Wapres RI Gibran Tinjau Lokasi Bencana di Sukabumi

Jumat, 6 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Curah hujan tinggi yang terjadi secara terus-menerus selama tiga hari terakhir telah menyebabkan wilayah Kabupaten Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat, dilanda bencana hidrometeorologi. Rentetan bencana berupa banjir bandang, tanah longsor, hingga pergerakan tanah telah mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dan 6 orang lainnya masih dalam pencarian.

Mewujudkan komitmen Presiden Prabowo agar jajarannya bertindak cepat dan tanggap (responsif) dalam menangani bencana, Wakil Presiden Gibran Rakabuming didampingi Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin dan Kepala BNPB Suharyanto, langsung meninjau salah satu lokasi terdampak di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (06/12/2024).

Kampung ini ditimpa bencana pergerakan tanah pada Rabu dini hari (04/12/2024), yang menyebabkan puluhan rumah rusak berat dan memaksa ratusan orang mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Dalam kunjungannya, Wapres memberikan arahan kepada seluruh pihak terkait agar memastikan pelaksanaan tanggap darurat berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya penanganan prioritas terhadap para pengungsi, termasuk penyediaan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, obat-obatan, dan tempat tinggal sementara.

Selain itu, Wapres juga meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi terkait lainnya untuk mempercepat pemetaan daerah rawan bencana dan mengevakuasi warga yang masih berada di zona bahaya.

Wapres juga menginstruksikan agar infrastruktur yang terdampak, seperti akses jalan dan fasilitas umum lainnya, segera diperbaiki untuk memudahkan mobilitas warga dan bantuan.

Kepada masyarakat, Wapres mengimbau agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Kepala BNPB Suharyanto dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa Wapres memerintahkan langsung pada dirinya untuk mengatasi bencana ini sampai tuntas.

“Karena itu BNPB dengan pemerintah provinsi Jawa Barat, kabupaten/kota, TNI/Polri, dan semua relawan bertekad untuk menangani masyarakat terdampak sampai tuntas,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua RT 01 Kampung Cihonje, Wawan menceritakan kronologi kejadian bencana pergerakan tanah yang menimpa wilayahnya. Menurutnya, pergerakan tanah mulanya hanya sejauh 3 centimeter, namun dalam waktu kurang dari 12 jam terus menjauh hingga lebih dari 1 meter, dan saat ini masih terus bergerak.

“Pertama, ada suara gemuruh, gemuruh di bawah, getaran ada,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Wawan, warga Kampung Cihonje yang terdampak bencana mengharapkan bantuan dari pemerintah, khususnya untuk membangun kembali rumah-rumah yang rusak.

“Tolong bantuannya, pertama dari pemerintahan kabupaten, dari wali kotanya. Yang kedua, dari gubernurnya, yang terakhir, dari pemerintahan pusat,” harapnya.

Pada peninjauan ini, Wapres sempat mengunjungi posko pengungsian di SDN 2 Tegalpanjang dan Kantor Desa Sukamaju untuk berdialog dan mengetahui langsung kondisi warga terdampak. Tidak hanya itu, Wapres juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada para pengungsi, serta buku, mainan, dan susu untuk anak-anak.

Sebagai informasi, Kab. Cianjur dan Sukabumi telah menetapkan status tanggap darurat setelah sebelumnya juga sudah menetapkan status siaga darurat menghadapi potensi dampak cuaca esktrem menjelang tahun baru 2025. Untuk Kab. Sukabumi sendiri, sebanyak 38 kecamatan dan 101 desa yang terdampak bencana. Selain menimbulkan korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan kerusakan rumah warga, sekolah, jembatan, jalan, dan berbagai fasilitas umum lainnya.

Sukabumi, 6 Desember 2024
Biro Pers, Media, dan Informasi
Sekretariat Wakil Presiden

Berita Terkait

Melalui BBTF, Wapres RI Gibran Ajak Gubernur Seluruh Indonesia Promosikan Destinasi Daerah 
Minta Pemuda Masjid Dunia Jadi Perekat Generasi Muda, Wapres RI Dukung MTQ Antar Bangsa
Tinjau MRT Fase 2A Sawah Besar-Harmoni, Wapres RI Tekankan Pentingnya Transportasi Publik yang Aman dan Inklusif
Wapres RI Tinjau Progres MRT Fase 2A, Tegaskan Transportasi Publik Modern Jadi Prioritas Nasional
Terima Prajaniti Hindu Indonesia, Wapres RI Tekankan Pentingnya Kearifan Budaya dalam Pembangunan Daerah
Dialog Hangat Wapres RI dan Santri Tambakberas Warnai Haul Ke-55 K.H. Abdul Wahab Chasbullah
Wapres RI Tekankan Peran Santri sebagai Generasi Masa Depan Bangsa di Tambakberas
Tiba di Ponpes Bahrul Ulum, Wapres RI Bersilaturahmi dengan Sejumlah Kiai Sepuh

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:14 WIB

Melalui BBTF, Wapres RI Gibran Ajak Gubernur Seluruh Indonesia Promosikan Destinasi Daerah 

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Minta Pemuda Masjid Dunia Jadi Perekat Generasi Muda, Wapres RI Dukung MTQ Antar Bangsa

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:29 WIB

Tinjau MRT Fase 2A Sawah Besar-Harmoni, Wapres RI Tekankan Pentingnya Transportasi Publik yang Aman dan Inklusif

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:24 WIB

Wapres RI Tinjau Progres MRT Fase 2A, Tegaskan Transportasi Publik Modern Jadi Prioritas Nasional

Senin, 11 Mei 2026 - 22:22 WIB

Terima Prajaniti Hindu Indonesia, Wapres RI Tekankan Pentingnya Kearifan Budaya dalam Pembangunan Daerah

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dialog Hangat Wapres RI dan Santri Tambakberas Warnai Haul Ke-55 K.H. Abdul Wahab Chasbullah

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB

Wapres RI Tekankan Peran Santri sebagai Generasi Masa Depan Bangsa di Tambakberas

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:24 WIB

Tiba di Ponpes Bahrul Ulum, Wapres RI Bersilaturahmi dengan Sejumlah Kiai Sepuh

Berita Terbaru