Tiga Pesan Wapres RI untuk Akselerasi Pertumbuhan Rempah Nusantara

Kamis, 8 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Beritasumatera.com – Wakil Presiden (Wapres) K.H Ma’ruf Amin, hari ini, Kamis (08/08/2024) membuka acara peresmian Gemar Rempah Nusantara 2024, di Ballroom Pondok Indah Golf, Jl. Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Dalam acara tersebut, Wapres menyampaikan beberapa pesan penting untuk mengakselerasi pertumbuhan rempah Nusantara.

Pertama, Wapres menekankan pentingnya penguatan rantai pasok rempah dari hulu ke hilir untuk memastikan kualitas dan kontinuitas produk.

“Dorong riset dan inovasi serta penggunaan teknologi modern agar kualitas produksi sesuai standar internasional. Pastikan petani memiliki akses terhadap penggunaan teknologi tersebut,” tegasnya.

Kedua, Wapres menggarisbawahi perlunya pengembangan industri rempah yang berdaya saing dengan menerapkan praktik-praktik yang berkelanjutan. Ia menyebutkan pentingnya diversifikasi produk untuk menumbuhkan industri kreatif berbasis rempah hingga pengembangan rempah-rempah langka demi menjaga keragaman hayati Indonesia.

Ketiga, Wapres mengajak para pemangku kepentingan untuk terus menggaungkan kekayaan rempah Nusantara kepada dunia internasional.

“Perluasan pasar rempah nasional ke berbagai negara perlu terus dorong melalui dukungan kemudahan ekspor bagi para pelaku usaha mulai dari fasilitasi sertifikasi, pameran dagang dan promosi, hingga pendanaan ekspor,” imbaunya.

Wapres pun berharap, arahan yang disampaikannya dapat mendorong pengembangan industri rempah nasional sehingga berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan petani rempah. Ia juga mengapresiasi kolaborasi multipihak dalam upaya menggaungkan perdagangan rempah nusantara di pasar global.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyoroti pentingnya perhatian serius terhadap sektor rempah Indonesia yang memiliki potensi besar namun mengalami penurunan produksi dan ekspor dalam beberapa tahun terakhir.

Zulkifli Hasan mengakui bahwa Indonesia, yang pernah dikenal sebagai penghasil rempah utama dunia, saat ini menghadapi tantangan besar dengan menurunnya ekspor dan meningkatnya impor rempah.

“Indonesia menjadi penghasil rempah utama di dunia berabad-abad yang lalu, tetapi hari ini ekspor kita hampir setiap tahun menurun. Data terakhir menunjukkan impor rempah-rempah kita mencapai satu setengah juta ton per tahun,” ujarnya.

Dalam upayanya untuk meningkatkan produksi dan daya saing rempah Indonesia, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah siap mendukung melalui berbagai kebijakan dan program. Salah satunya adalah dengan memperkuat peran Badan Pengembangan dan Penelitian (BPD) dalam riset dan pengembangan teknologi pertanian.

“BPD harus dikembangkan tidak hanya untuk tanaman sawit, tetapi juga untuk berbagai komoditas rempah yang memiliki potensi besar,” tegasnya.

Sementara, Ketua Umum Gerakan Masyarakat dan Komunitas Rempah Indonesia (GEMARI) Siti Nur Azizah, menyampaikan harapannya agar kegiatan Gemar Rempah Nusantara 2024 dapat memperkenalkan dan melestarikan pusaka rempah Nusantara. Ia menekankan bahwa acara ini tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi upaya nyata untuk mendorong ekosistem pangan rempah dari hulu ke hilir.

Menurutnya, keberhasilan dalam sektor rempah membutuhkan dukungan dari berbagai aspek seperti sumber daya manusia, teknologi, dan pasar, yang semuanya dapat dicapai melalui berbagai kemitraan strategis.

“Harapan kami kegiatan ini dapat memperkenalkan dan melestarikan pusaka rempah Nusantara serta mampu mendorong ekosistem pangan rempah dari hulu ke hilir, sumber daya manusia, teknologi, dan pasar melalui berbagai kemitraan,” ujarnya.

Usai memberikan sambutan, Wapres melakukan pemutaran kemudi kapal sebagai tanda Peresmian Pembukaan Rempah Nusantara.

Rangkaian kegiatan Gemar Rempah Nusantara 2024 berlangsung pada 8 – 10 Agustus 2024. Kegiatan ini mengiringi agenda pemerintah dalam program Indonesia Spice Up The World (ISUTW) yang melibatkan lintas kementerian/lembaga untuk meningkatkan pemasaran produk bumbu dan olahan pangan Indonesia.

Dalam acara juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Asosiasi Komunitas Rempah Nusantara (AKREN) sebagai langkah nyata kolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Digital Transformation Center Institut Teknologi Bandung (DTC ITB), Indonesia Business Trade Solution (IBST), serta MRP Legal and Business Consulting Group.

Kegiatan juga diramaikan dengan Talk Show yang mengangkat tema “Rempah Nusantara: Indonesia Spicing Up The Global Market” untuk menggali potensi ekspor produk berbasis rempah, membuka akses pasar, hingga berbagi pengetahuan terkait standar produk di sejumlah negara.

Acara dilanjutkan dengan Business Matching yang memfasilitasi pertemuan bisnis untuk membuka peluang kemitraan strategis antara pengusaha, petani, investor, dan berbagai pihak berkepentingan lainnya.

Hadir dalam acara ini, Minister of Investment, Entrepreneurship and Industry the Republic of Seychelles Devika Vidot, Pimpinan PT Produksi Film Negara (PFN) Dwi Heriyanto, para Duta Besar negara sahabat, dan para pelaku usaha di sektor rempah Indonesia.

Sementara, Wapres didampingi oleh Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Plt. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Sapto Harjono Wahjoe Sedjati, serta Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Masykuri Abdlillah, Robikin Emhas, Arif R. Marbun, Guntur Iman Nefianto, dan Masduki Baidlowi. (SK/RJP-BPMI, Setwapres)

Berita Terkait

Buka PERMATA CAI 2026, Wapres RI Ajak Santri Perkuat Karakter dan Keterampilan Wirausaha Untuk Hadapi Bonus Demografi
Tinjau Fasilitas Produksi Kendaraan Listrik, Wapres RI Dukung Penguatan Industri Nasional
Wapres RI Apresiasi Pemain Sepak Bola Anak-Anak Jalanan Raih Juara Dunia
Terima IKA BEM Nusantara, Wapres RI Ajak Alumni Mahasiswa Bergandengan Tangan Bangun Bangsa dan Negara
Dukung Hilirisasi Komoditas Unggulan Papua, Wapres RI Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat
Tanam Pohon Cemara di Gereja Katedral Salib Suci Baru, Wapres RI Dukung Keberlanjutan Pembangunan Rumah Ibadah di Asmat
Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres RI Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional
Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres RI Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 18:11 WIB

Buka PERMATA CAI 2026, Wapres RI Ajak Santri Perkuat Karakter dan Keterampilan Wirausaha Untuk Hadapi Bonus Demografi

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:42 WIB

Tinjau Fasilitas Produksi Kendaraan Listrik, Wapres RI Dukung Penguatan Industri Nasional

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:02 WIB

Wapres RI Apresiasi Pemain Sepak Bola Anak-Anak Jalanan Raih Juara Dunia

Senin, 22 Juni 2026 - 19:40 WIB

Terima IKA BEM Nusantara, Wapres RI Ajak Alumni Mahasiswa Bergandengan Tangan Bangun Bangsa dan Negara

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:35 WIB

Dukung Hilirisasi Komoditas Unggulan Papua, Wapres RI Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:53 WIB

Tanam Pohon Cemara di Gereja Katedral Salib Suci Baru, Wapres RI Dukung Keberlanjutan Pembangunan Rumah Ibadah di Asmat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:48 WIB

Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres RI Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:45 WIB

Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres RI Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan

Berita Terbaru