Wapres RI Tekankan Ekonomi Syariah Harus Bertransformasi untuk Percepat Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan

Rabu, 11 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Beritasumatera.com – Sektor ekonomi dan keuangan syariah nasional berkembang pesat dalam lima tahun terakhir dengan kontribusi hampir 47% terhadap PDB nasional dan pangsa pasar keuangan syariah mencapai 11,04%. Indonesia berada di peringkat ketiga dalam Global Islamic Economy Indicator dan Islamic Finance Development Indicator 2023.

Di tengah ketidakpastian global, ekonomi syariah terbukti mampu tumbuh, beradaptasi dengan zaman, dan menjadi arus baru dalam perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, sektor ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi percepatan kesejahteraan rakyat.

“Ke depan, ekonomi dan keuangan syariah harus mampu bertransformasi lebih baik agar mampu mengakselerasi kesejahteraan ekonomi yang lebih merata dan berkeadilan,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat memberikan Keynote Speach pada Acara Stadium General Universitas Diponegoro di Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Jl. Prof. Moeljono S. Trastotenojo, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (11/09/2024).

Lebih jauh, Wapres menambahkan, modal keunggulan yang ada pada sektor ekonomi syariah mampu menjadi penopang dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dengan potensi yang besar, ekonomi syariah dapat menjadi pilar penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia, melalui berbagai strategi kebijakan,” ungkapnya.

Menurutnya, para pemangku kepentingan harus terus berkomitmen membangun ekonomi dan keuangan syariah secara komprehensif dan terpadu.

“Dilakukan dengan pengembangan ekosistem industri halal yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, hingga peningkatan inklusi keuangan syariah dan literasi masyarakat tentang ekonomi syariah,” jelasnya.

Wapres mengungkapkan, tren kemajuan ekonomi dan keuangan syariah memberikan optimisme bahwa sektor ini dapat berkontribusi secara signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya, Pemerintah berkomitmen membangun bidang ini secara inklusif dan berkelanjutan.

“Pemerintah terus berupaya membangun fondasi yang kuat melalui penguatan kelembagaan, penyusunan regulasi, hingga pengintegrasian ekonomi dan keuangan syariah dalam rencana pembangunan nasional yang dikenal sebagai Asta Cita, visi dan misi pemerintah terpilih 2024-2029,” ungkap Wapres.

Wapres menilai, Ekonomi dan Keuangan Syariah harus terus dikembangkan dan menjadi kebijakan utama dalam pembangunan nasional, sejalan dengan agenda ekonomi strategis lainnya.

“Ekonomi syariah menjadi bagian penting dalam strategi memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan menciptakan kemandirian bangsa, yang juga selaras dengan upaya pengembangan ekonomi digital, ekonomi hijau, dan ekonomi biru,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pj. Gubernur Jateng Nana Sudjana melaporkan bahwa Pemprov Jateng bekerja sama dengan KDEKS memberikan perhatian serius untuk mengembangkan perekonomian syariah melalui sejumlah program strategis.

“Kami melakukan penguatan rantai pasok halal, mendirikan Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (KHAS) di beberapa daerah (Surakarta, Purwokerto, Tegal dan kawasan MAJT), pengembangan potensi pariwisata ramah muslim, penguatan keuangan syariah, penguatan UMKM, serta menyelenggarakan Jateng Halal Vaganza berkolaborasi dengan lembaga lainnya,” ujarnya merinci.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, serta Sivitas Akademika UNDIP.

Sementara, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono W.S., Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Robikin Emhas, M. Nasir, Guntur Iman Nefianto, dan Arif R. Marbun, serta Tim Ahli Wapres Johan Tedja Surya. (SM/RJP – BPMI, Setwapres)

Berita Terkait

Songsong Masa Depan, Wapres RI Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku
Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres RI Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman
Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres RI Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda
Wapres RI Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI
Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres RI Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah
Memahami Kekhawatiran Orang Tua Siswa, Wapres RI Pastikan Penanganan Optimal Bagi Korban Keracunan Makanan di Batang
Wapres RI Perintahkan Langsung Dokter Pribadinya, Tangani Warga yang Sakit di Posko Pengungsian Solok
Kunjungi Keluarga Korban Banjir Bandang Solok, Wapres RI Sampaikan Duka Cita

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Songsong Masa Depan, Wapres RI Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres RI Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres RI Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 30 September 2026 - 21:56 WIB

Wapres RI Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 2026 - 19:33 WIB

Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres RI Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah

Senin, 28 September 2026 - 22:39 WIB

Memahami Kekhawatiran Orang Tua Siswa, Wapres RI Pastikan Penanganan Optimal Bagi Korban Keracunan Makanan di Batang

Jumat, 25 September 2026 - 20:23 WIB

Wapres RI Perintahkan Langsung Dokter Pribadinya, Tangani Warga yang Sakit di Posko Pengungsian Solok

Jumat, 25 September 2026 - 18:20 WIB

Kunjungi Keluarga Korban Banjir Bandang Solok, Wapres RI Sampaikan Duka Cita

Berita Terbaru