Tinjau Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak, Wapres RI Dukung Peningkatan Ekspor melalui Pala

Kamis, 13 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fakfak, Beritasumatera.com – Pengembangan komoditas unggulan lada, cengkeh, dan pala termasuk ke dalam Proyek Prioritas Nasional dalam RPJMN 2020-2024 khususnya di Provinsi Papua Barat. Pemerintah daerah Papua Barat bekerja sama dengan Kedutaan Besar Britania Raya di Jakarta dan U. S. Agency for International Development (USAID) di Indonesia dalam melakukan kolaborasi melalui proyek The Green Economic Growth (GEG) for Papua. Program ini telah berjalan dari tahun 2017.

Usai mendarat di Bandar Udara Torea Fakfak Papua Barat, Wapres bergegas meninjau Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak, Kecamatan Pariwari, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Kamis (13/07/2023).

Tiba di Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak, Wapres disambut oleh Pemilik Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak Hans Sahupala dan Development Director Kedutaan Besar Inggris Amanda McLoughlin.

Selanjutnya Wapres berkeliling melihat secara langsung proses produksi pengolahan pala tomandin yang sedang dilakukan oleh para pekerja, hingga hasil akhir dari pengolahan kekayaan rempah yang tumbuh dan menjadi kebanggaan masyarakat Fakfak ini.

Wapres sangat mengapresiasi proses pengolahan pala yang dilakukan secara modern sehingga mampu menghasilkan hasil produk yang berkualitas. Selain itu, rumah produksi pala tomandin yang berada di bawah Papua Global Spice ini bekerja sama dengan Kedutaan Besar Inggris dalam pengadaan alat pengeringan sehingga mampu mempercepat proses produksi pala dan memperbesar potensi ekspor.

“Harapannya, model seperti ini bisa dikembangkan lagi, supaya dikelola dengan cara yang baik, maka diharapkan ada semacam pengelolaan seperti ini, sehingga ekspor kita besar,” ujar Wapres dalam keterangannya kepada awak media usai meninjau Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak.

“Di tempat ini pengolahan pala sudah dilakukan secara lebih modern dan menghasilkan lebih berkualitas,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wapres menerangkan tumbuhan pala yang dapat dimanfaatkan di seluruh bagiannya.

“Ternyata pala itu semuanya tidak ada yang terbuang. Tadi saya lihat ada bunga palanya, ada biji palanya, ada batok biji palanya juga diekspor,” ujar Wapres.

“Kulitnya itu buat parfum, buat manisan, jadi nggak ada yang dibuang,” imbuh Wapres.

Lebih jauh, karena potensinya yang terbukti cukup tinggi, Wapres menyebutkan sangat mungkin untuk memperbesar produksi pala untuk meningkatkan ekspor.

“Saya dengan pihak terkait nanti akan bicarakan bagaimana mengembangkan proses pengolahan pala di Fakfak ini supaya ekspornya lebih besar lagi,” tutupnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Bupati Fakfak Untung Tamsil menyampaikan Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama para pemangku kepentingan sedang berupaya meningkatkan lahan penanaman pala sebagai upaya untuk meningkatkan hasil produksi tahunan.

“Kita kalau produksinya 18.000 ton per tahun, dari 16.000 hektar. Sementara ini, kita lagi memrogramkan untuk menanam lagi. Jadi, lahan-lahan yang tidur, yang kosong kita lagi mendorong,” tutur Untung.

Sebagai informasi, pala memiliki nilai ekonomis yang terletak pada bijinya yang dapat diolah menjadi minyak pala. Daging pada buah pala juga sangat penting karena mempunyai nilai ekonomis yang tinggi dan dapat diolah menjadi bahan baku turunan, seperti pembuatan manisan, sirup, dan juga selai.

Turut mendampingi Wapres dalam keterangannya Pj. Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw, Bupati Fakfak Untung Tamsil, Development Director Kedutaan Besar Inggris Amanda McLoughlin, Pemilik Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak Hans Sahupala, dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi. (DAS/RJP – rls)

Berita Terkait

Wapres RI Terima DPP Prajaniti Hindu Indonesia, Bahas Percepatan Pemulihan Pascabencana Hingga Kerukunan Umat Beragama
Pastikan Penanganan Maksimal, Wapres RI Kunjungi Anak-anak yang Dirawat di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi
Tinjau Karhutla di Lahan Gambut Kubu Raya, Wapres RI Tekankan Pentingnya Pengawasan Berkelanjutan
Tinjau Fasilitas Pendidikan di Tengah Situasi Karhutla, Wapres RI Pastikan Keselamatan dan Kesehatan Siswa Jadi Prioritas
Temui Keluarga Petugas yang Gugur Saat Penanganan Karhutla, Wapres RI Sampaikan Duka Cita dan Penghormatan
Lihat Antrean Panjang, Wapres RI Mendadak Sambangi SPBU Pertamina di Palangka Raya
Gandeng Pejuang Satwa, Wapres RI Kawal Perlindungan Satwa dan Habitatnya dalam Penanganan Karhutla di Kalimantan
Wapres RI Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan di Kalteng, Pastikan Pemulihan Satwa dan Habitatnya dari Dampak Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 13:48 WIB

Wapres RI Terima DPP Prajaniti Hindu Indonesia, Bahas Percepatan Pemulihan Pascabencana Hingga Kerukunan Umat Beragama

Jumat, 11 September 2026 - 16:47 WIB

Pastikan Penanganan Maksimal, Wapres RI Kunjungi Anak-anak yang Dirawat di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi

Kamis, 10 September 2026 - 22:01 WIB

Tinjau Karhutla di Lahan Gambut Kubu Raya, Wapres RI Tekankan Pentingnya Pengawasan Berkelanjutan

Kamis, 10 September 2026 - 21:40 WIB

Tinjau Fasilitas Pendidikan di Tengah Situasi Karhutla, Wapres RI Pastikan Keselamatan dan Kesehatan Siswa Jadi Prioritas

Kamis, 10 September 2026 - 21:23 WIB

Temui Keluarga Petugas yang Gugur Saat Penanganan Karhutla, Wapres RI Sampaikan Duka Cita dan Penghormatan

Kamis, 10 September 2026 - 20:58 WIB

Lihat Antrean Panjang, Wapres RI Mendadak Sambangi SPBU Pertamina di Palangka Raya

Kamis, 10 September 2026 - 19:42 WIB

Gandeng Pejuang Satwa, Wapres RI Kawal Perlindungan Satwa dan Habitatnya dalam Penanganan Karhutla di Kalimantan

Kamis, 10 September 2026 - 18:25 WIB

Wapres RI Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan di Kalteng, Pastikan Pemulihan Satwa dan Habitatnya dari Dampak Karhutla

Berita Terbaru

Aceh

Wagub Dek Fadh Terima Kunjungan FPRMI Aceh

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:09 WIB