Moody’s Mempertahankan Peringkat Republik Indonesia Satu Tingkat di Atas Investment Grade (Baa2) dengan Outlook Stabil

Selasa, 16 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Jakarta, 16 April 2024 – Lembaga pemeringkat Moody’s kembali mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada peringkat Baa2satu tingkat di atas investment grade, dengan outlook stabil pada 16 April 2024. Moody’s memandang afirmasi ini sejalan dengan hasil asesmen bahwa ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabil. Kredibilitas kebijakan moneter dan fiskal yang ditempuh bank sentral dan Pemerintah juga diyakini mendukung pencapaian tersebut. Berbagai inovasi instrumen kebijakan moneter dinilai berhasil meningkatkan ketahanan eksternal yang tercermin dari perbaikan sejumlah indikator seperti transaksi berjalan dan kecukupan cadangan devisa.

Menanggapi keputusan Moody’s tersebut, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan, Afirmasi rating Indonesia pada peringkat Baa2 dengan outlook stabil merupakan bentuk kepercayaan dunia internasional atas stabilitas makroekonomi yang terjaga dan prospek ekonomi jangka menengah Indonesia yang positif. Kepercayaan dunia internasional ini didukung oleh kredibilitas kebijakan dan sinergi bauran kebijakan yang kuat antara Pemerintah dan Bank Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global yang meningkat. Ke depan, Bank Indonesia akan terus mencermati perkembangan ekonomi dan keuangan global dan domestik, mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan untuk memastikan terjaganya stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta terus meningkatkan sinergi kebijakan dengan Pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.”

Moody’s memproyeksikan rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2024 – 2025 akan tetap berada pada level sebelum pandemi yaitu sekitar 5,0%. Rata-rata tersebut lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain yang berada pada peringkat Baa yaitu tumbuh pada kisaran 3,0%. Perkiraan pertumbuhan ekonomi yang kuat tersebut terutama didukung oleh keberhasilan berbagai reformasi struktural yang ditempuh Pemerintah yang diarahkan untuk perbaikan iklim investasi yang berdampak kepada peningkatan penanaman modal asing, penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekspor dan peningkatan penerimaan Pemerintah.

Di sektor eksternal, Moody’s memandang daya tahan sektor eksternal tetap terjaga, tercermin dari surplus neraca perdagangan yang meningkat. Implementasi kebijakan hilirisasi diyakini menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kenaikan pangsa ekspor komoditas yang memiliki nilai tambah, sehingga meningkatkan diversifikasi ekspor komoditas dan mengurangi sensitivitas terhadap harga. Perkembangan ini selanjutnya mampu mendorong peningkatan cadangan devisa yang mencapai USD140,4 miliar atau setara dengan 6,4 bulan impor pada akhir Maret 2024.

Moody’s menilai sinergi kebijakan moneter dan fiskal yang erat menjadi dasar atas terjaganya kredibilitas kebijakan. Implementasi bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dipandang mampu meredam volatilitas nilai tukar Rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang mempengaruhi arus masuk modal asing. Sementara, komitmen Pemerintah untuk tetap menjaga defisit fiskal di bawah batas 3% dari PDB mampu menjaga rasio utang Pemerintah terhadap PDB tetap rendah dibandingkan negara-negara lain yang berada pada peringkat yang sama. Dalam jangka menengah, keberhasilan implementasi kebijakan reformasi Pemerintah menjadi kunci tercapainya target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Moody’s sebelumnya mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada Baa2 dengan outlook Stabil pada 10 Februari 2022.

Berita Terkait

Rapat Koordinasi Dewan Pengawas dan Direksi RSUD dr. M. Yunus, Upaya Tingkatan Kualitas Layanan Kesehatan di Provinsi Bengkulu
PLN Pastikan Pasokan Listrik Bengkulu Aman, Pemprov Perkuat Sinergi Dukung Program Strategis Nasional
Bengkulu Jadi Lokasi Perdana Latihan Batalyon 13 Kopassus, Libatkan Simulasi Operasi Khusus dan Penerjunan Taktis
Gubernur Helmi Hasan Perkuat Kepesertaan Aktif JKN, Dorong Terwujudnya UHC Berkualitas di Bengkulu
Pemprov Bengkulu Gagas Manajemen Talenta ASN, Wujudkan Karier Aparatur yang Lebih Objektif dan Terukur
Festival Tabut Bengkulu Resmi Dibuka, Gubernur Helmi Hasan Gagas Event Baru “Semarak Merah Putih”
Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen
Pemprov Bengkulu Apresiasi Bakti Sosial Sentra Dharma Guna, Salurkan Bantuan Rp3,55 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:44 WIB

Rapat Koordinasi Dewan Pengawas dan Direksi RSUD dr. M. Yunus, Upaya Tingkatan Kualitas Layanan Kesehatan di Provinsi Bengkulu

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:02 WIB

PLN Pastikan Pasokan Listrik Bengkulu Aman, Pemprov Perkuat Sinergi Dukung Program Strategis Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:55 WIB

Bengkulu Jadi Lokasi Perdana Latihan Batalyon 13 Kopassus, Libatkan Simulasi Operasi Khusus dan Penerjunan Taktis

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:32 WIB

Gubernur Helmi Hasan Perkuat Kepesertaan Aktif JKN, Dorong Terwujudnya UHC Berkualitas di Bengkulu

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:08 WIB

Pemprov Bengkulu Gagas Manajemen Talenta ASN, Wujudkan Karier Aparatur yang Lebih Objektif dan Terukur

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:39 WIB

Festival Tabut Bengkulu Resmi Dibuka, Gubernur Helmi Hasan Gagas Event Baru “Semarak Merah Putih”

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27 WIB

Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen

Senin, 15 Juni 2026 - 08:42 WIB

Pemprov Bengkulu Apresiasi Bakti Sosial Sentra Dharma Guna, Salurkan Bantuan Rp3,55 Miliar

Berita Terbaru