Sekolah Rakyat Hadir di Bengkulu, Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Rakyat Hadir di Bengkulu, Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan

Published by Isan Haicing on

Kehadiran Sekolah Rakyat (SR) di Bengkulu menjadi angin segar bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang kini dapat menempuh pendidikan secara layak, gratis, dan dengan fasilitas lengkap yang sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, saat menjadi pembina apel di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 6 Kota Bengkulu, mengajak para siswa untuk memanfaatkan kesempatan emas tersebut dengan sungguh-sungguh.

“Kalian sangat beruntung bisa diterima di sekolah ini. Karena selain fasilitas pendidikan, makan dan asrama juga disediakan secara gratis. Semuanya ditanggung pemerintah. Jadi, manfaatkanlah kesempatan ini. Belajarlah dengan tekun untuk meraih cita-cita,” pesan Herwan dalam amanatnya, Selasa (15/7/2025).

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan tujuan utama memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Sekolah ini berbasis asrama dan memberikan layanan pendidikan gratis sepenuhnya untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Pembangunannya dibiayai melalui APBN, dengan dukungan sektor swasta dan kolaborasi antar-kementerian.

Berbeda dengan sekolah konvensional, Sekolah Rakyat mengedepankan pendekatan pembelajaran yang fleksibel dan personal. Meski demikian, ijazah yang diperoleh tetap setara dengan sekolah umum karena mengikuti Kurikulum Nasional.

Di Provinsi Bengkulu, salah satu sekolah tersebut adalah SRMA 6 Kota Bengkulu yang berlokasi di Sentra “Dharma Guna”, unit pelaksana teknis Kementerian Sosial RI.

Kepala Sentra “Dharma Guna” Bengkulu, Syam Wuryani, menjelaskan bahwa mayoritas siswa yang diterima berasal dari keluarga miskin ekstrem.

“Sekitar 70 persen orang tua siswa bekerja sebagai buruh harian lepas. Sisanya ada yang bekerja sebagai sopir, pedagang, dan pekerjaan informal lainnya. Proses seleksi dilakukan secara ketat dan melibatkan berbagai pihak, termasuk pendamping PKH, Dinas Sosial Provinsi dan Kota, Dinas Pendidikan, BPS, serta dilakukan verifikasi menyeluruh,” jelas Syam.

Kepala SRMA 6 Kota Bengkulu, Yuliarma Yenni, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 95 siswa yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

“Jumlah siswa saat ini 95 orang, terdiri dari 50 laki-laki dan 45 perempuan. Mereka terbagi dalam empat rombongan belajar, dengan rata-rata 25 siswa per kelas. Saat ini mereka sedang menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah,” ujar Yuliarma.

Rian, salah satu orang tua siswa, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang didapat anaknya.

“Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah karena anak saya bisa mendapatkan pendidikan yang layak, tempat tinggal yang nyaman, dan makanan yang cukup. Saya ini kerja serabutan, apa saja saya kerjakan, tukang, bersih-bersih. Untuk kebutuhan harian saja sudah sulit, apalagi untuk biaya sekolah,” ungkapnya dengan haru.

Pada kesempatan tersebut, Pj. Sekda bersama Kepala Sentra “Dharma Guna”, Kepala SRMA 6 Kota Bengkulu, dan sejumlah pihak terkait turut meninjau berbagai fasilitas sekolah. Mulai dari ruang kelas, asrama putra dan putri, laboratorium komputer, dapur umum, hingga kebun hidroponik yang terdapat di kawasan Sentra “Dharma Guna”.

Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi konkret untuk memutus rantai kemiskinan dan membuka masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda Bengkulu.

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Berbagi Kurban, Dua Ekor Sapi Diserahkan ke Masjid Baitul Izzah
Iduladha 1447 H di Bengkulu Berlangsung Khidmat, Jumlah Hewan Kurban Meningkat Jadi 12.199 Ekor
Pemprov Bengkulu Matangkan Peringatan HUT ke-81 RI, Usung Konsep Kolaboratif dan “Semarak Merah Putih”
Pemprov Bengkulu Optimalkan Penerimaan Pajak Sektor Pertambangan MBLB
RSMY Bengkulu Gandeng RSCM Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, BPS Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026
Olimpiade Akbar Merah Putih Perdana di Bengkulu, Jadi Ajang Apresiasi dan Pengembangan Prestasi Pelajar
Pemprov Bengkulu Prioritaskan Rehabilitasi Stadion Sawah Lebar Jelang POPDA

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:46 WIB

Pemprov Bengkulu Berbagi Kurban, Dua Ekor Sapi Diserahkan ke Masjid Baitul Izzah

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:41 WIB

Iduladha 1447 H di Bengkulu Berlangsung Khidmat, Jumlah Hewan Kurban Meningkat Jadi 12.199 Ekor

Senin, 25 Mei 2026 - 09:30 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Peringatan HUT ke-81 RI, Usung Konsep Kolaboratif dan “Semarak Merah Putih”

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:06 WIB

Pemprov Bengkulu Optimalkan Penerimaan Pajak Sektor Pertambangan MBLB

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:00 WIB

RSMY Bengkulu Gandeng RSCM Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Senin, 18 Mei 2026 - 10:15 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, BPS Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 09:07 WIB

Olimpiade Akbar Merah Putih Perdana di Bengkulu, Jadi Ajang Apresiasi dan Pengembangan Prestasi Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 - 08:46 WIB

Pemprov Bengkulu Prioritaskan Rehabilitasi Stadion Sawah Lebar Jelang POPDA

Berita Terbaru