Lanjutkan Sinergi dengan Pasar Modal, BCA Teken Kerja Sama sebagai Bank Administrator RDN dan Bank Pembayaran 2024-2029

Jumat, 26 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur BCA John Kosasih (ketiga dari kanan) dalam penandatanganan kerja sama antara PT Bank Central Asia Tbk dan 22 bank lain dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) dan Bank Pembayaran periode 2024-2029 di Bursa Efek Indonesia, Jumat (19/7).

Jakarta, 20 Juli 2024 – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Dalam perjanjian kerja sama tersebut, BCA kembali menjadi Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) dan Bank Pembayaran periode 2024-2029. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara lembaga perbankan dengan pasar modal, mendukung perkembangan infrastruktur transaksi, serta meningkatkan efisiensi, dan kenyamanan para investor.

Seremoni penandatanganan kerja sama ini dihadiri Direktur BCA John Kosasih, Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi; Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat, Dewan Komisaris dan Direksi KSEI, Dewan Komisaris dan Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI), Dewan Komisaris dan Direksi Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) serta perwakilan 22 bank lain yang ditunjuk sebagai Bank Administrator RDN serta Bank Pembayaran di Jakarta, Jumat (19/7).

Direktur BCA John Kosasih mengatakan, “Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan KSEI kepada BCA sebagai Bank Administrator RDN dan Bank Pembayaran periode 2024-2029. Kerja sama ini merupakan wujud komitmen BCA dalam mendukung perkembangan pasar modal di Indonesia. Kami siap memberikan layanan terbaik dengan menghadirkan platform transaksi yang aman dan andal, sekaligus menjadi solusi relevan bagi para investor dan nasabah.”

Kerja sama antara BCA dan KSEI sebagai Bank Pembayaran telah berlangsung sejak tahun 2005. Dalam menjalankan peran sebagai Bank Pembayaran, BCA senantiasa memastikan setiap transaksi di pasar modal berjalan lancar melalui penyediaan sistem pembayaran yang efisien, sehingga transaksi dapat diselesaikan tepat waktu. Kolaborasi dengan KSEI diharapkan dapat memberikan kenyamanan optimal bagi nasabah dan investor dalam bertransaksi di pasar modal.

BCA juga telah menjadi Bank Administrator RDN sejak 2011. Perseroan tidak hanya bertanggung jawab mengadministrasikan rekening dana nasabah, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas yang memudahkan nasabah mengakses informasi penting terkait saldo dan mutasi rekening dana nasabah melalui myBCA, BCA Mobile, dan KlikBCA. Selain itu, e-channel BCA juga telah terintegrasi dengan fasilitas Akses KSEI dalam menampilkan saldo efek dan saldo RDN konsolidasi. Peran Bank RDN sangat penting dalam menciptakan iklim investasi yang positif, meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di pasar modal, serta memberikan transparansi guna membangun lingkungan investasi yang aman dan nyaman.

“BCA akan terus berinovasi dan meningkatkan layanan perbankan untuk memberikan solusi dan service excellence kepada para investor dan nasabah. Kami senantiasa berkomitmen mendukung perkembangan pasar modal melalui kerja sama yang solid dengan KSEI dan kami berharap masyarakat dapat bertransaksi di pasar modal dengan lebih mudah dan nyaman, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan industri pasar modal Indonesia,” tutup John Kosasih.

*****

Tentang PT Bank Central Asia Tbk (per 31 Maret 2024)

BCA merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia yang fokus pada bisnis perbankan transaksi serta menyediakan fasilitas kredit dan solusi keuangan bagi segmen korporasi, komersial, UKM, dan konsumer. Pada akhir Maret 2024, BCA melayani lebih dari 38 juta rekening nasabah dan memproses sekitar 90 juta transaksi setiap harinya, didukung oleh 1.258 kantor cabang, 19.055 ATM, serta layanan internet & mobile banking dan contact center Halo BCA yang dapat diakses 24 jam. Kehadiran BCA didukung oleh sejumlah entitas anak yang berfokus pada pembiayaan kendaraan, perbankan Syariah, sekuritas, asuransi umum dan jiwa, perbankan digital, pengiriman uang, dan pemodal ventura. BCA berkomitmen untuk membangun relasi jangka panjang dengan nasabah, mengutamakan kepentingan bersama, dan menciptakan dampak positif pada masyarakat luas. Dengan sekitar 27.000 karyawan, visi BCA adalah untuk menjadi bank pilihan utama andalan masyarakat yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia.

Berita Terkait

Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Transparansi untuk Bantu Rakyat, Pemprov Bengkulu Serahkan LKPD 2025 ke BPK RI
GEMPAR Bersihkan Pesisir, Pemerintah Ajak Warga Bengkulu Bangun Budaya Peduli Lingkungan
RSKJ Soeprapto Bengkulu Perkuat Rehabilitasi dan Keterampilan Pasien
Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu Tahun 2025
Gubernur Helmi Hasan Gelar Halalbihalal dan Luncurkan Diskon 50 Persen Pajak Kendaraan Non-BD
Pemprov Bengkulu Tegaskan Komitmen Birokrasi Bersih, Klarifikasi Isu Dugaan Jual Beli Jabatan
Gubernur Bengkulu

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:29 WIB

Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:24 WIB

Transparansi untuk Bantu Rakyat, Pemprov Bengkulu Serahkan LKPD 2025 ke BPK RI

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:33 WIB

GEMPAR Bersihkan Pesisir, Pemerintah Ajak Warga Bengkulu Bangun Budaya Peduli Lingkungan

Senin, 30 Maret 2026 - 13:22 WIB

RSKJ Soeprapto Bengkulu Perkuat Rehabilitasi dan Keterampilan Pasien

Senin, 30 Maret 2026 - 07:46 WIB

Gubernur Helmi Hasan Gelar Halalbihalal dan Luncurkan Diskon 50 Persen Pajak Kendaraan Non-BD

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:11 WIB

Pemprov Bengkulu Tegaskan Komitmen Birokrasi Bersih, Klarifikasi Isu Dugaan Jual Beli Jabatan

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:23 WIB

Gubernur Bengkulu

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:18 WIB

Plat Luar Pulang ke Bengkulu Pajaknya Cuma Setengah

Berita Terbaru