Gubernur Dukung Rencana Film Kesultanan Aceh-Ottoman, Siap Libatkan Tim Sejarah Terbaik

Minggu, 13 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana produksi film bersama antara Indonesia dan Turki yang akan mengangkat hubungan bersejarah antara Kesultanan Aceh dan Kekaisaran Ottoman. Dukungan tersebut disampaikan melalui Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, sebagai respon atas inisiatif Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, yang mengusulkan proyek film tersebut dalam kunjungannya ke Ankara, Turki.

“Bapak Gubernur menyambut dengan antusias rencana besar ini. Pemerintah Aceh siap memberikan dukungan penuh, termasuk mengikutsertakan tim terbaik untuk melakukan kajian mendalam terhadap sejarah hubungan Aceh dan Ottoman. Ini penting agar film nantinya dibangun berdasarkan fakta dan realita masa lalu, bukan sebatas cerita fiksi, sebagai bentuk sejarah yang harus dan patut diketahui oleh generasi mendatang,” ujar Akkar Arafat meneruskan respon Gubernur Mualem di Banda Aceh, Sabtu (12/4/2025).

Menurut Akkar, Pemerintah Aceh melihat proyek film ini tidak hanya sebagai bentuk kerja sama kebudayaan, tetapi juga sebagai momen penting untuk mengangkat kembali kejayaan peradaban Aceh dalam panggung sejarah dunia. “Kesultanan Aceh memiliki peran strategis dalam sejarah peradaban Islam, terutama ketika menjalin hubungan erat dengan Kekaisaran Ottoman. Fakta sejarah ini harus kita angkat kembali sebagai kebanggaan Aceh dan bangsa Indonesia,” tambahnya.

Pemerintah Aceh juga siap memfasilitasi akses terhadap situs-situs sejarah, manuskrip kuno, serta melibatkan para sejarawan dan budayawan lokal untuk memastikan keautentikan cerita yang akan diangkat dalam film. “Kami ingin memastikan bahwa produksi film ini bukan sekadar tontonan, tapi juga menjadi tuntunan sejarah yang mendidik dan membangkitkan kesadaran generasi muda akan warisan kejayaan leluhur mereka,” ujar Akkar.

Gubernur Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon atas perhatian dan inisiatifnya dalam mendorong kerja sama budaya Indonesia-Turki yang berakar dari sejarah panjang antara Kesultanan Aceh dan Ottoman.

“Inisiatif Bapak Fadli Zon adalah bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kekayaan sejarah dan budaya Aceh. Ini menjadi semangat baru bagi kami di daerah untuk terus melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan warisan budaya yang kami miliki,” kata Akkar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Almuniza Kamal, menyatakan kesiapan penuh pihaknya dalam mendukung produksi film sejarah ini.
“Disbudpar Aceh siap bergerak sesuai arahan Bapak Gubernur Muzakir Manaf. Kami akan berkontribusi aktif, baik dalam penyediaan data sejarah, pelibatan tokoh budaya, hingga fasilitasi lokasi-lokasi bersejarah yang relevan,” ujar Almuniza.

Menurutnya, film ini bukan hanya akan mengangkat nama Aceh di kancah internasional, tetapi juga menjadi media pembelajaran sejarah yang kuat bagi generasi muda. “Kita ingin dunia tahu bahwa Aceh pernah menjadi pusat penting dalam jaringan peradaban Islam global. Ini adalah momentum besar dan kami akan all-out mendukung,” tegasnya.

Almuniza mengatakan, pemerintah Aceh berharap, melalui kolaborasi ini, akan tercipta sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, serta antara dua negara besar, Indonesia dan Turki, dalam memperkuat hubungan budaya dan sejarah yang telah terjalin sejak berabad-abad silam.

Sebelumnya Menbud Fadli Zon menyampaikan keinginannya membuat film Kekaisaran Ottoman dan Kesultanan Aceh bersama Menbudpar Turki. Keinginan Fadli itu disampaikannya saat bertemu Menbudpar Turki Turkiye Yang Mulia Mehmet Nuri Ersoy, Rabu (9/4/2025), di Ankara, Turki. “Dalam kesempatan ini, sy menyampaikan bahwa Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia berkomitmen untuk mempererat hubungan sejarah dan budaya kedua negara melalui berbagai upaya seperti produksi film bersama tentang Kekaisaran Ottoman dan Kesultanan Aceh, pameran lukisan bersama, dan pembangunan rumah budaya Indonesia di Turkiye,” tulis Menbud Fadli di akun X-nya.

“Indonesia dan Turkiye memiliki sejarah persahabatan yang panjang, dimulai pada masa Kekaisaran Ottoman dan Kesultanan Aceh pada abad ke-16, meskipun hubungan diplomatik secara resmi dibentuk 75 tahun lalu yaitu pada 1950,” kata Fadli Zon.

Fadli Zon mengatakan jika beberapa artefak dan manuskrip membuktikan interaksi dua kerajaan yaitu Ottoman dan Aceh yang antara lain terdapat koin emas kuno di Gampong Pande. Di mana tertera nama Sultan Aceh, Alaudin Riayat Syah Al-Kahar dan nama Sultan Ottoman, Suleiman I, serta ratusan koin dari Dinasti Umayah dan Abasiyah yg ditemukan di situs Bukit Bongal, Sumatera Utara, dan makam-makam tokoh kerajaan Ottoman seperti Muthalib Ghazi bin Mustafa Ghazi di Gampong Bitai, Banda Aceh.

Berita Terkait

WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO
Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
Pj Sekda Aceh Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Antisipasi Puncak Musim Hujan
Hadiri Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG, Pj. Sekda Aceh Dorong Pembangunan Responsif Gender
WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH
Dek Fadh Pimpin Rapat Lanjutan Pembahasan Perubahan UUPA
Pj. Sekda Aceh Hadiri Pembukaan Meuseuraya Festival 2026
WAGUB ACEH DEK FADH DAMPINGI KAPOLRI DI PIDIE, APRESIASI PENGUNGKAPAN LAB SABU ILEGAL DAN BANTUAN HUNTAP

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:15 WIB

WAGUB ACEH HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DAN DOA BERSAMA PERINGATI SATU TAHUN BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI DATARAN TINGGI GAYO

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Pj Sekda Aceh Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Antisipasi Puncak Musim Hujan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Hadiri Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG, Pj. Sekda Aceh Dorong Pembangunan Responsif Gender

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:07 WIB

WAGUB ACEH DEK FADH SERAHKAN BANTUAN BUFFER STOCK PENANGGULANGAN BENCANA UNTUK BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Dek Fadh Pimpin Rapat Lanjutan Pembahasan Perubahan UUPA

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:34 WIB

Pj. Sekda Aceh Hadiri Pembukaan Meuseuraya Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

WAGUB ACEH DEK FADH DAMPINGI KAPOLRI DI PIDIE, APRESIASI PENGUNGKAPAN LAB SABU ILEGAL DAN BANTUAN HUNTAP

Berita Terbaru