 27 laki-laki. Panti ini sebelumnya berada di sekitar Kampus Jabal Ghafur Sigli. Pasca tsunami, Jepang membangun komplek baru di lokasi saat ini.

Dari Ladong, Kak Na dan rombongan bertolak ke UPTD Panti Tuna Sosial yang berada tidak jauh dari RSBM. Selanjutnya, rombongan bertolak ke UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang di kawasan Ulee Kareng.

Saat ini, UPTD RSGS menampung 55 orang lansia yang terdiri atas, 33 perempuan dan 23 laki-laki. []

Berita Terkait

Cegah Kegaduhan, Pemerintah Aceh Minta Pertamina Perbaiki Pelayanan SPBU
Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM
Jadi Role Model Nasional Layanan Transportasi Publik Gratis, Mualem Raih Transportasi Indonesia Award 2026
Sekda Aceh Buka Bimtek Penilaian Maladministrasi, Dorong Penguatan Kualitas Pelayanan Publik
Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe
Wagub Aceh Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama
Sekda Nasir Tekankan Disiplin dan Kolaborasi ASN Setda Aceh
Aceh Masuki Fase Rehab-Rekon, Mendagri Tekankan Pentingnya Publikasi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Cegah Kegaduhan, Pemerintah Aceh Minta Pertamina Perbaiki Pelayanan SPBU

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:48 WIB

Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:46 WIB

Jadi Role Model Nasional Layanan Transportasi Publik Gratis, Mualem Raih Transportasi Indonesia Award 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:31 WIB

Sekda Aceh Buka Bimtek Penilaian Maladministrasi, Dorong Penguatan Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:57 WIB

Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:08 WIB

Wagub Aceh Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:50 WIB

Sekda Nasir Tekankan Disiplin dan Kolaborasi ASN Setda Aceh

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:44 WIB

Aceh Masuki Fase Rehab-Rekon, Mendagri Tekankan Pentingnya Publikasi

Berita Terbaru