Simposium Nasional IDAI Bengkulu Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Kesehatan Anak

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simposium Nasional IDAI Bengkulu Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Kesehatan Anak

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Bengkulu menggelar Simposium Nasional IDAI Bengkulu di Hotel Mercure Bengkulu, Sabtu (7/1). Kegiatan ini diikuti oleh 140 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, baik secara luring maupun daring, yang terdiri atas dokter anak, dokter umum, serta tenaga kesehatan lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana Simposium Nasional IDAI Bengkulu, dr. Laila Fitri Rahmi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai forum ilmiah untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan anak, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, simposium ini menjadi ruang strategis untuk berbagi ilmu dan pengalaman guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan anak.

“Simposium ini menjadi wadah berbagi ilmu dan pengalaman untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak, terutama dalam menghadapi kasus-kasus kegawatdaruratan,” ujar dr. Laila dalam laporannya.

Sementara itu, Ketua IDAI Cabang Bengkulu, dr. Jumnalis, menegaskan bahwa penyelenggaraan simposium ini sangat penting mengingat kondisi kesehatan anak di Provinsi Bengkulu masih memerlukan perhatian serius. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2023, angka kematian bayi secara nasional tercatat sebesar 6,85 per 1.000 kelahiran hidup, sedangkan di Provinsi Bengkulu mencapai 19,73 per 1.000 kelahiran hidup. Adapun angka kematian balita secara nasional berada pada 19,83 per 1.000 kelahiran hidup, sementara Bengkulu mencatat 23,38 per 1.000 kelahiran hidup.

“Data ini menunjukkan bahwa angka kematian bayi dan balita di Bengkulu masih berada di atas rata-rata nasional. Melalui simposium ini, kami berharap dapat berkontribusi menurunkan angka tersebut sekaligus mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030,” kata dr. Jumnalis.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Hikari Ambaran Syakti. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam penanganan kegawatdaruratan dan deteksi dini penyakit pada anak. Menurutnya, meskipun dokter anak memiliki peran sentral, keberhasilan pelayanan kesehatan anak sangat ditentukan oleh sinergi dengan berbagai subspesialis, pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya.

“Penanganan kegawatdaruratan dan deteksi dini penyakit pada anak membutuhkan kolaborasi yang kuat antarberbagai pihak,” ujarnya.

Simposium Nasional IDAI Bengkulu secara resmi dibuka oleh Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar. Dalam sambutannya, Khairil Anwar mengungkapkan keprihatinan terhadap meningkatnya kasus penyakit kronis pada anak-anak di usia dini, yang berpotensi menghambat pencapaian bonus demografi serta visi Indonesia Emas 2045.

Ia berharap simposium ini tidak hanya membahas aspek kuratif, tetapi juga mampu melahirkan gagasan strategis dalam upaya pencegahan melalui edukasi pola hidup sehat serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

“Simposium ini diharapkan dapat mendorong lahirnya rekomendasi dan langkah nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan anak di Provinsi Bengkulu,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian acara pembukaan, dilakukan penyerahan simbolis dari IDAI Cabang Bengkulu kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai bentuk komitmen dan dukungan bersama dalam upaya peningkatan kesehatan anak. Penyerahan tersebut diterima oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, mewakili Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Tegaskan Komitmen Birokrasi Bersih, Klarifikasi Isu Dugaan Jual Beli Jabatan
Gubernur Bengkulu
Plat Luar Pulang ke Bengkulu Pajaknya Cuma Setengah
Salat Idulfitri di Masjid Baitul Izzah Berlangsung Khidmat, Pemprov Bengkulu Dorong Semangat “Bantu Rakyat”
Sidak di SPBU KM 6.5, Wagub Tegaskan Petugas SPBU Tak Layani Pembelian Menggunakan Jerigen
Tinjau Pelayanan RSUD M. Yunus, Wagub Mian Briefing Pegawai agar Tak Malas-malasan Selama Idulfitri
Hilal di Bengkulu Belum Penuhi Kriteria, Penetapan Idulfitri Menunggu Sidang Isbat
HUT ke-307 Kota Bengkulu: Pemprov Apresiasi Kinerja Dedy–Rony, Dorong Sinergi Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:11 WIB

Pemprov Bengkulu Tegaskan Komitmen Birokrasi Bersih, Klarifikasi Isu Dugaan Jual Beli Jabatan

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:23 WIB

Gubernur Bengkulu

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:18 WIB

Plat Luar Pulang ke Bengkulu Pajaknya Cuma Setengah

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:05 WIB

Salat Idulfitri di Masjid Baitul Izzah Berlangsung Khidmat, Pemprov Bengkulu Dorong Semangat “Bantu Rakyat”

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:55 WIB

Sidak di SPBU KM 6.5, Wagub Tegaskan Petugas SPBU Tak Layani Pembelian Menggunakan Jerigen

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:51 WIB

Tinjau Pelayanan RSUD M. Yunus, Wagub Mian Briefing Pegawai agar Tak Malas-malasan Selama Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 - 00:16 WIB

Hilal di Bengkulu Belum Penuhi Kriteria, Penetapan Idulfitri Menunggu Sidang Isbat

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:08 WIB

HUT ke-307 Kota Bengkulu: Pemprov Apresiasi Kinerja Dedy–Rony, Dorong Sinergi Pembangunan

Berita Terbaru

Nasional

Tinjau Peternakan Sapi di Boyolali

Jumat, 27 Mar 2026 - 21:00 WIB

Nasional

Wapres RI Tinjau Hasil Proyek Pengaspalan Jalan di Sragen

Kamis, 26 Mar 2026 - 22:00 WIB