Pemerintah Aceh Mulai Salurkan Bufferstock Bencana ke Kabupaten/Kota

Selasa, 1 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mulai mendistribusikan bantuan bufferstock penanggulangan bencana tahun 2026 ke kabupaten/kota sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan untuk Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya pada Selasa (1/9/2026), di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Pendistribusian bantuan dilepas oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, didampingi Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. A. Murtala, M.Si., Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal, S.KM., M.KM., Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh Dr. Husnan, ST, MP, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP, M.Si.

Untuk masing-masing daerah, pemerintah menyalurkan satu truk bantuan yang berisi berbagai kebutuhan dasar penanggulangan bencana. Bantuan tersebut meliputi tenda serbaguna, pangan, sandang, kid ware, family kits, bahan bangunan rumah (BBR), serta perlengkapan dapur.

Nilai bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Untuk Aceh Jaya, bantuan yang disalurkan senilai Rp1.575.842.738. Sementara Aceh Barat menerima bantuan senilai Rp1.917.316.966, dan Nagan Raya sebesar Rp1.886.331.683.

Dengan demikian, total nilai bantuan yang disalurkan secara simbolis kepada tiga kabupaten tersebut mencapai sekitar Rp5,38 miliar.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menegaskan, penyaluran bufferstock tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi tiga kabupaten yang menerima secara simbolis pada hari ini. Bantuan disiapkan untuk seluruh kabupaten/kota di Aceh sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesiapan logistik apabila terjadi bencana.

Wagub yang akrab disapa Dek Fadh itu menilai bufferstock penting agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera dipenuhi ketika bencana terjadi, terutama pada masa tanggap darurat ketika akses terhadap pangan, sandang, tempat tinggal sementara dan perlengkapan rumah tangga menjadi kebutuhan mendesak.

“Langkah tersebut sekaligus menunjukkan upaya Pemerintah Aceh untuk tidak hanya berfokus pada penanganan setelah bencana terjadi, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan daerah melalui ketersediaan logistik yang dapat segera dimobilisasi ke wilayah terdampak,” pungkas Dek Fadh.[]

Berita Terkait

Plt. Sekda Aceh Tekankan Kesiapan SKPA dalam Perubahan RKPA 2026
Plt. Sekda Lepas Kafilah Aceh Mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-31
Plt Sekda Aceh Dorong Zakat dan Wakaf Jadi Penggerak Ekonomi Umat
Susun Rancangan Pergub, Mualem Dorong Percepatan Palayaran Krueng Geukuh-Penang
Instruksi Gubernur Mualem kepada Distanbun, Pacu Penanganan Petani Terdampak Bencana
Gubernur Mualem Bersama Kapolda dan Ketua DPRA Bahas Mitigasi Bencana
Plt. Sekda Aceh Terima Audiensi Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh
Dek Fadh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:23 WIB

Plt. Sekda Aceh Tekankan Kesiapan SKPA dalam Perubahan RKPA 2026

Kamis, 3 September 2026 - 22:48 WIB

Plt. Sekda Lepas Kafilah Aceh Mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-31

Kamis, 3 September 2026 - 12:22 WIB

Plt Sekda Aceh Dorong Zakat dan Wakaf Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Rabu, 2 September 2026 - 23:56 WIB

Susun Rancangan Pergub, Mualem Dorong Percepatan Palayaran Krueng Geukuh-Penang

Rabu, 2 September 2026 - 23:13 WIB

Instruksi Gubernur Mualem kepada Distanbun, Pacu Penanganan Petani Terdampak Bencana

Rabu, 2 September 2026 - 21:47 WIB

Gubernur Mualem Bersama Kapolda dan Ketua DPRA Bahas Mitigasi Bencana

Rabu, 2 September 2026 - 17:20 WIB

Plt. Sekda Aceh Terima Audiensi Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 16:10 WIB

Dek Fadh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

Berita Terbaru