Perjanjian Strategis KAI-BI, Wujudkan Distribusi Barang Berharga Milik Negara (BBMN) yang Aman dan Ramah Lingkungan

Rabu, 4 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Bank Indonesia (BI) resmi menandatangani Perjanjian Jasa Pengangkutan Barang Milik Negara (BBMN) di Ballroom Jakarta Railway Center pada Rabu (4/12). Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk untuk mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan meningkatkan efisiensi distribusi BBMN ke berbagai wilayah Indonesia khususnya di Pulau Jawa, bahkan pendistribusian uang ke Pulau Bali dilakukan melalui stasiun KA di Banyuwangi. Kerja sama ini melanjutkan kemitraan strategis yang telah terjalin selama lebih dari sepuluh tahun, sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah di Indonesia. 

Penandatanganan ini dihadiri oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo beserta jajaran dan Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim beserta jajaran. Dalam sambutannya, Didiek menyampaikan bahwa KAI siap mendukung kebutuhan logistik BI dengan memanfaatkan pengalaman panjang di bidang transportasi dan logistik.

“Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik untuk mendukung operasional institusi negara dalam hal ini BI. Kerja sama ini juga sejalan dengan upaya kami dalam mendukung efisiensi angkutan logistik dengan transportasi kereta api dan pengurangan emisi karbon,” ujar Didiek.

Marlison Hakim menambahkan bahwa BI memandang penggunaan moda transportasi kereta api sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan keamanan distribusi BBMN. “Kami percaya kerja sama dengan KAI dapat mempercepat distribusi BBMN ke seluruh Kantor Perwakilan BI dengan tetap mengedepankan aspek keamanan,” jelas Marlison.

Dalam keterangan terpisah, Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup berbagai layanan pengangkutan barang milik negara dengan standar keamanan dan efisiensi tinggi. “KAI akan memastikan bahwa seluruh proses pengangkutan BBMN berjalan aman, cepat, dan sesuai kebutuhan Bank Indonesia. Kami menyediakan kereta bagasi dengan spesifikasi khusus, seperti kapasitas maksimal 20 ton, fasilitas pendingin udara, CCTV dengan pemantauan jarak jauh, serta perlengkapan keamanan yang maksimal,” ujar Anne.

Anne juga menambahkan bahwa KAI memberikan prioritas pada kemudahan akses bongkar muat angkutan barang di stasiun asal dan tujuan. “Selain itu, kami memastikan bahwa Tim Pengawalan Uang Bank Indonesia (TPU-BI) mendapatkan kenyamanan selama perjalanan dengan salahsatu  tambahan layanan yang diberikan oleh KAI penyediaan makanan higienis” jelasnya.

Menurut Anne, penggunaan moda transportasi kereta api memberikan keunggulan terutama terkait dengan keselamatan perjalanan angkutan BBMN. “Kereta api merupakan pilihan transportasi yang andal, aman dan ramah lingkungan, sejalan dengan komitmen kami terhadap keberlanjutan dan upaya menghadirkan solusi transportasi terbaik untuk Indonesia,” imbuhnya. 

Kerja sama ini tidak hanya mendukung distribusi BBMN yang efisien tetapi juga menjadi wujud sinergi KAI dan BI dalam memberikan kontribusi terbaik untuk negara. “Kami optimis, sinergi ini akan memberikan dampak positif bagi Bank Indonesia, KAI, dan masyarakat luas,” tutup Anne. (Public Relations KAI)

Berita Terkait

RSKJ Soeprapto Bengkulu Perkuat Rehabilitasi dan Keterampilan Pasien
Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu Tahun 2025
Gubernur Helmi Hasan Gelar Halalbihalal dan Luncurkan Diskon 50 Persen Pajak Kendaraan Non-BD
Pemprov Bengkulu Tegaskan Komitmen Birokrasi Bersih, Klarifikasi Isu Dugaan Jual Beli Jabatan
Gubernur Bengkulu
Plat Luar Pulang ke Bengkulu Pajaknya Cuma Setengah
Salat Idulfitri di Masjid Baitul Izzah Berlangsung Khidmat, Pemprov Bengkulu Dorong Semangat “Bantu Rakyat”
Sidak di SPBU KM 6.5, Wagub Tegaskan Petugas SPBU Tak Layani Pembelian Menggunakan Jerigen

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 13:22 WIB

RSKJ Soeprapto Bengkulu Perkuat Rehabilitasi dan Keterampilan Pasien

Senin, 30 Maret 2026 - 10:25 WIB

Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu Tahun 2025

Senin, 30 Maret 2026 - 07:46 WIB

Gubernur Helmi Hasan Gelar Halalbihalal dan Luncurkan Diskon 50 Persen Pajak Kendaraan Non-BD

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:11 WIB

Pemprov Bengkulu Tegaskan Komitmen Birokrasi Bersih, Klarifikasi Isu Dugaan Jual Beli Jabatan

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:23 WIB

Gubernur Bengkulu

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:18 WIB

Plat Luar Pulang ke Bengkulu Pajaknya Cuma Setengah

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:05 WIB

Salat Idulfitri di Masjid Baitul Izzah Berlangsung Khidmat, Pemprov Bengkulu Dorong Semangat “Bantu Rakyat”

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:55 WIB

Sidak di SPBU KM 6.5, Wagub Tegaskan Petugas SPBU Tak Layani Pembelian Menggunakan Jerigen

Berita Terbaru

Nasional

Tinjau Peternakan Sapi di Boyolali

Jumat, 27 Mar 2026 - 21:00 WIB