Wapres RI Lepas Ekspor Sejumlah Komoditas, Representasi Semangat Kemerdekaan di Bidang Pertanian

Selasa, 15 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Beritasumatera.com – Menjelang dua hari peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin, menghadiri kegiatan pelepasan ekspor sejumlah komoditas pertanian senilai Rp.12,45 Triliun ke 176 Negara. Komoditas yang dilepas pada acara bertajuk Merdeka Ekspor tersebut diantaranya berupa buah durian, jahe, susu dan telur, di Pelabuhan Tanjung Priuk, Jl. Raya Pelabuhan No 9 Jakarta Utara, Selasa siang (15/08/2023).

Pada kesempatan tersebut, Wapres menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan pelepasan produk ekspor pada hari ini. Sebab, hal ini menandakan bahwa komoditas pertanian yang dimiliki Indonesia memiliki kualitas yang bagus dan layak untuk diterima pasar global.

“Patut kita syukuri, selain menyediakan pangan bagi rakyat Indonesia, beberapa komoditas unggulan juga dapat memasok pasar ekspor ke berbagai negara tetangga. Saya menerima laporan, volume ekspor pertanian telah mencapai 21,2 juta ton, hingga Juni 2023, menurut data BPS,” ungkap Wapres usai melepas komoditas ekspor pertanian di Terimal Koja, Tanjung Priok Jakarta.

Oleh karena itu, Wapres pun memberikan apresiasi atas kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) yang telah melakukan pendampingan berupa bimbingan teknis dan percepatan pelayanan sehingga akselerasi ekspor pertanian dapat terwujud. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada para petani, pelaku usaha, juga seluruh stakeholder terkait lainnya di bidang pertanian.

Wapres berharap, pendampingan dan kolaborasi antarstakeholder ini dapat terus ditingkatkan sehingga petani dapat meningkatkan kapasitasnya untuk menghasilkan berbagai komoditas pertanian yang berkualitas dan berorientasi ekspor.

“Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemangku kepentingan, atas konsistensi dan kontribusinya dalam pembangunan sektor pertanian,” imbuh Wapres.

Ke depan, Wapres pun meminta agar produk ekspor pertanian dapat didominasi dengan produk hilir siap pakai yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Salah satunya, tambah Wapres, melalui produk-produk yang dimiliki dan diproduksi oleh UMKM dan SDM Pertanian.

“Saya minta, terus dukung dan dampingi UMKM maupun SDM pertanian agar lebih memahami persyaratan, alur, serta proses dalam kegiatan ekspor komoditas pertanian,” pesan Wapres.

“Dorong tiap daerah agar terus mengembangkan produk unggulan berkualitas ekspor, menumbuhkan eksportir baru, dan menambah mitra dagang luar negeri, melalui kerja sama bilateral dengan dibantu perwakilan RI,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyebut kegiatan ini merupakan bukti bahwa sektor pertanian sangat strategis dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. Ia mengatakan pihaknya secara konsisten melakukan pembinaan UMKM produk pertanian sehingga bisa bersaing di pasar global.

“Bersama dengan instansi terkait terus melakukan pendampingan sehingga produk UMKM sektor pertanian dapat memenuhi persyaratan negara luar” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, meski ekspor terus diupayakan meningkat, ketersediaan pangan didalam negeri menjadi hal utama yang harus dipastikan. Meski ada ancaman El Nino, dirinya mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah agar ketersediaan pangan strategis tetap terjaga.

“Komoditas yang kita ekspor saat ini adalah komoditas non 12 bahan pokok dan dibutuhkan oleh negara lain. Alhamdullilah dari apa yang sudah kita validasi dilapangan, 12 komoditas strategis kita aman, meski demikian kita tidak boleh lengah, tetap waspada” tutupnya.

Sebagai informasi, melalui pendampingan dan pelayanan yang selama ini dilakukan Kementan, ekspor pertanian terbukti meningkat signifikan, meski pandemi disertai dengan ketegangan politik yang terjadi disejumlah negara. Tahun 2020 ekspor pertanian mampu mencapai Rp. 451,77 Triliun meningkat 15,79 % dibandingkan tahun 2019 yang hanya mencapai Rp. 390,16 Triliun.

Begitupun di Tahun 2021, ekspor pertanian tercatat mencapai Rp.616,35 Triliun meningkat 36,43 % jika dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2022, ekspor pertanian mencapai Rp.658,18 Triliun meningkat 6,79 % jika dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini, Ekspor Pertanian juga diprediksi meningkat, realisasi ekspor pertanian periode Januari – Juni 2023 tercatat telah mencapai Rp. 260,33 Triliun, angka ini optimis akan terus meningkat. (RN, rls)

Berita Terkait

Wapres RI Apresiasi Pemain Sepak Bola Anak-Anak Jalanan Raih Juara Dunia
Terima IKA BEM Nusantara, Wapres RI Ajak Alumni Mahasiswa Bergandengan Tangan Bangun Bangsa dan Negara
Dukung Hilirisasi Komoditas Unggulan Papua, Wapres RI Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat
Tanam Pohon Cemara di Gereja Katedral Salib Suci Baru, Wapres RI Dukung Keberlanjutan Pembangunan Rumah Ibadah di Asmat
Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres RI Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional
Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres RI Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan
Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres RI Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan
Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres RI Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:02 WIB

Wapres RI Apresiasi Pemain Sepak Bola Anak-Anak Jalanan Raih Juara Dunia

Senin, 22 Juni 2026 - 19:40 WIB

Terima IKA BEM Nusantara, Wapres RI Ajak Alumni Mahasiswa Bergandengan Tangan Bangun Bangsa dan Negara

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:35 WIB

Dukung Hilirisasi Komoditas Unggulan Papua, Wapres RI Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:53 WIB

Tanam Pohon Cemara di Gereja Katedral Salib Suci Baru, Wapres RI Dukung Keberlanjutan Pembangunan Rumah Ibadah di Asmat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:48 WIB

Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres RI Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:06 WIB

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres RI Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:23 WIB

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres RI Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:20 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres RI Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu

Berita Terbaru