Wapres RI Maknai Hijrah Kekinian, Bukan Kepindahan Fisik Tapi Pemikiran, Sikap, dan Tindakan

Minggu, 14 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Beritasumatera.com – Peringatan Tahun Baru Islam atau 1 Muharram menandai peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. Ketika itu, utusan Allah tersebut berpindah ke tempat yang lebih baik bagi kelancaran syiar agama Islam. Seiring perkembangan zaman, semangat hijrah menuju yang lebih baik, bukan melulu soal pindah secara fisik, melainkan juga soal pemikiran dan tindakan.

“Hijrah maknawiyah, dalam arti perilaku. Menghijrahkan cara berfikir, bersikap dan bertindak. Hijrah kepada apa yang dituntunkan oleh Allah,” ungkap Wapres pada acara Gebyar Muharram 1446 H dan Penandatanganan Prasasti Kresek Kampung Santri di Aula Syekh Astari Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Minggu (14/07/2024).

Wapres lantas menuturkan, termasuk ke dalam hijrah perilaku atau pemikiran ini adalah bagaimana kita mengupayakan agar kita semakin dekat dengan Allah. Salah satunya adalah dengan meminta dan berusaha agar petunjuk/hidayah yang telah Allah sediakan dapat kita terima dan pahami secara utuh.

“Yang dimaksud di sini, sebagai penerimaan. Supaya kita menerima. Nah, hidayah itu harus diminta, kemudian kita juga berusaha [menerima],” lanjutnya.

Menurut Wapres, ingin atau tidaknya sesorang untuk berusaha agar mampu memahami hidayah dari Allah merupakan pilihan orang itu sendiri. Wapres menekankan bahwa Allah akan memberikan jalan yang lurus bagi hamba-Nya yang meminta dan mengusahakannya.

“Dalam hadis qudsi Allah berfirman, barang siapa yang datang kepada Saya satu jengkal, Saya [mendatanginya] satu hasta. Siapa yang datang kepada Saya jalan kaki, Saya lari,” kutip Wapres.

Untuk itu, Wapres mengajak agar setiap individu berusaha mendekatkan diri kepada Tuhan, dengan terus melakukan perbaikan.

“Buat kita yang penting ada tahwil [pengalihan/perpindahan], besok harus lebih baik dari hari ini,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wapres juga menandatangani prasasti penetapan Kresek sebagai Kampung Santri. Sembari mengenang masa kecilnya, Wapres bangga tanah kelahirannya ini kini semakin maju dan telah memiliki begitu banyak pesantren.

Beberapa pesantren yang terdapat di Kecamatan Kresek yaitu Pesantren Al Falah, Pesantren Manba’ul Hikmah, Pesantren Al Hikmah, Pesantren Al Syarif, Pesantren Nasy’atul Falah, Pesantren Nahdlatul Ulum, Pesantren Al Amin. Pesantren-pesantren tersebut memiliki ratusan hingga ribuan santri.

Khusus terkait penetapan ini, Wapres berpesan agar penetapan Kresek menjadi Kampung Santri oleh seorang wakil presiden menjadi motivasi, agar pesantren-pesantren di Kresek berkontribusi bukan hanya di level kabupaten atau provinsi, tapi juga nasional.

“Saya kira, pernyataan ini harus, dari Kresek untuk Banten, dan untuk Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Acara Jejen mengatakan, Gebyar Muharram ini dilaksanakan melalui serangkaian acara sejak tanggal 12 Juli lalu. Acara yang telah berlangsung antara lain, yaitu santunan anak yatim, perlombaan adzan anak-anak, serta khitanan massal.

“Melalui acara ini kami berharap dapat memperkuat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan serta memperdalam pemahaman kita tentang nilai-nilai luhur yang terkandung dalam bulan Muharram,” ujar Jejen.

Saat tiba di lokasi acara, Wapres yang hadir bersama Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin disambut oleh Pj Gub Banten Al Muktabar beserta Ibu Tine Al Muktabar dan Pj Bupati Tangerang Andy Ony beserta Ibu Mira Sari Andy Ony.

Sementara itu, hadir mendampingi Wapres dalam acara ini, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan (PMPP) Suprayoga Hadi; Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono W.S.; serta Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Masykuri Abdillah, Arif R. Marbun, dan Zumrotul Mukaffa. (DMA/RJP – rls)

Berita Terkait

Tinjau Peternakan Sapi di Boyolali
Silaturahmi di Ponpes Annajah Dawar Boyolali, Wapres RI Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat
Wapres RI Tinjau Hasil Proyek Pengaspalan Jalan di Sragen
Silaturahmi Idulfitri, Wapres RI Ajak Pesantren Berperan Aktif Sukseskan Program Pemerintah
Wapres RI Jalin Silaturahmi dengan Ketua PCNU Karanganyar, Bahas Isu Strategis Nasional hingga Global
Pantau Strategi Pengendalian Lalu Lintas di JMTC, Wapres RI Apresiasi Kesiapan Petugas Kawal Arus Mudik Lebaran 2026
Wapres RI Tinjau Kesiapan Arus Mudik Nyepi dan Lebaran di Jasa Marga Toll Road Command Centre
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Wapres RI Kirim Salam untuk Masyarakat di Masjid Cut Meutia Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:00 WIB

Tinjau Peternakan Sapi di Boyolali

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:56 WIB

Silaturahmi di Ponpes Annajah Dawar Boyolali, Wapres RI Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:00 WIB

Wapres RI Tinjau Hasil Proyek Pengaspalan Jalan di Sragen

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:56 WIB

Silaturahmi Idulfitri, Wapres RI Ajak Pesantren Berperan Aktif Sukseskan Program Pemerintah

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:07 WIB

Wapres RI Jalin Silaturahmi dengan Ketua PCNU Karanganyar, Bahas Isu Strategis Nasional hingga Global

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:04 WIB

Pantau Strategi Pengendalian Lalu Lintas di JMTC, Wapres RI Apresiasi Kesiapan Petugas Kawal Arus Mudik Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:50 WIB

Wapres RI Tinjau Kesiapan Arus Mudik Nyepi dan Lebaran di Jasa Marga Toll Road Command Centre

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:41 WIB

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Wapres RI Kirim Salam untuk Masyarakat di Masjid Cut Meutia Jakarta

Berita Terbaru

Nasional

Tinjau Peternakan Sapi di Boyolali

Jumat, 27 Mar 2026 - 21:00 WIB

Nasional

Wapres RI Tinjau Hasil Proyek Pengaspalan Jalan di Sragen

Kamis, 26 Mar 2026 - 22:00 WIB