Pengamanan Ruas Jalan Air Dingin–Muara Aman Rampung, Gubernur Tegaskan Komitmen Pemprov Bengkulu Siap Bergerak Cepat Tangani Bencana Daerah

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamanan Ruas Jalan Air Dingin–Muara Aman Rampung, Gubernur Tegaskan Komitmen Pemprov Bengkulu Siap Bergerak Cepat Tangani Bencana Daerah

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan pentingnya pengamanan badan jalan pada ruas Air Dingin–Muara Aman STA 33+00 sebagai bagian dari Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi pascabencana longsor di Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, Sabtu (7/2).

Gubernur Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang telah merealisasikan pembangunan pelapis tebing di lokasi terdampak longsor.

Menurut Helmi, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci percepatan penanganan bencana di daerah.

“Kita bersyukur pemerintah pusat melalui BNPB merespons cepat usulan pemerintah provinsi dan kabupaten. Alhamdulillah, pembangunan pelapis tebing pascabencana longsor ini telah tuntas dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Helmi.

Ia menambahkan, ruas jalan Air Dingin–Muara Aman merupakan akses vital yang menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga antarwilayah, sehingga pengamanan badan jalan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Ruas ini sangat vital karena menjadi akses penghubung antar kabupaten. Pemerintah Provinsi melalui BPBD akan terus memantau dan siap bergerak cepat apabila daerah kabupaten/kota membutuhkan bantuan saat terjadi bencana,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, mengatakan penanganan infrastruktur pascabencana bertujuan untuk menjamin keselamatan masyarakat serta memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi warga.

“Kita ingin akses jalan kembali normal pascabencana. Infrastruktur ini sangat penting bagi masyarakat. Tentu kita juga berharap kejadian bencana serupa tidak terulang kembali,” kata Raditya.

Ia menambahkan, BNPB akan terus mendukung daerah rawan bencana melalui upaya mitigasi dan penguatan infrastruktur yang berorientasi pada pengurangan risiko bencana.

Bupati Lebong, Azhari, mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam penanganan longsor yang sempat mengganggu akses transportasi di wilayahnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lebong dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada BNPB dan Pemerintah Provinsi Bengkulu atas perhatian dan bantuannya. Kini akses jalan sudah kembali normal dan masyarakat merasa lebih aman,” ungkap Azhari.

Ia berharap ke depan kolaborasi lintas pemerintah terus terjalin, terutama dalam upaya pencegahan dan mitigasi bencana di Kabupaten Lebong yang memiliki kondisi geografis rawan longsor.

Sebelumnya, BNPB mengalokasikan anggaran sebesar Rp34 miliar melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur vital di daerah rawan bencana. Program tersebut antara lain meliputi pembangunan Jembatan Air Mata di Seluma, pelapis tebing Desa Air Dingin di Rejang Lebong, serta pelapis tebing di Kelurahan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bengkulu juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), bantuan dari Baznas, alat olahraga, kursi roda, tongkat, serta alat bantu pendengaran.

Berita Terkait

Sekda Herwan Antoni Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel di Dinsos Bengkulu
Pemprov Bengkulu Cari Solusi Penempatan Pegawai Pasca Peralihan Status BLK ke Kementerian Ketenagakerjaan
Wagub Mian Dorong Pemuda Bengkulu Berani Ciptakan Lapangan Kerja
Perkuat Tata Kelola Belanja Daerah, Pemprov Bengkulu Bersinergi dengan BPK
Bantu Warga Bangkit Pascakebakaran, Gubernur Helmi Serahkan Motor dan Mesin Jahit
BKD Bengkulu Tekankan Keseimbangan Potensi dan Kinerja ASN dalam Manajemen Talenta
Sinkronkan 36 Lokasi Lisdes, Pemprov Bengkulu Pastikan Listrik Tepat Sasaran
Pemprov Bengkulu Matangkan Persiapan HUT ke-58, Kepanitiaan Mulai Dibentuk

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:53 WIB

Sekda Herwan Antoni Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel di Dinsos Bengkulu

Rabu, 23 September 2026 - 09:37 WIB

Pemprov Bengkulu Cari Solusi Penempatan Pegawai Pasca Peralihan Status BLK ke Kementerian Ketenagakerjaan

Rabu, 23 September 2026 - 07:54 WIB

Wagub Mian Dorong Pemuda Bengkulu Berani Ciptakan Lapangan Kerja

Senin, 21 September 2026 - 11:32 WIB

Perkuat Tata Kelola Belanja Daerah, Pemprov Bengkulu Bersinergi dengan BPK

Senin, 21 September 2026 - 09:28 WIB

Bantu Warga Bangkit Pascakebakaran, Gubernur Helmi Serahkan Motor dan Mesin Jahit

Senin, 21 September 2026 - 09:23 WIB

BKD Bengkulu Tekankan Keseimbangan Potensi dan Kinerja ASN dalam Manajemen Talenta

Senin, 21 September 2026 - 08:20 WIB

Sinkronkan 36 Lokasi Lisdes, Pemprov Bengkulu Pastikan Listrik Tepat Sasaran

Senin, 21 September 2026 - 08:15 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Persiapan HUT ke-58, Kepanitiaan Mulai Dibentuk

Berita Terbaru

Aceh

Wagub Dek Fadh Terima Kunjungan FPRMI Aceh

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:09 WIB