Tinjau Proyek Bundaran Besar Palangka Raya, Wapres RI Tekankan Estetika dan Fungsi

Senin, 4 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kalimantan Tengah (Kalteng), Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau proyek renovasi Bundaran Besar di Jl. Yos Sudarso No. 2, Palangka, Kec. Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Wapres mengecek langsung progres proyek yang diinisiasi sebagai upaya memperkuat identitas Kalteng, sebagai salah satu provinsi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Pada kesempatan ini, Wapres Gibran menekankan pentingnya membangun fasilitas yang tidak hanya estetis tetapi juga fungsional, sehingga Bundaran Besar akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar dan menjadi simbol kemajuan Kalteng. Menurutnya, landmark ini harus mencerminkan kearifan lokal sekaligus menjadi pusat kreativitas yang mampu menarik wisatawan serta menggerakkan sektor UMKM.

Sebagaimana diketahui, renovasi Bundaran Besar Palangka Raya merupakan gagasan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, dengan visi menjadikan Bundaran Besar sebagai pusat kreativitas dan ekspresi seni budaya khas Kalteng. Dengan ini, diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, semakin aktif terlibat dalam pelestarian budaya dan pengembangan sektor kreatif.

Kawasan Bundaran Besar nantinya akan dipercantik dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH), yang saat ini juga sedang dalam proses pembangunan. Kawasan ini juga akan diperluas dengan memanfaatkan area eks Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalteng. Semua perencanaan tersebut, diharapkan semakin memperkokoh posisi Bundaran Besar sebagai pusat rekreasi, edukasi, dan kreativitas masyarakat.

Renovasi Bundaran Besar Palangka Raya mencakup pembangunan menara Talawang, museum, diorama, teater yang dilengkapi tempat duduk untuk menonton pertunjukan, serta taman untuk penghijauan kota, dengan tidak merubah bentuk asli bundaran sebelumnya. Proyek senilai Rp96,8 miliar ini ditargetkan tuntas pada 2026 mendatang.

Palangka Raya, 4 November 2024

Biro Pers, Media, dan Informasi

Sekretariat Wakil Presiden

Berita Terkait

Tinjau Fasilitas Produksi Kendaraan Listrik, Wapres RI Dukung Penguatan Industri Nasional
Wapres RI Apresiasi Pemain Sepak Bola Anak-Anak Jalanan Raih Juara Dunia
Terima IKA BEM Nusantara, Wapres RI Ajak Alumni Mahasiswa Bergandengan Tangan Bangun Bangsa dan Negara
Dukung Hilirisasi Komoditas Unggulan Papua, Wapres RI Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat
Tanam Pohon Cemara di Gereja Katedral Salib Suci Baru, Wapres RI Dukung Keberlanjutan Pembangunan Rumah Ibadah di Asmat
Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres RI Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional
Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres RI Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan
Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres RI Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:42 WIB

Tinjau Fasilitas Produksi Kendaraan Listrik, Wapres RI Dukung Penguatan Industri Nasional

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:02 WIB

Wapres RI Apresiasi Pemain Sepak Bola Anak-Anak Jalanan Raih Juara Dunia

Senin, 22 Juni 2026 - 19:40 WIB

Terima IKA BEM Nusantara, Wapres RI Ajak Alumni Mahasiswa Bergandengan Tangan Bangun Bangsa dan Negara

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:35 WIB

Dukung Hilirisasi Komoditas Unggulan Papua, Wapres RI Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:53 WIB

Tanam Pohon Cemara di Gereja Katedral Salib Suci Baru, Wapres RI Dukung Keberlanjutan Pembangunan Rumah Ibadah di Asmat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:48 WIB

Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres RI Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:45 WIB

Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres RI Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:06 WIB

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres RI Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

Berita Terbaru