Miliki Potensi Jadi Pelaku Bisnis Utama Akuakultur Global, Wapres RI Sampaikan Tiga Strategi Majukan Budidaya Ikan Indonesia

Kamis, 4 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya Beritasumatera.com — Sebagai sumber protein hewani yang memiliki nilai gizi tinggi, olahan ikan menjadi pilihan menu yang diminati masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari permintaan akan boga bahari yang terus meningkat. Dengan demikian, sektor budidaya perikanan (akuakultur) pun menjadi aspek penting dalam memenuhi permintaan ini.

Di sisi lain, melalui kekayaan alam laut yang berlimpah, Indonesia memiliki potensi besar menjadi pelaku bisnis utama akuakultur tidak hanya di skala nasional tapi juga global. Oleh karena itu, untuk mewujudkan target ini ke depan, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menyampaikan tiga strategi untuk memajukan akuakultur di Indonesia secara berkelanjutan.

“Pertama, pengembangan inovasi teknologi akuakultur berkonsep ekonomi biru harus terus diimplementasikan secara masif. Penerapan akuakultur dalam konsep ekonomi biru harus dapat memberikan efek berganda dan nilai tambah, khususnya perluasan lapangan kerja dan pemerataan ekonomi dengan tetap menjaga keseimbangan ekologi dan ekonomi,” ujar Wapres saat meresmikan pembukaan Asian Pacific Aquaculture (APA) 2024 di Grand City Hall Convention, Jl. Gubeng Pojok No.1, Ketabang, Kec. Genteng, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (04/07/2024).

Lebih lanjut Wapres menekankan, dalam pengembangan teknologi akuakultur berbasis ekonomi biru dibutuhkan komitmen instansi terkait untuk terus meningkatkan kapasitas tenaga ahli yang piawai dalam menciptakan terobosan dan penerapannya.

“Kedua, kementerian/lembaga terkait agar terus memberikan perhatian pada riset dan perekayasaan teknologi untuk pengembangan akuakultur berbasis ekonomi biru,” ungkap Wapres.

ketiga, Wapres menilai APA 2024 merupakan momentum penting bertemunya para pelaku usaha dan pemangku kebijakan di sektor akuakultur dari berbagai negara, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk saling berbagi ilmu dan inovasi.

“Forum ini harus dijadikan sebagai tempat pertukaran informasi dan berbagi hasil pengembangan dan penelitian, inovasi, serta teknologi akuakultur terbaru,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Wapres juga mengajak para investor bersama Pemerintah untuk lebih fokus dalam membangun perikanan budidaya berkelanjutkan yang ramah lingkungan. Ia menyebut, bahwa Pemerintah berkomitmen untuk terus membangun ekosistem usaha di sektor akuakultur dengan baik.

“Pemerintah sudah berkomitmen memberikan kemudahan perizinan, insentif, keamanan dan kestabilan iklim politik, konektivitas, serta sumber daya manusia terampil untuk kelancaran investasi,” tegas Wapres.

Menutup arahannya, Wapres memberikan apresiasi atas terselenggaranya Asian-Pacific Aquaculture 2024, serta berharap hasil forum ini akan membuat sektor akuakultur nasional dapat terus maju dan berkembang.

“Semoga wujud nyata kolaborasi dan sinergi menghasilkan terobosan untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor akuakultur di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen utama perikanan di dunia,” pungkas Wapres.

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, President World Aquaculture Society – Asia Pacific Chapter Khrisna Salin, President Elect World Aquaculture Society – Asia Pacific Chapter Bibha Kumari, Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, dan Walikota Surabaya Eri Cahyadi.

Sementara Wapres didampingi Kepala Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono W.S., Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, Staf Khusus Wapres Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah M.Imam Aziz, serta Tim Ahli Wapres Farhat Brachma dan Johan Tedja Surya. (SM/AS – BPMI, Setwapres)

Berita Terkait

Joko Widodo Resmikan RS Kemenkes Makassar, RS Bertaraf Internasional untuk Indonesia Timur
Tingkatkan Akses dan Kualitas Layanan Kanker, Jantung, dan Otak, RS Kemenkes Surabaya Diresmikan
Resmikan Gedung RS Kemenkes Makassar, Joko Widodo: Pusat Layanan Kesehatan Wilayah Timur Indonesia
Resmikan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak RS Wahidin Sudirohusodo, Ini Harapan Joko Widodo
Joko Widodo Resmikan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak RS Wahidin Sudirohusodo
Soal Kapan ASN Pindah ke IKN, Joko Widodo Sebut Setelah Fasilitas Siap
Wapres RI Paparkan Tantangan Pembangunan Transportasi di Indonesia pada Gelaran Hub Space 2024
Buka Hub Space 2024, Wapres RI Dorong Pengembangan Transportasi yang Efisien dan Terintegrasi di Tiap Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 7 September 2024 - 06:26 WIB

Joko Widodo Resmikan RS Kemenkes Makassar, RS Bertaraf Internasional untuk Indonesia Timur

Sabtu, 7 September 2024 - 06:25 WIB

Tingkatkan Akses dan Kualitas Layanan Kanker, Jantung, dan Otak, RS Kemenkes Surabaya Diresmikan

Sabtu, 7 September 2024 - 06:23 WIB

Resmikan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak RS Wahidin Sudirohusodo, Ini Harapan Joko Widodo

Sabtu, 7 September 2024 - 06:22 WIB

Joko Widodo Resmikan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak RS Wahidin Sudirohusodo

Sabtu, 7 September 2024 - 06:21 WIB

Soal Kapan ASN Pindah ke IKN, Joko Widodo Sebut Setelah Fasilitas Siap

Jumat, 6 September 2024 - 18:15 WIB

Wapres RI Paparkan Tantangan Pembangunan Transportasi di Indonesia pada Gelaran Hub Space 2024

Jumat, 6 September 2024 - 18:10 WIB

Buka Hub Space 2024, Wapres RI Dorong Pengembangan Transportasi yang Efisien dan Terintegrasi di Tiap Daerah

Jumat, 6 September 2024 - 13:21 WIB

Tinjau Pasar Soponyono Surabaya, Joko Widodo: Harga Pangan pada Kondisi Baik

Berita Terbaru


Notice: Undefined offset: 0 in /home/u5358723/public_html/beritasumatera/assets/themes/nomina/single.php on line 325

Notice: Trying to get property 'cat_name' of non-object in /home/u5358723/public_html/beritasumatera/assets/themes/nomina/single.php on line 325

Ini Juara SIC Batch 5: Inovasi AI dan IoT Buatan Anak Bangsa

Sabtu, 7 Sep 2024 - 12:22 WIB