Pj Ketua TP PKK Safriati: Pocut Baren adalah Contoh Perempuan Pejuang Gigih

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH BARAT – Pocut Baren, seorang perempuan pejuang dari Aceh Barat, merupakan tauladan bagi wanita di masa kini. Hidup sebagai anak seorang Uleebalang, tak membuatnya nyaman duduk dalam kemewahan.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj Ketua TP PKK Aceh Safriati, usai berziarah ke Makam Pahlawan Perempuan Aceh Pocut Baren, dalam rangka memperingati Hari Ibu tahun 2024, di Gampong Tungkop Kecamatan Sungai Mas, Senin (2/12/2024).

“Pocut Baren merupakan tauladan kita, hidup serba kecukupan sebagai anak seorang Uleebalang, tak membuatnya nyaman menikmati kemewahan. Darahnya mendidih saat negerinya dijajah, semangat perlawanannya bergolak melihat rakyatnya diperlakukan semena-mena oleh Belanda,” ujar Safriati.

“Tekadnya untuk berperang melawan Belanda semakin memuncak, meski sang suami gugur dalam pertempuran, namun Pocut Baren tak surut langkah. Dirinya terus berjuang melawan penjajah,” ucap Safriati.

Sebagaimana diketahui, sejak masa mudanya Pocut Baren turut berjuang bersama Cut Nyak Dhien. Pocut Baren tetap dan terus berjuang melawan penjajahan Belanda meski Cut Nyak Dhien sang panutan telah ditangkap Belanda  dan suami tercinta gugur, semangat perlawanannya terus berkobar.

Pocut Baren sempat tertangkap dan diasingkan ke Kutaraja Banda Aceh. Kaki Pocut sempat tertembak dalam sebuah operasi penangkapan yang dilakukan penjajah. Karena tidak ditangani dengan baik, luka tembak tersebut membusuk dan harus diamputasi.

Setelah diamputasi, Pocuy Baren dipulangkan ke kampung halamannya di Tungkop. Pejuang Perempuan yang lahir tahun 1880 itu mangkat di kampung halamannya pada tahun 1893.

“Dengan ziarah hari ini, saya berharap kita semua para perempuan Indonesia, khususnya Aceh untuk mencontoh dan meneladani kegigihan perjuangan Pocut Baren untuk kita aplikasikan dalam keseharian kita,” kata Safriati.

Usai ziarah, Safriati dan rombongan kemudian bersilaturrahmi dengan Keuchiek Gampong Tungkop Muhammad Zein dan masyarakat setempat, sembari menikmati pulut kuah tuhe.

Pada kegiatan tersebut, Safriati turut didampingi oleh Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Sukmawati, Pj Ketua TP PKK Aceh Barat serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh terkait lainnya. []

Berita Terkait

Cegah Kegaduhan, Pemerintah Aceh Minta Pertamina Perbaiki Pelayanan SPBU
Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM
Jadi Role Model Nasional Layanan Transportasi Publik Gratis, Mualem Raih Transportasi Indonesia Award 2026
Sekda Aceh Buka Bimtek Penilaian Maladministrasi, Dorong Penguatan Kualitas Pelayanan Publik
Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe
Wagub Aceh Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama
Sekda Nasir Tekankan Disiplin dan Kolaborasi ASN Setda Aceh
Aceh Masuki Fase Rehab-Rekon, Mendagri Tekankan Pentingnya Publikasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Cegah Kegaduhan, Pemerintah Aceh Minta Pertamina Perbaiki Pelayanan SPBU

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:48 WIB

Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:46 WIB

Jadi Role Model Nasional Layanan Transportasi Publik Gratis, Mualem Raih Transportasi Indonesia Award 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:31 WIB

Sekda Aceh Buka Bimtek Penilaian Maladministrasi, Dorong Penguatan Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:57 WIB

Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:08 WIB

Wagub Aceh Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:50 WIB

Sekda Nasir Tekankan Disiplin dan Kolaborasi ASN Setda Aceh

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:44 WIB

Aceh Masuki Fase Rehab-Rekon, Mendagri Tekankan Pentingnya Publikasi

Berita Terbaru