Tingkatkan Mutu Pendidikan di Papua, Wapres RI Minta Baznas Perbanyak Beasiswa Khusus Guru

Rabu, 5 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorong, Beritasumatera.com – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin selaku Ketua Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) sangat menaruh perhatian terhadap upaya mewujudkan sumber daya manusia unggul di tanah Papua, khususnya melalui program Papua Cerdas. Untuk itu, saat menyerahkan Beasiswa Cendekia Baznas untuk para guru Papua, Wapres meminta agar beasiswa ini terus diperbanyak penerimanya.

Demikian dituturkan Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, seusai mendampingi Wapres menerima audiensi pimpinan Baznas dan menyerahkan Beasiswa Cendekia Baznas kepada para mahasiswa calon guru dari Universitas Cenderawasih Papua, IAIN Fattahul Muluk Papua, dan IAIN Sorong di Ruang Magnolia 1, Lantai 2, Aston Sorong Hotel & Conference Center, Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (05/06/2024).

“Harapan Bapak Wakil Presiden kepada Baznas agar beasiswa yang seperti ini ditingkatkan. Ditingkatkan bahkan tidak hanya di tiga universitas ini tapi juga di universitas-universitas yang lain,” ungkap Jubir dalam keterangan persnya.

Menurut Jubir, Wapres beralasan bahwa saat ini masih terjadi kesenjangan mutu pendidikan di Papua yang salah satunya disebabkan oleh kurangnya jumlah guru. Sehingga, kehadiran beasiswa khusus guru dan para calon guru tersebut diharapkan akan dapat meningkatkan tidak hanya kualitas tetapi juga kuantitas guru.

“Karena memang kita kalau berbicara mengenai kesenjangan mutu pendidikan saya kira Indonesia Timur ini sangat-sangat tertinggal dan butuh afirmasi yang luar biasa,” tegasnya.

Dengan adanya beasiswa ini, tutur Jubir, Wapres menginginkan para guru menjadi lebih terdidik dan lebih fokus pada pekerjaannya dalam mencerdaskan para siswa.

“Bapak Wapres tadi menyinggung mengenai pentingnya pembangunan SDM di Indonesia. Kalau kita bicara pendidikan ya bagaimana meningkatkan mutu SDM itu maka guru, dosen, merupakan kunci utama,” ujarnya.

Terutama, lanjut Jubir, dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045, di mana salah satu unsur terpentingnya adalah sumber daya manusia unggul.

“Jadi kalau kita berbicara mengenai Indonesia Emas 2045, kita hanya akan [dianggap] ngomong saja atau kata anak muda ‘omdo’, kalau kita tidak berbicara mengenai kualitas pendidikan, kalau kita tidak bicara mutu pendidikan, dan kuncinya adalah dosen [guru],” tandasnya.

Lebih jauh, pada kesempatan yang sama, Pimpinan Baznas Bidang Pendistribuan dan Pendayagunaan Saidah Sakwan menyampaikan bahwa pemberian Beasiswa Cendekia Baznas kepada para guru dan calon guru di Papua merupakan salah satu arahan Wapres.

“Menindaklanjuti dari penugasan Bapak Wakil Presiden pada kunjungan kerja pada September 2023 yang lalu, maka Baznas langsung menindaklanjuti dengan melakukan kemitraan dengan tiga universitas dengan memberikan beasiswa calon guru,” ungkapnya.

Menurut Saidah, pemberian beasiswa ini menjadi program khusus yang didedikasikan untuk para guru di Papua.

“Kenapa guru? Karena di Papua memang ada kesenjangan yang perlu diakselerasi dan diafirmasi. Dan kesenjangan antara suplai dan demand guru ini kami jawab dengan bermitra dengan tiga universitas yang baru tahap awal,” paparnya.

Adapun kerja sama dengan ketiga univesitas tersebut, kata Saidah, berfokus pada program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

“Jadi kami akan konsentrasi pada penyiapan guru di tingkat dasar. Ada harapan yang besar bahwa terutama dari kami Baznas dan juga mitra-mitra universitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Saidah menyampaikan bahwa Baznas terus berkomitmen untuk menyiapkan para calon guru agar benar-benar terserap ke sekolah-sekolah. Bahkan, melalui kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah, Baznas akan mendorong para alumni beasiswa ini dapat diterima sebagai guru ASN atau P3K.

“Karena kalau sudah kita didik selama empat tahun kemudian mereka tidak di-absorb (diserap), maka problem kekurangan guru juga tidak akan bisa terjawab. Jadi ini harapan dari kami,” tutur Saidah.

“Semoga kolaborasi ini bisa kami lanjutkan sebagaimana penugasan dari Bapak Wakil Presiden dan juga untuk melanjutkan cita-cita menuju penyiapan SDM di Indonesia Emas 2045,” imbuhnya. (EP-rls)

Berita Terkait

Wapres RI Terima DPP Prajaniti Hindu Indonesia, Bahas Percepatan Pemulihan Pascabencana Hingga Kerukunan Umat Beragama
Pastikan Penanganan Maksimal, Wapres RI Kunjungi Anak-anak yang Dirawat di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi
Tinjau Karhutla di Lahan Gambut Kubu Raya, Wapres RI Tekankan Pentingnya Pengawasan Berkelanjutan
Tinjau Fasilitas Pendidikan di Tengah Situasi Karhutla, Wapres RI Pastikan Keselamatan dan Kesehatan Siswa Jadi Prioritas
Temui Keluarga Petugas yang Gugur Saat Penanganan Karhutla, Wapres RI Sampaikan Duka Cita dan Penghormatan
Lihat Antrean Panjang, Wapres RI Mendadak Sambangi SPBU Pertamina di Palangka Raya
Gandeng Pejuang Satwa, Wapres RI Kawal Perlindungan Satwa dan Habitatnya dalam Penanganan Karhutla di Kalimantan
Wapres RI Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan di Kalteng, Pastikan Pemulihan Satwa dan Habitatnya dari Dampak Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 13:48 WIB

Wapres RI Terima DPP Prajaniti Hindu Indonesia, Bahas Percepatan Pemulihan Pascabencana Hingga Kerukunan Umat Beragama

Jumat, 11 September 2026 - 16:47 WIB

Pastikan Penanganan Maksimal, Wapres RI Kunjungi Anak-anak yang Dirawat di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi

Kamis, 10 September 2026 - 22:01 WIB

Tinjau Karhutla di Lahan Gambut Kubu Raya, Wapres RI Tekankan Pentingnya Pengawasan Berkelanjutan

Kamis, 10 September 2026 - 21:40 WIB

Tinjau Fasilitas Pendidikan di Tengah Situasi Karhutla, Wapres RI Pastikan Keselamatan dan Kesehatan Siswa Jadi Prioritas

Kamis, 10 September 2026 - 21:23 WIB

Temui Keluarga Petugas yang Gugur Saat Penanganan Karhutla, Wapres RI Sampaikan Duka Cita dan Penghormatan

Kamis, 10 September 2026 - 20:58 WIB

Lihat Antrean Panjang, Wapres RI Mendadak Sambangi SPBU Pertamina di Palangka Raya

Kamis, 10 September 2026 - 19:42 WIB

Gandeng Pejuang Satwa, Wapres RI Kawal Perlindungan Satwa dan Habitatnya dalam Penanganan Karhutla di Kalimantan

Kamis, 10 September 2026 - 18:25 WIB

Wapres RI Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan di Kalteng, Pastikan Pemulihan Satwa dan Habitatnya dari Dampak Karhutla

Berita Terbaru

Aceh

Wagub Dek Fadh Terima Kunjungan FPRMI Aceh

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:09 WIB