ASDP Tanggap Bencana: KMP Cucut Siap Layani Warga Terdampak Erupsi Lewotobi di Jalur Sape-Labuan Bajo

Senin, 11 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, 11 November 2024 — Merespons dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) segera mengoperasikan KMP Cucut di lintasan Sape – Labuan Bajo untuk membantu mobilitas masyarakat yang terhambat oleh penutupan bandara di wilayah terdampak.

Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus pada Sabtu (9/11), menyebabkan abu vulkanik menyebar ke berbagai wilayah di sekitarnya dan memaksa penutupan sementara bandara. Erupsi ini berdampak besar pada jalur transportasi udara, membuat perjalanan keluar-masuk Flores Timur menjadi sangat terbatas. Melihat kondisi ini, ASDP Indonesia Ferry langsung tanggap dengan menyediakan layanan penyeberangan alternatif melalui KMP Cucut.

Shelvy Arifin, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), menjelaskan bahwa penutupan bandara menjadi kendala besar bagi masyarakat yang perlu bepergian, terutama mereka yang terdampak oleh erupsi. Dengan menyiapkan KMP Cucut, ASDP memastikan akses transportasi tetap terbuka bagi warga di kawasan tersebut, memberikan solusi alternatif untuk perjalanan ke wilayah lain. 

“Tim ASDP Cabang Sape langsung berkoordinasi dengan regulator untuk menyiapkan KMP Cucut sebagai transportasi alternatif. Langkah cepat ini bertujuan untuk memudahkan pengguna jasa yang harus melanjutkan perjalanan dari Sape menuju Bima, yang berjarak sekitar 2 jam dari pelabuhan,” ungkap Shelvy.

Perjalanan laut dari Labuan Bajo menuju Sape diperkirakan memakan waktu sekitar 6 jam, tergantung kondisi cuaca. Dengan kapasitas hingga 250 penumpang, KMP Cucut diharapkan bisa melayani arus transportasi dengan optimal di tengah kondisi darurat. Pelayaran perdana KMP Cucut di tengah krisis ini telah dimulai pada Senin (11/11), pukul 10.30 WITA dari Labuan Bajo, memastikan masyarakat yang membutuhkan akses transportasi tetap terlayani.

ASDP Indonesia Ferry juga menyadari bahwa penutupan bandara berdampak langsung pada kehidupan ekonomi masyarakat. Banyak pelaku usaha, terutama di sektor pariwisata dan perdagangan, mengalami kerugian akibat terbatasnya akses transportasi. Kehadiran KMP Cucut sebagai solusi transportasi sementara diharapkan bisa membantu menjaga pergerakan ekonomi di kawasan tersebut. Jalur ini diharapkan dapat menghubungkan para wisatawan, pelaku bisnis, dan masyarakat lokal menuju tempat lain di NTT dengan lebih mudah.

Selain operasional kapal, ASDP juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga terdampak melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bantuan yang terdiri dari beras, mie instan, minyak goreng, air mineral, sarden, selimut, masker, perlengkapan bayi, dan perlengkapan mandi mencapai 1.311 unit barang, disalurkan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. “Melalui perwakilan ASDP di Kupang, kami telah menyalurkan bantuan ini sejak pekan lalu. Kami berharap bantuan ini bisa membantu masyarakat yang tengah menghadapi tantangan besar akibat erupsi gunung,” tambah Shelvy.

Sebagai perusahaan penyedia layanan transportasi penyeberangan nasional, ASDP memiliki komitmen tinggi dalam memastikan konektivitas antar wilayah di Indonesia tetap terjaga, khususnya di saat-saat darurat seperti ini. Langkah cepat yang diambil ASDP untuk menghadirkan KMP Cucut di lintasan Sape – Labuan Bajo mencerminkan kesiapan perusahaan dalam menghadapi situasi bencana dan memastikan kelancaran akses transportasi bagi masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, ASDP telah aktif berperan dalam berbagai kondisi darurat, termasuk membantu evakuasi di wilayah bencana. Hal ini sejalan dengan misi ASDP untuk menjadi mitra masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan layanan transportasi yang andal dan responsif terhadap situasi apa pun.

Berita Terkait

Lindungi Jalan yang Dibangun dari Uang Rakyat, Dishub Bengkulu Warning Truk Over Tonase
DWP Provinsi Bengkulu Perkuat Peran Organisasi dalam Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga
CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton per Tahun, Wagub Mian Perjuangkan DBH Sawit untuk Jalan Rakyat
Tak Sekadar Hiburan, Gebyar Semarak Merah Putih Buka Peluang UMKM Bengkulu Selatan Berkembang
Tuntutan Agraria Mulai Ditindaklanjuti, Sekda Bengkulu Terima Hearing Aliansi Rakyat Bersatu dan GMNI
Dari Bazar hingga Hiburan Rakyat, Semarak Merah Putih Gerakkan Ekonomi UMKM Bengkulu
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Asta Cita Mulai Beri Dampak bagi Rakyat
Perkuat Tata Kelola Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Tingkatkan Kompetensi Bendahara KDKMP

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Lindungi Jalan yang Dibangun dari Uang Rakyat, Dishub Bengkulu Warning Truk Over Tonase

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:31 WIB

DWP Provinsi Bengkulu Perkuat Peran Organisasi dalam Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:53 WIB

CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton per Tahun, Wagub Mian Perjuangkan DBH Sawit untuk Jalan Rakyat

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Tak Sekadar Hiburan, Gebyar Semarak Merah Putih Buka Peluang UMKM Bengkulu Selatan Berkembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Tuntutan Agraria Mulai Ditindaklanjuti, Sekda Bengkulu Terima Hearing Aliansi Rakyat Bersatu dan GMNI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Dari Bazar hingga Hiburan Rakyat, Semarak Merah Putih Gerakkan Ekonomi UMKM Bengkulu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Asta Cita Mulai Beri Dampak bagi Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Perkuat Tata Kelola Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Tingkatkan Kompetensi Bendahara KDKMP

Berita Terbaru