Osamu Suzuki Tutup Usia di 94 Tahun, Dunia Otomotif Berduka

Kamis, 2 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Jakarta, 02 Januari 2025 – Dunia Otomotif terngah berduka, pasalnya, salah satu legenda Suzuki yang juga mantan CEO Suzuki yaitu Osamu Suzuki meninggal dunia pada hari Jumat 27 Desember 2024 pukul 15.53 waktu setempat. Osamu Suzuki menutup usianya karena penyakit yang sudah lama beliau derita yakni limfoma atau kanker kelenjar getah bening.

“Dia adalah sosok ayah yang dikagumi yang mengembangkan minicar dan memeliharanya menjadi mobil nasional,” ujar Ketua Toyota Akio Toyoda dalam sebuah pernyataan. “Dia memiliki tekad sebagai manajer, sebagai pembela budaya mobil unik Jepang yang dikenal sebagai kei.” lengkapnya. Osamu Suzuki mengundurkan diri sebagai presiden pada tahun 2015 pada usia 85 tahun ketika ia menyerahkan jabatan itu kepada putranya, Toshihiro Suzuki.

Lahir pada 30 Januari 1930, di Prefektur Gifu, Jepang tengah, Osamu Suzuki bergabung dengan pembuat mobil pada tahun 1958 ketika ia menikah dengan keluarga pendirinya. Dia mengambil nama keluarga istrinya, putri Shunzo Suzuki, yang merupakan presiden perusahaan.

Suzuki Osamu merupakan pemimpin perusahaan otomotif Jepang Suzuki Motor selama lebih dari 40 tahun sebagai presiden dan komisaris yang mengubah pembuat kendaraan mini Jepang menjadi pemain global dengan dominasi luar biasa di pasar mobil India.

Di bawah bimbingannya, perusahaan melihat penjualan konsolidasinya, yang mencapai sekitar 300 miliar yen ($ 1,9 miliar) pada tahun 1978 ketika dia pertama kali menjabat sebagai presiden, berkembang sepuluh kali lipat untuk melampaui 3 triliun yen untuk pertama kalinya pada tahun fiskal 2006.

Suzuki memainkan peran penting sebagai presiden ketika memutuskan untuk bekerja sama dengan Maruti Udyog Ltd., yang saat itu merupakan pembuat mobil India yang dikelola negara hingga meluncurkan produksi bersama Maruti 800 di negara terpadat di dunia pada Desember 1983.

Mobil kecil, lebih murah dari kendaraan saingan pada saat itu, memenangkan hati konsumen India, mendorong pertumbuhan usaha patungan, yang kemudian menjadi anak perusahaan Suzuki dan berganti nama menjadi Maruti Suzuki India Ltd.

Menurut Organisasi Perdagangan Luar Negeri Jepang, Maruti Suzuki India menguasai 41,7 persen pasar mobil India pada tahun fiskal 2023. Saingan terdekatnya, Hyundai Motor Co. dari Korea Selatan, memiliki pangsa 14,6 persen.

Setelah menjadi presiden pada tahun 1978, Suzuki berangkat untuk mengubah perusahaan yang didirikan sebagai Suzuki Loom Manufacturing Co. pada tahun 1920 dan masih berkantor pusat di Hamamatsu menjadi salah satu pembuat mobil terkemuka di Jepang.

Berita Terkait

Lagu BUMI SANGSAKA
Air Mata Haru Baina, Gubernur Helmi Hasan Pastikan Tak Ada Warga Hidup Tanpa Listrik
Pengamanan Ruas Jalan Air Dingin–Muara Aman Rampung, Gubernur Tegaskan Komitmen Pemprov Bengkulu Siap Bergerak Cepat Tangani Bencana Daerah
Gubernur Bengkulu Dorong Petani Naik Kelas Lewat Program Kopi Merah Putih
Simposium Nasional IDAI Bengkulu Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Kesehatan Anak
Bantu Rakyat, Gubernur Bengkulu Siap Perjuangkan Izin Tambang Emas Tradisional Lebong
Impian Warga Lebong Terwujud, Jalan Desa Kini Mulus Berkat Program Bantu Rakyat
Warga Rimbo Pengadang Apresiasi Gubernur Helmi Hasan, Koperasi Merah Putih Jadi Harapan Baru Ekonomi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:54 WIB

Lagu BUMI SANGSAKA

Minggu, 8 Februari 2026 - 00:22 WIB

Air Mata Haru Baina, Gubernur Helmi Hasan Pastikan Tak Ada Warga Hidup Tanpa Listrik

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:12 WIB

Pengamanan Ruas Jalan Air Dingin–Muara Aman Rampung, Gubernur Tegaskan Komitmen Pemprov Bengkulu Siap Bergerak Cepat Tangani Bencana Daerah

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:04 WIB

Gubernur Bengkulu Dorong Petani Naik Kelas Lewat Program Kopi Merah Putih

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:00 WIB

Simposium Nasional IDAI Bengkulu Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Kesehatan Anak

Sabtu, 7 Februari 2026 - 00:33 WIB

Bantu Rakyat, Gubernur Bengkulu Siap Perjuangkan Izin Tambang Emas Tradisional Lebong

Sabtu, 7 Februari 2026 - 00:27 WIB

Impian Warga Lebong Terwujud, Jalan Desa Kini Mulus Berkat Program Bantu Rakyat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 00:17 WIB

Warga Rimbo Pengadang Apresiasi Gubernur Helmi Hasan, Koperasi Merah Putih Jadi Harapan Baru Ekonomi Desa

Berita Terbaru