Pemprov Bengkulu Usulkan Pemindahan Makam Fatmawati ke Tanah Kelahiran

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bengkulu Usulkan Pemindahan Makam Fatmawati ke Tanah Kelahiran

Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana mengusulkan pemindahan makam Ibu Negara pertama Indonesia, Fatmawati Soekarno, dari Jakarta ke kampung halamannya di Bumi Merah Putih, Bengkulu.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dalam rangka pembentukan tim kajian. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (6/5).

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami mengusulkan agar makam Ibu Fatmawati dapat dipindahkan ke Bengkulu, tanah kelahiran beliau,” kata Khairil.

Rencananya, makam akan dipindahkan ke kompleks Taman Remaja yang akan direvitalisasi menjadi kawasan terpadu. Usulan tersebut akan disampaikan kepada pihak terkait, terutama keluarga serta Kementerian Sosial.

“Area Taman Remaja akan menjadi kawasan terpadu. Selain makam Ibu Fatmawati sebagai destinasi wisata sejarah, juga akan dibangun masjid, jogging track, dan sentra UMKM,” tambahnya.

Fatmawati Soekarno dikenal sebagai penjahit Sang Saka Merah Putih dan merupakan istri Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Keduanya bertemu saat Soekarno diasingkan di Bengkulu dan menikah pada 1 Juni 1943.

Bendera Sang Saka Merah Putih dijahit pada tahun 1944 dan pertama kali dikibarkan saat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 1945.

Perempuan kelahiran Bengkulu ini lahir pada 5 Februari 1923 dengan nama asli Fatimah. Ia merupakan anak tunggal dari tokoh Muhammadiyah, Hasan Din, dan Siti Chodijah.

Fatmawati wafat di Malaysia pada 14 Mei 1980 dan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Fatmawati Soekarno dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), melalui Keputusan Presiden Nomor 118/TK/2000 pada tahun 2000 dengan gelar Ibu Agung Fatmawati Soekarno.

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya, pemerintah juga telah membangun Monumen Fatmawati di tanah kelahirannya di Bengkulu.

Berita Terkait

Apel Siaga Karhutla 2026: Bengkulu Perkuat Antisipasi Kemarau Panjang
Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan, Lima Aspek Strategis Jadi Fokus Pembinaan Kemendagri di Bengkulu
Pemprov Bengkulu Percepat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Rekonsiliasi Data Jamsostek 2026
Komitmen Iuran BPJS Kesehatan Diperkuat, Bengkulu Capai Cakupan Kesehatan Semesta 100 Persen
Seleksi Paskibraka Bengkulu 2026 Resmi Dimulai, 51 Pelajar Siap Bersaing Menuju Tingkat Nasional
Aksi Nasional Cegah Penyalahgunaan OOT di Bengkulu, Sekda Serukan Perlindungan Generasi Muda
Sekda Bengkulu Tegaskan Nol Pungli: ASN Disdikbud Diminta Konsisten Jaga Integritas
Kunker ke Bengkulu, Menko Pangan Ajak Cintai Petani Indonesia*

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:55 WIB

Pemprov Bengkulu Usulkan Pemindahan Makam Fatmawati ke Tanah Kelahiran

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:49 WIB

Apel Siaga Karhutla 2026: Bengkulu Perkuat Antisipasi Kemarau Panjang

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:43 WIB

Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan, Lima Aspek Strategis Jadi Fokus Pembinaan Kemendagri di Bengkulu

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:24 WIB

Komitmen Iuran BPJS Kesehatan Diperkuat, Bengkulu Capai Cakupan Kesehatan Semesta 100 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:08 WIB

Seleksi Paskibraka Bengkulu 2026 Resmi Dimulai, 51 Pelajar Siap Bersaing Menuju Tingkat Nasional

Senin, 4 Mei 2026 - 09:34 WIB

Aksi Nasional Cegah Penyalahgunaan OOT di Bengkulu, Sekda Serukan Perlindungan Generasi Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 08:27 WIB

Sekda Bengkulu Tegaskan Nol Pungli: ASN Disdikbud Diminta Konsisten Jaga Integritas

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:06 WIB

Kunker ke Bengkulu, Menko Pangan Ajak Cintai Petani Indonesia*

Berita Terbaru