Pisah Sambut Pj Gubernur Safrizal dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf Berlangsung Khidmat

Kamis, 13 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Acara pisah sambut antara Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Dr. Safrizal ZA, dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2025-2030, Muzakir Manaf dan Fadhlullah, berlangsung khidmat di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu malam (12/2).

Acara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, Pelaksana Tugas Sekda Aceh, para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kegiatan dimulai usai Salat Isya dengan prosesi penyambutan Gubernur Aceh Muzakir Manaf di halaman depan Meuligoe. Kedatangan Mualem—sapaan akrab Muzakir Manaf—disambut langsung oleh Pj Gubernur Safrizal bersama Forkopimda Aceh dan kepala SKPA. Setelah itu, Muzakir Manaf didampingi istrinya, Marlina, beserta putra-putri mereka, dipersilakan menuju Anjong Mon Mata, tempat berlangsungnya acara. Marlina disambut langsung oleh Safriati, istri Pj Gubernur Safrizal, yang baru saja menyelesaikan masa tugasnya setelah pelantikan Muzakir Manaf sebagai Gubernur Aceh siang tadi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah berhalangan hadir dalam acara tersebut karena tugas dinas di Jakarta. Ia diwakili oleh istrinya, Mukarramah.

Dalam rangkaian acara, Pj Gubernur Safrizal terlebih dahulu menyampaikan sambutan perpisahannya. Ia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan karena telah diberi kesempatan mengabdi di tanah kelahirannya hingga resmi menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Muzakir Manaf.

“Transisi pemerintahan berjalan dengan baik, dan saya yakin di bawah kepemimpinan Bapak Muzakir Manaf dan Bapak Fadhlullah, Aceh akan terus berkembang dan semakin maju,” ujar Safrizal.

Ia juga memperkenalkan seluruh 63 pejabat eselon II yang selama ini mengisi jabatan di SKPA, instansi, hingga asisten di lingkup Pemerintah Aceh. Kepada mereka, Safrizal menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama enam bulan terakhir.

“Saya berharap seluruh jajaran pemerintahan dapat terus bekerja dengan sebaik-baiknya dalam mendukung kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah,” tambahnya.

Selain itu, Safrizal juga menyinggung kondisi terkini Aceh serta berbagai program yang telah dijalankan selama masa tugasnya, termasuk kesuksesan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut.

Usai sambutan perpisahan, Gubernur Muzakir Manaf bersama istrinya, Marlina, naik ke panggung untuk memberikan sambutan. Dalam pidatonya, Mualem menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Safrizal atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam mengawal berbagai program strategis selama menjabat sebagai Pj Gubernur Aceh.

“Kami ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Safrizal atas pengabdiannya. Beliau telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, termasuk memastikan transisi pemerintahan berjalan lancar serta menjaga stabilitas daerah,” ujar Mualem.

Mualem juga menegaskan bahwa sinergi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harus terus diperkuat guna mempercepat pembangunan di Aceh.

“Dengan pengalaman dan perhatian dari Kemendagri, saya optimis Aceh mampu menghadapi berbagai tantangan serta mencapai kesejahteraan yang lebih baik,” tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan berkontribusi dalam pembangunan Aceh. Menurutnya, stabilitas daerah dan partisipasi aktif dari semua pihak sangat penting dalam mendukung program-program pemerintah.

“Sudah saatnya Aceh bergerak cepat menuju kemakmuran. Kami akan bekerja maksimal untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan di daerah ini,” tegasnya.

Sebagai tanda penghormatan, acara ditutup dengan penyerahan cendera mata antara kedua pemimpin Aceh yang turut didampingi oleh istri masing-masing di atas panggung. Pimpinan Forkopimda Aceh juga menyerahkan cendera mata kepada Safrizal dan istrinya sebagai bentuk apresiasi atas pengabdiannya selama menjabat sebagai Pj Gubernur Aceh.

Acara pisah sambut ini berlangsung penuh kehangatan, menandai awal kepemimpinan baru di Aceh di bawah komando Gubernur Muzakir Manaf dan wakilnya Fadhlullah. []

Berita Terkait

Pemerintah Aceh Dorong Penguatan Otsus dalam Revisi UUPA untuk Percepat Penurunan Kemiskinan
Intens Bahas Revisi UUPA, Pemerintah Aceh Berterimakasih pada Forbes dan DPR Aceh
Gubernur Mualem dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Blok Andaman
Mukarramah Fadhlullah Terpilih Aklamasi Pimpin PERWOSI Aceh Periode 2026–2030
Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur
Wagub Aceh Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar
Terima Kunjungan BAM DPR RI, Sekda Aceh Dorong Penyelesaian Tuntas Persoalan Warga Eks Blang Lancang-Rancong
Bahas Rencana Kerja Perekonomian, Sekda Aceh Bidik Investasi dari Rusia
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemerintah Aceh Dorong Penguatan Otsus dalam Revisi UUPA untuk Percepat Penurunan Kemiskinan

Senin, 15 Juni 2026 - 22:43 WIB

Intens Bahas Revisi UUPA, Pemerintah Aceh Berterimakasih pada Forbes dan DPR Aceh

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:03 WIB

Gubernur Mualem dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Blok Andaman

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:57 WIB

Mukarramah Fadhlullah Terpilih Aklamasi Pimpin PERWOSI Aceh Periode 2026–2030

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:40 WIB

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Senin, 8 Juni 2026 - 17:24 WIB

Wagub Aceh Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Senin, 8 Juni 2026 - 17:22 WIB

Terima Kunjungan BAM DPR RI, Sekda Aceh Dorong Penyelesaian Tuntas Persoalan Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:23 WIB

Bahas Rencana Kerja Perekonomian, Sekda Aceh Bidik Investasi dari Rusia

Berita Terbaru