Wujudkan Papua Sehat, Cerdas, dan Produktif, Wapres RI Luncurkan RIPPP dan SIPPP

Jumat, 7 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorong, Beritasumatera.com – Menutup rangkaian agenda kunjungan kerjanya di tanah Papua, pagi ini Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meluncurkan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) dan Sistem Informasi Percepatan Pembangunan Papua (SIPPP) di Ballroom Hotel Aston Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (07/06/2024).

Dalam sambutannya, Wapres mengatakan bahwa pembangunan Papua telah menjadi prioritas utama Pemerintah. Menurutnya, upaya ini sejalan dengan komitmen Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang bersifat Indonesia-sentris guna mengurangi ketimpangan antarwilayah.

“Untuk itu, kebijakan dan strategi pembangunan Papua terus didorong demi menguatkan peran pemerintah daerah otonom baru dalam meningkatkan kesejahteraan orang asli Papua (OAP), salah satunya melalui penguatan regulasi,” terangnya.

Lebih jauh, Wapres menegaskan bahwa sebagaimana amanah undang-undang, Pemerintah telah menyusun RIPPP Tahun 2022-2041 yang mengusung visi besar “Terwujudnya Papua Mandiri, Adil, dan Sejahtera”, dengan tiga misi utama, yaitu “Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif”.

“Hal ini penting sebagai payung hukum dan pedoman dalam proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi dan pengendalian percepatan pembangunan di Papua,” tutur Wapres.

“Arah kebijakan pembangunan wilayah Papua ini juga telah diselaraskan ke dalam Rancangan Akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2025-2045 dengan tema Percepatan Pembangunan Wilayah Papua menuju Papua Sehat, Cerdas, dan Produktif,” imbuhnya.

Desain dan kerangka perencanaan ini, terang Wapres, diharapkan membawa semangat, paradigma, dan terobosan baru dalam rangka mewujudkan lompatan kesejahteraan Papua dalam 20 tahun mendatang.

“Saya meyakini percepatan pembangunan Papua akan semakin terlihat dengan hadirnya Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) atau sering disebut dengan Badan Pengarah Papua (BPP),” urainya.

Kemudian, Wapres menambahkan bahwa keberadaan BPP berbeda dengan badan khusus Papua pada era sebelumnya, karena BPP melibatkan secara langsung perwakilan OAP dari setiap provinsi di wilayah Papua.

“Hal ini penting untuk memastikan agar OAP dapat terlibat dan berpartisipasi langsung dalam berbagai kebijakan percepatan pembangunan kesejahteraan Papua,” sebutnya.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) Suharso Monoarfa melaporkan bahwa Penyusunan RIPPP tahun 2022-2041 yang dikoordinasikan oleh Kementerian PPN/Bappenas merupakan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua.

“Rencana induk ini disusun bersama-sama dengan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan tokoh masyarakat Papua yang merupakan perencanaan terpadu antarsektor dan daerah yang mengedepankan prinsip pengelolaan keuangan yang baik. Saat ini, RIPPP tersebut telah ditetapkan sebagai Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2023,” terangnya.

Untuk mendukung perencanaan yang sinergis tersebut, urai Suharso, sebagaimana amanat Perpres No. 24 Tahun 2023, Kementerian PPN/Bappenas bersama Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan Sekretariat Wakil Presiden, serta Pemerintah Daerah perlu mengembangkan SIPPP.

“SIPPP merupakan platform sistem informasi terintegrasi dalam kerangka RIPPP dan turunannya berupa Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua (RAPPP) yang akan terhubung dengan sistem informasi pembangunan lainnya dengan prinsip interoperabilitas,” ujarnya.

Untuk itu, Suharso menambahkan bahwa kegiatan Peluncuran RIPPP Tahun 2022–2041 dan SIPPP merupakan tahapan penting pembangunan Papua.

“Dengan diluncurkannya dokumen tersebut, kami dapat memperkenalkan kepada seluruh pelaku pembangunan, termasuk masyarakat luas, tentang arah pembangunan jangka panjang wilayah Papua,” pungkasnya. (RN-rls)

Berita Terkait

Tinjau Pelatihan Vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Wapres RI Dukung Penguatan SDM Berdaya Saing Global
Dukung Produktivitas KNMP Margasari, Wapres RI Serap Aspirasi Nelayan dan Petambak Udang Lampung Timur
Pastikan Fasilitas Kawasan Nelayan Terintregasi, Wapres RI Tinjau KNMP Desa Margasari
Terima ASPEKSINDO, Wapres RI Dorong Penguatan Wilayah Kepulauan dan Pesisir
Terima Majelis Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Jombang, Wapres RI Akan Hadiri Haul K.H. Wahab Chasbullah
Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres RI Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 
Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional
Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres RI Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:52 WIB

Tinjau Pelatihan Vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Wapres RI Dukung Penguatan SDM Berdaya Saing Global

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:48 WIB

Dukung Produktivitas KNMP Margasari, Wapres RI Serap Aspirasi Nelayan dan Petambak Udang Lampung Timur

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:44 WIB

Pastikan Fasilitas Kawasan Nelayan Terintregasi, Wapres RI Tinjau KNMP Desa Margasari

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:09 WIB

Terima ASPEKSINDO, Wapres RI Dorong Penguatan Wilayah Kepulauan dan Pesisir

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:06 WIB

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres RI Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:17 WIB

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:58 WIB

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres RI Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Kamis, 30 April 2026 - 22:25 WIB

Dukung Penguatan Ketahanan Air dan Pangan Trenggalek, Wapres RI Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Bagong

Berita Terbaru

Aceh

Kak Na: Buah Naga Sabang, Meucrop Barang

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:15 WIB