Pj Gubernur Safrizal Pimpin Rapat Penurunan Stunting Lintas Instansi

Selasa, 26 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH— Pj Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, memimpin rapat penanganan stunting yang diikuti berbagai pemangku kebijakan lintas instansi, di Kantor Gubernur Aceh, Selasa, (26/11/2024).

Adapun peserta yang mengikuti rapat tersebut diantaranya Kepala BKKBN Aceh, Pj Ketua TP-PKK Aceh, Sekda Aceh, Dekan Fakultas Kedokteran USK, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Kepala Bappeda Aceh, Kepala DPMG Aceh, Kepala Biro Adpim Setda Aceh, perwakilan Fakultas Kedokteran Abulyatama, unsur Poltekkes Aceh, unsur Unicef, perwakilan SSGI.

Dalam rapat tersebut, Pj Gubernur Safrizal menekankan pentingnya bekerja berlandaskan data yang akurat. Oleh sebab itu, ia meminta pihak Survey Status Gizi Indonesia atau SSGI dan BKKBN untuk memberikan data keluarga berisiko stunting di Aceh lengkap dengan nama dan alamat tinggalnya.

“Data by name by address berikan pada kami, agar penanganan dan intervensi stunting tepat sasaran,” kata Safrizal.

Keluarga sasaran yang memiliki faktor risiko untuk melahirkan anak stunting di Aceh tahun 2024 berjumlah 197.782 jiwa, yang terdiri dari pasangan usia subur, ibu hamil, keluarga dengan anak 0-23 bulan, dan keluarga dengan anak 24- 59 bulan.

Safrizal meminta aga data lengkap keluarga risiko stunting itu nantinya dikelompokkan berdasarkan kabupaten, kecamatan hingga desa. Data itu nantinya akan dibagikan ke seluruh bupati/wali kota hingga pemangku kebijakan di tingkat desa.

“Dengan adanya data lengkap by name by address kita dapat memberikan program intervensi ke tempat yang terbanyak terdapat keluarga berisiko stunting, dengan begini akan lebih tepat sasaran,” kata Safrizal.

Selain itu, Safrizal juga meminta agar anggaran stunting yang terdapat pada setiap instansi mulai dari pusat, pemerintah Aceh hingga dana desa untuk dikonsolidasikan agar program kerja yang dilakukan tidak tumpang tindih.

“Nanti akan kita buka anggaran penanganan stunting pada setiap instansi dan kita konsolidasikan untuk berbagai peran siapa mengerjakan apa,” pungkas Safrizal. []

Berita Terkait

Cegah Kegaduhan, Pemerintah Aceh Minta Pertamina Perbaiki Pelayanan SPBU
Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM
Jadi Role Model Nasional Layanan Transportasi Publik Gratis, Mualem Raih Transportasi Indonesia Award 2026
Sekda Aceh Buka Bimtek Penilaian Maladministrasi, Dorong Penguatan Kualitas Pelayanan Publik
Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe
Wagub Aceh Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama
Sekda Nasir Tekankan Disiplin dan Kolaborasi ASN Setda Aceh
Aceh Masuki Fase Rehab-Rekon, Mendagri Tekankan Pentingnya Publikasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Cegah Kegaduhan, Pemerintah Aceh Minta Pertamina Perbaiki Pelayanan SPBU

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:48 WIB

Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:46 WIB

Jadi Role Model Nasional Layanan Transportasi Publik Gratis, Mualem Raih Transportasi Indonesia Award 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:31 WIB

Sekda Aceh Buka Bimtek Penilaian Maladministrasi, Dorong Penguatan Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:57 WIB

Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:08 WIB

Wagub Aceh Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:50 WIB

Sekda Nasir Tekankan Disiplin dan Kolaborasi ASN Setda Aceh

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:44 WIB

Aceh Masuki Fase Rehab-Rekon, Mendagri Tekankan Pentingnya Publikasi

Berita Terbaru