Pemerintah Aceh Pastikan Sekolah Aktif Kembali 5 Januari 2026

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh memastikan seluruh aktivitas Belajar Mengajar (PBM) semester genap tahun ajaran 2025/2026 akan dimulai secara serentak pada 5 Januari 2026. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menegaskan bahwa kendala infrastruktur akibat bencana meteorologi tidak boleh menjadi alasan terhentinya hak pendidikan anak-anak Aceh.

Berdasarkan data terbaru dari Posko Penanganan Bencana Meteorologi Pemerintah Aceh, tercatat dari 555 unit SMA di seluruh Aceh, sebanyak 214 unit terdampak banjir dan tanah longsor. Wilayah terdampak paling signifikan meliputi Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Utara, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang.

“Kondisi di lapangan memang menantang, di mana ada 78 unit sekolah yang masuk kategori rusak berat. Namun, saya instruksikan agar proses belajar mengajar tetap dilaksanakan. Pendidikan harus hadir sebagai pemberi kepastian di tengah situasi bencana,” ujar Sekda Aceh, M. Nasir, dalam keterangannya, Senin, 29 Desember 2025.

M. Nasir menambahkan, aktivitas sekolah bukan sekadar transfer ilmu, melainkan faktor krusial dalam proses pemulihan psikologis siswa yang menjadi korban bencana.

“Kehadiran siswa di sekolah akan membantu mereka kembali ke ritme hidup normal, yang merupakan bagian penting dari pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh sekaligus Juru Bicara Posko Penanganan Bencana, Murthalamuddin, telah mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh kepala sekolah tingkat SMA di Aceh.

“Bagi sekolah yang mengalami kerusakan berat sehingga ruang kelas tidak dapat digunakan, kami instruksikan untuk menggunakan sarana darurat. PBM tidak boleh berhenti. Kami telah meminta para kepala sekolah untuk memastikan ketersediaan tempat belajar sementara agar siswa tetap bisa masuk sesuai jadwal,” jelas Murthalamuddin.

Guru Sebagai psikologi sosial atau MHPSS metal heart and psikososial support Lebih lanjut, Murthalamuddin menekankan bahwa peran guru pada awal masuk sekolah nanti akan difokuskan pada pemulihan psikis siswa. Para tenaga pendidik diminta untuk tidak langsung membebani siswa dengan materi pelajaran yang berat, melainkan menggunakan pendekatan persuasif.

“Guru memiliki peran ganda saat ini, yakni sebagai pendidik sekaligus pendamping psiko sosial bagi siswa. Kami mendorong para guru mengedepankan pendekatan persuasif dan merangkul siswa secara psikologis agar semangat belajar mereka kembali pulih,” pungkasnya.[]

Berita Terkait

Sekda Aceh Pimpin Rapat Penyusunan Dokumen R3P Pasca Bencana
Bukan Sekadar Urus Bencana, Mualem Pikirkan Tradisi Meugang Warga Aceh
Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 500 Rumah di Aceh Utara, Lokasi Tetap Perhatikan Aspek Sosial Ekonomi Warga
Mualem Tegaskan Aceh Butuh Dukungan Pusat
Sekda Aceh Pantau Aksi ASN Relawan di Pidie Jaya dan Bireuen
Sumringahnya Kak Na, Terima Batik Dari Zahra
Pemerintah Terus Pasok Beras ke Aceh Tengah dan Bener Meriah
Gubernur Mualem Terima Bantuan Warga Malaysia untuk Korban Banjir dan Longsor
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 20:26 WIB

Sekda Aceh Pimpin Rapat Penyusunan Dokumen R3P Pasca Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 - 20:23 WIB

Bukan Sekadar Urus Bencana, Mualem Pikirkan Tradisi Meugang Warga Aceh

Rabu, 31 Desember 2025 - 20:08 WIB

Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 500 Rumah di Aceh Utara, Lokasi Tetap Perhatikan Aspek Sosial Ekonomi Warga

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:19 WIB

Mualem Tegaskan Aceh Butuh Dukungan Pusat

Selasa, 30 Desember 2025 - 15:18 WIB

Sekda Aceh Pantau Aksi ASN Relawan di Pidie Jaya dan Bireuen

Selasa, 30 Desember 2025 - 15:10 WIB

Sumringahnya Kak Na, Terima Batik Dari Zahra

Senin, 29 Desember 2025 - 20:10 WIB

Pemerintah Terus Pasok Beras ke Aceh Tengah dan Bener Meriah

Senin, 29 Desember 2025 - 14:47 WIB

Pemerintah Aceh Pastikan Sekolah Aktif Kembali 5 Januari 2026

Berita Terbaru