Sampah Menjadi Berkah, Program TJSL Pertamina Mendapat Pujian Ibu Negara

Jumat, 13 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penajam Paser Utara, 13 September 2024 – Pertamina Group turut memeriahkan kegiatan Kunjungan Kerja Ibu Negara bersama Ibu-Ibu Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) dengan tajuk Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Kompos dan Eco Enzyme di Kantor Kepala Desa Tengin Baru, Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara pada hari Kamis (12/09/2024). 

Dalam kegiatan tersebut, Pertamina Group menghadirkan program- program pengelolaan sampah yang dijadikan produk- produk bernilai manfaat bagi masyarakat, diantaranya Program Pelita Borneo binaan PT Kilang Pertamina Internasional unit V Balikpapan, Program Pusaka binaan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur, Program Desa Energi Berdikari Wasteco binaan Pertamina Hulu Mahakam, Program Seraya Handycraft binaan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dan mitra binaan Rumah BUMN Balikpapan.

Ibu Iriana Jokowi bersama Ibu Wury Ma’ruf Amin, beserta para ibu-ibu yang tergabung dalam OASE mengunjungi booth showcase produk binaan Pertamina Group melihat berbagai macam produk – produk dari pengelolaan sampah, diantaranya pengelolaan serabut kelapa menjadi produk tas, sepatu, pot bunga, pupuk cocopeat, sampai dengan produk cocomesh yaitu jaring sabut kelapa yang bagus guna menahan longsor tanah. Produk ini telah meningkatkan penghasilan masyarakat sebesar Rp 288.000.000/ tahun serta bisa mengatasi masalah lingkungan dengan pemanfaatan limbah sabut kelapa mencapai 108 ton/ tahun.

Selain itu produk pengelolaan sampah plastik, kain perca dan minyak jelantah juga ditampilkan pada kegiatan ini, diantaranya produk tote bag, tas, bantal, pouch, tas notebook, lilin aromaterapi, wax sachet, bantal dan berbagai produk kerajinan lainnya.

Tidak hanya itu, produk UMKM Program Desa Energi Berdikari Wasteco (Waste Energy For Community) yaitu aneka ragam olahan makanan yang dimasak menggunakan bahan bakar dari gas metana hasil pengelolaan sampah juga dihadirkan, dimana produk- produk makanan ini menjadi perhatian khusus para ibu-ibu OASE karena dari segi packaging sangat unik dan rasa sangat beragam.

Program Desa Energi Berdikari Wasteco merupakan program pengelolaan sampah yang dijadikan bahan bakar memasak yaitu dari gas metana yang dialirkan untuk kebutuhan memasak rumah tangga. Saat ini sudah 380 sambungan gas metana kepada rumah masyarakat serta UMKM di sekitar Manggar, saat ini pemanfaatan gas metana tersebut sebagai  bahan bakar alternatif memasak masyarakat yang bisa menghemat serta meningkatkan omset penjualan produk senilai Rp 420.000.000/ tahun.

“Dukungan Ibu Iriana terhadap usaha mikro kecil dan menengah, terlihat saat menghadiri Booth Showcase Pertamina Group, dimana Ibu Negara melihat dan memberikan tanggapan positif terhadap produk – produk tersebut,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso.

Fadjar menambahkan bahwa para ibu-ibu OASE juga mencoba produk- produk olahan makanan yang dimasak menggunakan bahan bakar dari gas metana tersebut yang mempunyai proses pengolahan yang sangat mendukung aspek ramah lingkungan.

Apresiasi dan dukungan terhadap produk-produk pengelolaan sampah Pertamina Group juga disampaikan oleh Ibu Liza Thohir “Produk ini sangat bagus dan bisa untuk dijual lebih masif lagi, packaging nya unik sekali,” ucapnya.

“Program pengelolaan sampah ini sangat memberikan berkah dan dampak ekonomi yang baik untuk masyarakat, dimana Pertamina memberikan support penuh kepada masyarakat untuk mengelola sampah dan menjadikan produk yang sangat unik dan mempunyai nilai jual yang sangat tinggi,” ujar Rusni Pebriyanti, Local Hero Program Pusaka Pemanfaatan Ulang Sabut Kelapa Binaan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Berita Terkait

Penataan Danau Dendam Tak Sudah Dimulai, Gubernur Helmi Hasan: Wujud Transformasi Pariwisata Bengkulu yang Modern dan Berdaya Saing
Silaturahmi Kapolda dan Gubernur Bengkulu, Sinergi untuk Bengkulu Maju dan Kondusif
Gubernur Helmi Hasan Minta Proses SPMB SMA/SMK Lebih Transparan, Penilaian Skor Harus Dibuka
PENERIMAAN CALON DIREKSI DAN KOMISARIS BUMD PT. BENGKULU MANDIRI
Pemprov Bengkulu Tegaskan Komitmen SPMB Ramah, Adil, dan Transparan
Pemprov Bengkulu dan TNI Perkuat Ketahanan Ekonomi Melalui Program Gotong Royong dan Karya Bhakti
54 Anggota Paskibraka Bengkulu Tahun 2025 Resmi Akhiri Masa Tugas
Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Bengkulu Teguhkan Komitmen Persatuan dan Gotong Royong

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:00 WIB

Penataan Danau Dendam Tak Sudah Dimulai, Gubernur Helmi Hasan: Wujud Transformasi Pariwisata Bengkulu yang Modern dan Berdaya Saing

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:09 WIB

Silaturahmi Kapolda dan Gubernur Bengkulu, Sinergi untuk Bengkulu Maju dan Kondusif

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:11 WIB

Gubernur Helmi Hasan Minta Proses SPMB SMA/SMK Lebih Transparan, Penilaian Skor Harus Dibuka

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:09 WIB

PENERIMAAN CALON DIREKSI DAN KOMISARIS BUMD PT. BENGKULU MANDIRI

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:51 WIB

Pemprov Bengkulu Tegaskan Komitmen SPMB Ramah, Adil, dan Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:39 WIB

Pemprov Bengkulu dan TNI Perkuat Ketahanan Ekonomi Melalui Program Gotong Royong dan Karya Bhakti

Senin, 1 Juni 2026 - 10:43 WIB

54 Anggota Paskibraka Bengkulu Tahun 2025 Resmi Akhiri Masa Tugas

Senin, 1 Juni 2026 - 08:18 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Bengkulu Teguhkan Komitmen Persatuan dan Gotong Royong

Berita Terbaru